Jansen Scott, Menantu Terbaik

Jansen Scott, Menantu Terbaik
Bab. 252. Aku Tidak Setuju!


" Ayah ibu , mulai dari hari ini aku akan menjadi manajer umum Dawning Internasional ! "


Erik pun kegirangan , kemudian menatap Jansen dengan wajah penuh kemenangan , " Laki - laki matre , apalagi yang masih bisa kamu katakan ! Aku beritahu kamu , kamu kira kamu hebat bisa memanfaatkan Natasha , kami keluarga Bonson dapat mengambilnya kembali kapan saja , dan kamu tidak akan punya apa - apa ! "


" Benarkah ? "


Jansen tersenyum mencibir .


Karena keluarga Bonson telah merobek wajah mereka sendiri , lantas untuk apa Jansen masih memberikan wajah kepada mereka , dia menggelengkan kepala dan berkata , " Saham milik Natasha bisa kalian dapatkan , tapi jika menjadi manajer umum aku akan mengatakannya di sini , bahwa aku tidak setuju ! "


" Kamu tidak setuju ? Hahaha , kamu itu cuman kentut yang hanya menjadi mainan Natasha saja , memangnya kamu memenuhi syarat ? " Erik tidak kuasa menahan tawanya .


Paras semua orang yang ada di aula juga menunjukkan wajah jijik , sepertinya laki - laki matre satu ini belum mengerti kalau hanya Natasha - lah yang menjadi pendukungnya di sini , tapi sekarang Natasha bukan apa - apa otomatis laki - laki matre ini juga hanya sekedar angin lewat !


" Kalau begitu sekarang juga kamu bisa pergi ke Dawning Internasional untuk bertanya - tanya . Apa yang terjadi kalau aku , Jansen tidak setuju . Aku mau lihat siapa yang nanti akan mengusirmu ! " seru Jansen dengan nada yang dingin .


Pada saat itu , pintu aula terbuka lebar dan masuklah seorang pemuda berjas dengan dua pria berbaju hitam di belakangnya .


" Verrel , akhirnya kamu sampai juga ! "


Begitu melihat pemuda itu , Erik langsung mengabaikan Jansen dan buru - buru menyambut tamunya dengan penuh kehormatan . Pemuda itu adalah Verrel Corner, dia adalah salah satu dari empat tuan muda yang ada di Kota Asmenia . Dia juga seorang tuan muda dari Perumahan Henburg , sebelumnya dia telah belajar di luar negeri , oleh karena itu Erik bisa mengenalnya karena dia adalah teman rantau satu negara dan satu sekolahnya .


Hari ini , begitu Erik pulang , dia secara khusus mengundang Verrel untuk datang mengobrol bersama . Bagaimanapun , Erik juga tahu posisi apa yang diduduki oleh Verrel , dia adalah pria yang cerdas dan memiliki kedudukan penting di Perumahan Henburg . Oleh karena itu , mana mungkin dia bisa disinggung , menjilat pun tidak akan sempat !


" Erik , siapa tuan ini ? "


Agatha bertanya dengan penuh rasa ingin tahu .


" Verrel Corner , dia adalah tuan muda dari Perumahan Henburg ! " Dengan nada yang bangga Erik memperkenalkannya .


" Verrel Corner dari Perumahan Henburg ? " Robin adalah orang yang pertama bereaksi .


Ayahnya adalah seorang wakil Biro , jadi dia sering ikut berpartisipasi dalam beberapa investasi dengan para pebisnis . Salah satu yang terkenal adalah Perumahan Henburg , jangankan ayahnya mungkin ketua Biro juga akan memberikan muka kepada Perumahan Henburg !


" Tuan Verrel , perkenalkan aku Robin , putra dari Wakil ketua Biro catatan sipil! "


Robin buru - buru menghampiri sambil menyerahkan segelas anggur kepada Verrel , lalu dia menyesap anggurnya seteguk , memegang gelasnya dan mengangkatnya , " Pertama - tama aku akan bersulang sebagai rasa hormatku , Tuan Verrel anggap saja seperti sedang di rumah sendiri ! "


" Wakil ketua Biro ?"


