
" Ayah ibu , mulai dari hari ini aku akan menjadi manajer umum Dawning Internasional ! "
Erik pun kegirangan , kemudian menatap Jansen dengan wajah penuh kemenangan , " Laki - laki matre , apalagi yang masih bisa kamu katakan ! Aku beritahu kamu , kamu kira kamu hebat bisa memanfaatkan Natasha , kami keluarga Bonson dapat mengambilnya kembali kapan saja , dan kamu tidak akan punya apa - apa ! "
" Benarkah ? "
Jansen tersenyum mencibir .
Karena keluarga Bonson telah merobek wajah mereka sendiri , lantas untuk apa Jansen masih memberikan wajah kepada mereka , dia menggelengkan kepala dan berkata , " Saham milik Natasha bisa kalian dapatkan , tapi jika menjadi manajer umum aku akan mengatakannya di sini , bahwa aku tidak setuju ! "
" Kamu tidak setuju ? Hahaha , kamu itu cuman kentut yang hanya menjadi mainan Natasha saja , memangnya kamu memenuhi syarat ? " Erik tidak kuasa menahan tawanya .
Paras semua orang yang ada di aula juga menunjukkan wajah jijik , sepertinya laki - laki matre satu ini belum mengerti kalau hanya Natasha - lah yang menjadi pendukungnya di sini , tapi sekarang Natasha bukan apa - apa otomatis laki - laki matre ini juga hanya sekedar angin lewat !
" Kalau begitu sekarang juga kamu bisa pergi ke Dawning Internasional untuk bertanya - tanya . Apa yang terjadi kalau aku , Jansen tidak setuju . Aku mau lihat siapa yang nanti akan mengusirmu ! " seru Jansen dengan nada yang dingin .
Pada saat itu , pintu aula terbuka lebar dan masuklah seorang pemuda berjas dengan dua pria berbaju hitam di belakangnya .
" Verrel , akhirnya kamu sampai juga ! "
Begitu melihat pemuda itu , Erik langsung mengabaikan Jansen dan buru - buru menyambut tamunya dengan penuh kehormatan . Pemuda itu adalah Verrel Corner, dia adalah salah satu dari empat tuan muda yang ada di Kota Asmenia . Dia juga seorang tuan muda dari Perumahan Henburg , sebelumnya dia telah belajar di luar negeri , oleh karena itu Erik bisa mengenalnya karena dia adalah teman rantau satu negara dan satu sekolahnya .
Hari ini , begitu Erik pulang , dia secara khusus mengundang Verrel untuk datang mengobrol bersama . Bagaimanapun , Erik juga tahu posisi apa yang diduduki oleh Verrel , dia adalah pria yang cerdas dan memiliki kedudukan penting di Perumahan Henburg . Oleh karena itu , mana mungkin dia bisa disinggung , menjilat pun tidak akan sempat !
" Erik , siapa tuan ini ? "
Agatha bertanya dengan penuh rasa ingin tahu .
" Verrel Corner , dia adalah tuan muda dari Perumahan Henburg ! " Dengan nada yang bangga Erik memperkenalkannya .
" Verrel Corner dari Perumahan Henburg ? " Robin adalah orang yang pertama bereaksi .
Ayahnya adalah seorang wakil Biro , jadi dia sering ikut berpartisipasi dalam beberapa investasi dengan para pebisnis . Salah satu yang terkenal adalah Perumahan Henburg , jangankan ayahnya mungkin ketua Biro juga akan memberikan muka kepada Perumahan Henburg !
" Tuan Verrel , perkenalkan aku Robin , putra dari Wakil ketua Biro catatan sipil! "
Robin buru - buru menghampiri sambil menyerahkan segelas anggur kepada Verrel , lalu dia menyesap anggurnya seteguk , memegang gelasnya dan mengangkatnya , " Pertama - tama aku akan bersulang sebagai rasa hormatku , Tuan Verrel anggap saja seperti sedang di rumah sendiri ! "
" Wakil ketua Biro ?"
