Jansen Scott, Menantu Terbaik

Jansen Scott, Menantu Terbaik
Bab. 302. Apa hebatnya memiliki Uang ?


" Terakhir kali aku melihat gaun ini aku merasa sangat biasa sekali , tidak kusangka ternyata akan begitu cantik saat dipakai , aku ingin gaun ini ! "


Dia menganggap Natasha hanya sebagai model . Kemudian berkata dengan wajah yang penuh penghinaan , " Lepaskan gaunmu , pramuniaga tolong cuci gaun ini untukku ! Ingat, jangan sampai ada bau aneh , karena aku ini orangnya gila bersih , lebih tidak suka lagi bau - bau orang miskin ! "


Dia menganggap gaun itu seakan - akan telah menjadi miliknya !


Selain itu , setelah masuk ke dalam toko tanpa basa - basi dia langsung meminta gaun itu secara paksa !


" Maaf , tapi kami telah melihat gaun ini lebih dulu ! " ujar Natasha sambil menunjukkan senyum yang sopan .


" Kalian ? Mampu membelinya ? "


Wanita itu memberikan tatapan meremehkan pada Natasha , kemudian meneruskan ucapannya pada pramuniaga , " Kenapa melamun saja , cepat suruh dia melepasnya ! "


" Tapi ! "


Pramuniaga toko itu cukup handal , dia bahkan tidak berani menyinggung para tamu !


" Tapi apa tapi , apa kamu bodoh ? "


Wanita itu mengerutkan keningnya.


" Nona , kami sudah membeli gaun ini , kalau kamu suka kamu dapat memilih sendiri yang lain ! " Natasha tidak ingin menyulitkan pramuniaga itu .


" Apakah kamu tahu siapa aku ? Kamu menyuruhku membeli pakaian lain ? Semua gaun dengan merek ini sangat unik dan hanya menjual satu pieces saja . Memang dimana lagi aku bisa membelinya ? Selain itu , siapa kamu beraninya menyuruhku membeli yang lain ! " Seru wanita itu dengan jijik seraya mengangkat dagunya tinggi - tinggi .


Jansen terkekeh , dalam hati berkata , Apakah wanita ini gila ? Dia pikir punya uang sedikit langsung bisa melakukan apa pun yang dia inginkan ? Apakah seluruh jalan itu miliknya ?


" Maaf Nona , aku ulangi lagi gaun ini sudah dibeli oleh pacarku , aku tidak tahu siapa kamu tapi yang aku tahu dengan tubuhmu itu sepertinya tidak bisa memakai gaun seperti ini ! " Jansen melihat wanita itu dari atas sampai bawah , langsung menggelengkan kepala saat melihat sosoknya yang montok .


" Kamu cari mati ! "


Wanita itu langsung murka , dia selalu peduli dengan sosoknya dan hal yang paling membuat dia jengkel adalah jika ada yang mengatakan dirinya gemuk .


Kemudian dengan emosi yang menggebu - gebu dia berteriak , " Sepertinya kamu benar - benar tidak tahu siapa aku , pasang telingamu dan dengarkan ya . Aku adalah Nona Camila , kakakku Billy Moore adalah salah satu dari empat tuan muda dari PT . Glory yang merupakan salah satu perusahaan terbesar di Kota Asmenia ini ! Sekarang cepat lepaskan gaun itu baik - baik , kalau tidak , lihat saja nanti ! "


Setelah mengatakan itu , dia mengangkat dagunya tinggi dan menunggu Jansen meminta maaf !


Biasanya di Kota Asmenia ini , tidak ada orang yang berani menyangkal PT . Glory , bagaimanapun PT . Glory adalah salah satu dari empat perusahaan raksasa di Kota Asmenia !


" PT . Glory ? "


Jansen sedikit tercengang , tidak heran kenapa wanita ini merasa benar dan sombong . Ternyata identitas aslinya sangat tidak biasa !


Waktu dia membantu Marcus untuk merebut Western Union , Jansen tahu bawah PT . Glory ini sangat hebat dan mereka lebih baik dari tiga perusahaan raksasa lainnya . Terlepas dari asal - usul bajak laut , mereka masih ada satu alasan lain yakni mereka memiliki orang - orang di ibu kota !


Namun , berbicara tentang PT . Glory , seketika Jansen langsung teringat dengan opini publik di Internet !


Bencana yang disebabkan oleh PT . Glory ini sedang dicuci bersih oleh Jansen dan dia belum membuat perhitungan dengan mereka .


" Lupakan saja Jansen ! "


Natasha juga tahu tentang PT . Glory , oleh karena itu dia berencana untuk menenangkan keadaan !


" Pacarmu pintar juga , cepat lepaskan gaunmu . Aku beritahu ya , meskipun kamu memakai gaun ini , tapi kalian tidak akan bisa membawanya , kalian tidak pantas ! "


Melihat penampilan Natasha , Camila langsung tersenyum bangga . Faktanya , kenapa dia jatuh cinta dengan gaun ini adalah satu karena dia memang menyukainya , kedua karena cemburu . Dia tidak ingin gaun yang begitu indah dikenakan oleh Natasha , jika dia tidak bisa mendapatkannya , maka akan menghancurkannya !


Pada awalnya Jansen memang sudah tidak puas dengan PT . Glory , kemudian begitu dia mendengar cemoohan Camila dia benar - benar langsung marah !


" Benarkah ? "


Jansen tertawa mencibir , " Alasan aku ingin membeli gaun ini sebenarnya untuk membantu kamu ! "


" Membantu aku ? Coba katakan ! "


Camila menunjukkan sedikit rasa antusias .