Verrel hanya memiliki sedikit kesan saja mengenai Robin ini . Kemudian setelah menganggukkan kepalanya dan menyesap seteguk anggur , Verrel langsung berkata kepada Erik , " Maaf , akhir - akhir ini klinik sangat sibuk , membuatku telat datang . Bukankah hari ini adalah ulang tahunmu nenekmu ? Ini hadiah ulang tahun dariku ! "


" Mana ada , seorang Verrel bisa datang ke sini saja sudah dianggap sebagai hadiah ulang tahun terbesar . Oh iya , sebelumnya kamu bilang kamu bekerja di klinik ? Dengan kemampuan yang kamu miliki , bukankah bekerja di klinik hanya akan menguburmu kemampuan mu saja ! "


Erik terkekeh setelah menyuruh Verrel untuk duduk diam - diam meminta Paman Ketiganya untuk memotretnya . Bagaimanapun , dapat mengundang salah satu dari empat tuan muda se - Kota Asmenia adalah sebuah pencapaian yang besar .


" Tuan Verrel , perkenalkan ini orang tuaku ! " Kemudian dia memperkenalkan Agatha beserta yang lainnya .


" Halo , Tuan Verrel ! "


Agatha dan Jifan dengan sopan menyapa Verrel secara bersamaan .


Meskipun di luar mereka tampak seperti orang kaya , tapi mereka tahu jika dibandingkan dengan keluarga kaya seperti Tuan Verrel , mereka hanya seperti pengusaha kecil saja !


" Ini paman ketigaku ! "


Erik memperkenalkan kerabatnya satu per satu .


Verrel menjadi sedikit risih , kedatangannya kesini bukan untuk berkenalan dengan orang lain . Apakah perlu dirinya memperkenalkan diri kepada mereka satu per satu ? Selain itu , orang - orang ini tidak memenuhi syarat untuk mengenal dirinya , kemudian dengan nada yang datar dia bertanya , " Sebelumnya aku mendengar tentang masalah Dawning Internasional , memangnya apa sedang yang terjadi ? "


Mendengar ucapannya , Erik bahkan lebih bahagia karena dia akan menjadi manajer umum di Perusahaan Dawning Internasional . Kalau dia bisa memanfaatkan Perumahan Henburg untuk karirnya , maka dia pasti bisa berbuat lebih banyak lagi !


" Hanya seorang laki - laki matre yang menjadi simpanan kakakku saja , tapi sekarang kakakku telah memberikan posisi manajer umum kepadaku . Jadi , laki - laki matre ini tidak akan memiliki sapi untuk diperah lagi . Hanya dengan sekali buka mulut saja , aku sudah bisa duduk di posisi manajer umum ! " Erik terkekeh sambil menunjuk ke arah Jansen .


Verrel menggelengkan kepalanya dan berkata , " Laki - laki matre dari mana , yang memanfaatkan perempuan itu sangat ren ...


Belum sempat kata " rendahan " ini dia ucapkan , kedua matanya langsung terbelalak , berseru " Jansen , Guru Jansen ? "


" Verrel , kenapa kamu ada disini ! "


Sebenarnya dari tadi Jansen sudah melihat Verrel hanya saja dia terlalu malas untuk menyapanya .


" Guru Jansen , kenapa Guru bisa ada disini ! "


Verrel terkejut ketakutan sampai dia tidak bisa duduk dengan tegak , kemudian dia bergegas berlari menghampiri Jansen dengan penampilan yang sangat sopan !


Karena dia terkesan dengan keterampilan medis Jansen , jadi sekarang dia telah belajar keterampilan medis dengannya . Oleh karena itu , Verrel sangat menghormati Jansen dari lubuk hatinya yang terdalam !


Selain itu , Verrel juga tahu kalau Jansen juga sangat terkenal di lingkaran para bangsawan Kota Asmenia . Banyak bangsawan kaya nan berkuasa dengan bangga mengundang Jansen datang sebagai tamu kehormatan mereka !