Verrel hanya memiliki sedikit kesan saja mengenai Robin ini . Kemudian setelah menganggukkan kepalanya dan menyesap seteguk anggur , Verrel langsung berkata kepada Erik , " Maaf , akhir - akhir ini klinik sangat sibuk , membuatku telat datang . Bukankah hari ini adalah ulang tahunmu nenekmu ? Ini hadiah ulang tahun dariku ! "
" Mana ada , seorang Verrel bisa datang ke sini saja sudah dianggap sebagai hadiah ulang tahun terbesar . Oh iya , sebelumnya kamu bilang kamu bekerja di klinik ? Dengan kemampuan yang kamu miliki , bukankah bekerja di klinik hanya akan menguburmu kemampuan mu saja ! "
Erik terkekeh setelah menyuruh Verrel untuk duduk diam - diam meminta Paman Ketiganya untuk memotretnya . Bagaimanapun , dapat mengundang salah satu dari empat tuan muda se - Kota Asmenia adalah sebuah pencapaian yang besar .
" Tuan Verrel , perkenalkan ini orang tuaku ! " Kemudian dia memperkenalkan Agatha beserta yang lainnya .
" Halo , Tuan Verrel ! "
Agatha dan Jifan dengan sopan menyapa Verrel secara bersamaan .
Meskipun di luar mereka tampak seperti orang kaya , tapi mereka tahu jika dibandingkan dengan keluarga kaya seperti Tuan Verrel , mereka hanya seperti pengusaha kecil saja !
" Ini paman ketigaku ! "
Erik memperkenalkan kerabatnya satu per satu .
Verrel menjadi sedikit risih , kedatangannya kesini bukan untuk berkenalan dengan orang lain . Apakah perlu dirinya memperkenalkan diri kepada mereka satu per satu ? Selain itu , orang - orang ini tidak memenuhi syarat untuk mengenal dirinya , kemudian dengan nada yang datar dia bertanya , " Sebelumnya aku mendengar tentang masalah Dawning Internasional , memangnya apa sedang yang terjadi ? "
Mendengar ucapannya , Erik bahkan lebih bahagia karena dia akan menjadi manajer umum di Perusahaan Dawning Internasional . Kalau dia bisa memanfaatkan Perumahan Henburg untuk karirnya , maka dia pasti bisa berbuat lebih banyak lagi !
" Hanya seorang laki - laki matre yang menjadi simpanan kakakku saja , tapi sekarang kakakku telah memberikan posisi manajer umum kepadaku . Jadi , laki - laki matre ini tidak akan memiliki sapi untuk diperah lagi . Hanya dengan sekali buka mulut saja , aku sudah bisa duduk di posisi manajer umum ! " Erik terkekeh sambil menunjuk ke arah Jansen .
Verrel menggelengkan kepalanya dan berkata , " Laki - laki matre dari mana , yang memanfaatkan perempuan itu sangat ren ...
Belum sempat kata " rendahan " ini dia ucapkan , kedua matanya langsung terbelalak , berseru " Jansen , Guru Jansen ? "
" Verrel , kenapa kamu ada disini ! "
Sebenarnya dari tadi Jansen sudah melihat Verrel hanya saja dia terlalu malas untuk menyapanya .
" Guru Jansen , kenapa Guru bisa ada disini ! "
Verrel terkejut ketakutan sampai dia tidak bisa duduk dengan tegak , kemudian dia bergegas berlari menghampiri Jansen dengan penampilan yang sangat sopan !
Karena dia terkesan dengan keterampilan medis Jansen , jadi sekarang dia telah belajar keterampilan medis dengannya . Oleh karena itu , Verrel sangat menghormati Jansen dari lubuk hatinya yang terdalam !
Selain itu , Verrel juga tahu kalau Jansen juga sangat terkenal di lingkaran para bangsawan Kota Asmenia . Banyak bangsawan kaya nan berkuasa dengan bangga mengundang Jansen datang sebagai tamu kehormatan mereka !