" Dengan tubuhmu ini sepertinya akan sangat sulit untuk mengenakan pakaian formal , pasti itu akan sangat ketat , takutnya gaun ini malah akan diledakkan olehmu . Selain itu jika kamu berhasil memakainya , lantas kamu mau menjadi sosis ? " jawab Jansen dengan nada mencemooh .


" Sosis ? "


Camila mulai membayangkan sosis yang penuh daging , seketika murka lagi , " Cepat pukul dia ! "


Dua pengawal muncul di belakang mereka , mereka juga merasa pria ini memiliki nyali yang besar , bahkan adik Tuan Muda saja berani dia gertak !


Jansen menyesap minumannya sedikit , kemudian mengeluarkan sedikit aura grandmaster dari dalam tubuhnya !


Raut wajah dua pengawal itu berubah drastis , mereka bisa menjadi pengawal karena mereka sendiri adalah sosok yang tangguh dalam bertempur , juga pensiunan tentara , tetapi momentum Jansen memberitahu mereka bahwa kekuatannya sangat kuat !


Kalau ingin membuat contoh , hanya orang yang disebut dewa perang oleh para tentara yang bisa menandinginya !


" Nona , orang ini sangat kuat ! "


Karena lawannya begitu kuat , mereka jadi tidak berani bertindak gegabah . Jika terjadi konflik pasti Nona akan terluka dan mereka akan lebih repot lagi !


" Kalian benar - benar sampah ! "


Wajah marah Camila terlihat sangat menyeramkan , sejak lahir , dia sudah menjadi anak emas , ketika dia belajar di taman kanak - kanak dan di sekolah - sekolah bangsawan , mana ada keberadaanya yang tidak seperti seorang putri ?


Tapi hari ini dia diintimidasi oleh dua orang kampungan ini . Mana mungkin dia bisa rela ?


" Aku kan sudah bilang , meskipun gaun itu ada pada kalian , tetapi kalian tidak bisa mengambilnya ! "


Camila melontarkan kata - kata yang jahat , lalu mengalihkan pandangannya , berkata kepada pramuniaga toko , " Kamu sampah tak berguna ! Cepat katakan kepadaku berapa harga gaun ini , aku akan membelinya dengan harga dua kali lipat ! "


Sampah ?


Pramuniaga itu dalam hatinya mengutuk Camila , tapi tetap dengan rendah hati berkata , " Nona , gaun ini seharga 999.000 yuan ! "


" 2 juta ! "


Seru Camila sambil mengangkat dagunya dan menatap Jansen.


" Memang punya uang itu hebat ? "


Jansen mencibir , " Aku akan membayar 10 juta! "


" 20 juta ! "


Camila tidak percaya , hanya dua pekerja biasa , bagaimana mungkin dapat memiliki lebih banyak uang daripada PT . Glory !


" 100 juta "


Tanpa ragu - ragu Jansen langsung mengatakan harganya , " Jika kamu memiliki kemampuan , cobalah membuka harga 200 juta! "


Camila pun tersentak kaget !


Meskipun PT . Glory adalah salah satu dari empat perusahaan raksasa dan Camila menghabiskan uang seperti air mengalir , tetapi 100 juta untuk sebuah gaun itu tidak begitu berguna .


" Kamu yang coba buka harga , selama kamu berani berteriak 200 juta lantas aku akan berteriak 1 miliar ! Ingin bermain uang denganku , tidak berkaca juga kamu ini orang seperti apa ! "


Jansen harus bersikeras , dengan begitu Camila yang tertekan akan hancur .


" Wah , benar - benar bangsawan , ini adalah seorang bangsawan ! "


Pramuniaga toko yang berada di sekitarnya berdebar - debar , mereka tercengang sampai tidak mengedipkan mata ketika mereka berteriak 100 juta !


Satu per satu dari mereka mulai melihat ke arah Camila , ingin melihat apa lagi yang bisa Camila tawarkan !


Tiba - tiba Camila berteriak lagi , " Aku tidak percaya dia bisa mengeluarkan 100 juta , pramuniaga tolong periksa akunnya , apakah si pekerja kotor ini memiliki 100 juta omong kosong dalam akunnya ! "


" Terserahlah soal kamu gemuk , tetapi bahkan otakmu saja sudah penuh dengan minyak ! " Jansen tersenyum mencibir , lalu segera mengeluarkan kartu atm dan membiarkan pramuniaga toko memeriksanya !


Pramuniaga toko langsung menggesek kartu atm Jansen ke mesin pop - up , lalu berseru , " Tuan , uang di akunmu ini memang ada 100 juta! "


Meskipun Jansen mengatakan bahwa dia akan membeli gaun itu dengan harga 100 juta tetapi pramuniaga toko tetap menjualnya dengan harga aslinya yaitu 999. 000. Faktanya , dia menyapu kartu atm milik Jansen hanya untuk mengungkapkan kemarahannya dan membuat putri manja yang sombong ini tertekan !


" Bagaimana bisa pekerja kotor ini memiliki 100 juta ! "


Camila terkejut kemudian berseru lagi , " Toko ini dibuka oleh Perumahan Henburg kan ? Cepat hubungi Perumahan Henburg dan bilang kalau aku Camila ingin mengemas toko ini , cepatlah ! "


" Ini ! "


Pramuniaga toko agak ragu - ragu .


" Kalian sampah tidak berguna , apakah kamu tidak mengerti kata - kataku ? " seru Camila mengecam .