" Kenapa aku tidak bisa disini ? Oh iya , barusan kamu memanggilku laki - laki matre ? " Jansen setengah menyipitkan matanya .


Wajah Verrel yang ketakutan langsung berubah drastis , kemudian dia buru - buru melihat ke sekeliling dan langsung mengambil segelas anggur , " Guru Jansen , sebelumnya aku tidak melihatmu jadi aku hanya asal bicara saja , Guru jangan menganggapnya serius".


Setelah kata - kata itu dilontarkan , seketika dia menjatuhkan segelas anggur yang ada di tangannya , " Guru , aku minta maaf ! "


Orang - orang yang ada di sekitarnya tercengang !


Dia adalah salah satu dari keempat tuan muda di Kota Asmenia . Tapi kenapa begitu bertemu dengan Jansen , sikapnya langsung berubah menjadi seperti anak muda yang penuh dengan keraguan . Bahkan dia berinisiatif untuk menghukum dirinya sendiri dengan meminum alkohol ?


Perlu diketahui , sebelumnya mereka telah bersulang hanya untuk Tuan Verrel , akan tetapi Verrel malah tetap dengan ekspresi tidak peduli , tapi begitu dihadapkan dengan Jansen , Verrel langsung bersulang untuknya . Kelakuannya sangat berbeda bagaikan langit dan bumi !


" Lupakan saja ! "


Jansen melambai pelan , " Apakah pekerjaan klinik sudah selesai ? "


" Sudah selesai ! "


Verrel tersenyum sambil mengangguk kemudian bertanya , " Guru Jansen , sebelumnya Guru membahas tentang Dawning Internasional ? Apakah karena ada seseorang yang ingin menjadi manajer umum di Dawning Internasional ? "


" Benar , dan aku tidak sudi orang itu menjadi manajer umum ! " Seru Jansen seraya menatap ke arah Erik .


" Erik , apakah kamu sudah gila ? Bahkan seorang Guru Jansen kamu bantah , menurutku kamu tidak pantas menduduki posisi manajer umum ! " Verrel berteriak dengan geram .


Erik benar - benar terkejut , dia sama sekali tidak mengerti dengan situasi ini . Namun , Tuan Verrel ini tidak boleh dia singgung . Kemudian dia buru - buru mengambil segelas anggur dan berkata dengan hormat , " Jan , Jansen sebelumnya aku telah salah , segelas anggur ini aku minum untuk menghukum diriku sendiri ! "


Setelah ucapan itu dilontarkan , Erik langsung menghabiskannya dengan sekali teguk !


Tentu saja , segelas anggur ini terlihat seperti menghormati Jansen tapi sebenarnya lebih untuk menghormati Tuan Verrel !


" Jan , Jansen aku juga akan menghukum diriku sendiri ! ".


Robin juga sosok yang serba ikut - ikutan , langsung mengangkat segelas wine dan meminumnya dalam sekali teguk .


Dia sama sekali bukan orang bodoh . Mengetahui sikap Verrel begitu sopan kepada Jansen , itu menunjukkan bahwa Verrel ini sangat takut dengan Jansen . Oleh karena itu , entah Jansen atau Verrel keduanya tidak bisa dia singgung !


" Jan , Jansen , aku juga akan bersulang untukmu ! "


Satu demi satu orang lain juga menuangkan segelas anggur dan meminumnya . Selama proses ini berlanjut , Jansen sama sekali tidak bergerak . Dia hanya memberikan tatapan yang datar kepada mereka seolah meremehkan penghukuman mereka !


" Ini , ada apa ini ! "


Natasha yang berada di sebelahnya semakin merasa kalau sosok Jansen ini sangatlah misterius . Terakhir kali dia memberikan pelajaran kepada Tuan Xavier , dan kali ini dia berhasil membuat Tuan Verrel menebus kesalahannya . Semua ini menunjukkan kalau identitas Jansen tidak sesederhana itu .