One Night Love Tragedy

One Night Love Tragedy
Hamil lagi?


"Ha-hamil?" Malik dibuat terbata. Pun dengan Flower yang dibuat terkejut mendengarnya.


Dokter pun mengulurkan tangan pada Malik tanpa menyurutkan senyuman di wajahnya. "Selamat, Tuan. Istri anda sedang hamil anak kedua keturun anda saat ini." Ucap Dokter. Walau bukan dokter spesialis kandungan namun dokter dapat memastikan jika Flower sedang hamil saatbini.


"Benarkah?" Malik dibuat tak percaya.


Dokter itu pun mengangguk. "Untuk memastikannya kembali anda bisa membawa Nona Flower ke bagian dokter obgyn." Ucapnya.


"Terima kasih." Jawab Malik dengan wajah datarnya berbeda dengan hatinya yang merasa senang saat ini karena mengetahui istrinya tengah hamil anak keduanya.


Hana yang melihat kebahagiaan terpancar di wajah Malik ikut tersenyum merasakan kebahagiaannya. "Selamat ya, Nak. Kau akan menjadi ibu dari dua anak." Ucap Hana lembut pada Flower yang masih terlihat lemah.


Kedua bola mata Flower berkaca-kaca mendengarnya. Akhirnya apa yang diharapkan dan diperjuangkannya membuahkan hasil. Ia sedang mengandung saat ini dan sebentar lagi Baby akan menjadi seorang kakak.


"Terima kasih, Tante." Jawab Flower dan dibalas anggukan kepala oleh Hana.


Di tempat berbeda, Dad William yang mendapatkan informasi dari salah satu pengawalnya yang mengatakan jika saat ini Flower sedang dibawa ke rumah sakit langsung saja memberitahukannya pada Mom Rania dan Bu Venna yang sedang bermain dengan Baby di ruangan tengah.


"Apa? Flower masuk rumah sakit?" Mom Rania terkejut mendengarnya hingga langsung bangkit dari duduknya.


Bu Venna pun ikut terkejut mendengarnya.


"Jangan banyak bertanya, lebih baik sekarang kita segera pergi ke rumah sakit!" Ajak William saat melihat istrinya hendak kembali bersuara.


Mom Rania dan Bu Venna mengangguk bersamaan. Bu Venna segera mengangkat Baby yang sedang duduk di atas karpet bulu dan menggendongnya keluar dari dalam rumahnya mengikuti Mom Rania dan Dad William yang terlihat berjalan terburu-buru.


Dad William yang mendengarkan perkataan Mom Rania hanya diam saja dan tetap fokus pada kemudinya agar mereka cepat sampai di rumah sakit dalam keadaan selamat. Sedangkan Bu Venna yang duduk di kursi belakang sambil memangku Baby yang sedang berceloteh tidak jelas hanya bisa berdoa berharap keadaan menantunya baik-baik saja.


Tiga puluh menit berlalu, akhirnya mobil milik Dad William sudah terparkir di pelantaran rumah sakit. Dad William, Mom Rania dan Bu Venna segera keluar dari dalam mobil lalu melangkah masuk ke dalam rumah sakit.


Sambil terus melangkah Dad William menghubungi orang suruhannya untuk memberitahu diruangan mana Flower sedang diperiksa saat ini. Setelah mendapatkan informasi dari orang suruhannya, Dad William langsung membawa istri dan besannya menuju ruangan Flower berada saat ini.


Ceklek


Suara pintu yang terdengar dibuka dari luar mengalihkan pandangan Malik dan Flower yang sedang berpegangan tangan.


"Daddy..." ucap Flower lirih.


Dad William melangkah lebih dulu masuk ke dalam ruangan untuk menghampiri putrinya.


"Ada apa dengan putriku?" Tanya Dad William dengan tatapan tajam pada Malik. Ia sudah menduga-duga apakah saat di rumah tadi Malik memperlakukan putrinya dengan tidak baik sehingga Flower yang tadi terlihat baik-baik saja berada di rumah sakit saat ini.


***


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, dan komennya dulu, ya.


Sambil menunggu Malik dan Flower update, silahkan mampir di novel shy yang lagi on going juga berjudul Istri Figuran, ya🖤


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ 🤗