" Kenapa aku tidak bisa disini ? Oh iya , barusan kamu memanggilku laki - laki matre ? " Jansen setengah menyipitkan matanya .
Wajah Verrel yang ketakutan langsung berubah drastis , kemudian dia buru - buru melihat ke sekeliling dan langsung mengambil segelas anggur , " Guru Jansen , sebelumnya aku tidak melihatmu jadi aku hanya asal bicara saja , Guru jangan menganggapnya serius".
Setelah kata - kata itu dilontarkan , seketika dia menjatuhkan segelas anggur yang ada di tangannya , " Guru , aku minta maaf ! "
Orang - orang yang ada di sekitarnya tercengang !
Dia adalah salah satu dari keempat tuan muda di Kota Asmenia . Tapi kenapa begitu bertemu dengan Jansen , sikapnya langsung berubah menjadi seperti anak muda yang penuh dengan keraguan . Bahkan dia berinisiatif untuk menghukum dirinya sendiri dengan meminum alkohol ?
Perlu diketahui , sebelumnya mereka telah bersulang hanya untuk Tuan Verrel , akan tetapi Verrel malah tetap dengan ekspresi tidak peduli , tapi begitu dihadapkan dengan Jansen , Verrel langsung bersulang untuknya . Kelakuannya sangat berbeda bagaikan langit dan bumi !
" Lupakan saja ! "
Jansen melambai pelan , " Apakah pekerjaan klinik sudah selesai ? "
" Sudah selesai ! "
Verrel tersenyum sambil mengangguk kemudian bertanya , " Guru Jansen , sebelumnya Guru membahas tentang Dawning Internasional ? Apakah karena ada seseorang yang ingin menjadi manajer umum di Dawning Internasional ? "
" Benar , dan aku tidak sudi orang itu menjadi manajer umum ! " Seru Jansen seraya menatap ke arah Erik .
" Erik , apakah kamu sudah gila ? Bahkan seorang Guru Jansen kamu bantah , menurutku kamu tidak pantas menduduki posisi manajer umum ! " Verrel berteriak dengan geram .
Erik benar - benar terkejut , dia sama sekali tidak mengerti dengan situasi ini . Namun , Tuan Verrel ini tidak boleh dia singgung . Kemudian dia buru - buru mengambil segelas anggur dan berkata dengan hormat , " Jan , Jansen sebelumnya aku telah salah , segelas anggur ini aku minum untuk menghukum diriku sendiri ! "
Setelah ucapan itu dilontarkan , Erik langsung menghabiskannya dengan sekali teguk !
Tentu saja , segelas anggur ini terlihat seperti menghormati Jansen tapi sebenarnya lebih untuk menghormati Tuan Verrel !
" Jan , Jansen aku juga akan menghukum diriku sendiri ! ".
Robin juga sosok yang serba ikut - ikutan , langsung mengangkat segelas wine dan meminumnya dalam sekali teguk .
Dia sama sekali bukan orang bodoh . Mengetahui sikap Verrel begitu sopan kepada Jansen , itu menunjukkan bahwa Verrel ini sangat takut dengan Jansen . Oleh karena itu , entah Jansen atau Verrel keduanya tidak bisa dia singgung !
" Jan , Jansen , aku juga akan bersulang untukmu ! "
Satu demi satu orang lain juga menuangkan segelas anggur dan meminumnya . Selama proses ini berlanjut , Jansen sama sekali tidak bergerak . Dia hanya memberikan tatapan yang datar kepada mereka seolah meremehkan penghukuman mereka !
" Ini , ada apa ini ! "
Natasha yang berada di sebelahnya semakin merasa kalau sosok Jansen ini sangatlah misterius . Terakhir kali dia memberikan pelajaran kepada Tuan Xavier , dan kali ini dia berhasil membuat Tuan Verrel menebus kesalahannya . Semua ini menunjukkan kalau identitas Jansen tidak sesederhana itu .