One Night Love Tragedy

One Night Love Tragedy
Bertemu kembali


Rey dibuat bingung mendengar jawaban dari Zaki karena biasanya rekan kerjanya itu selalu memberi tanggapan atas penjelasannya. Karena tidak terlalu banyak pembahasan untuk pertemuan mereka kali ini, akhirnya Rey pun meminta Malik untuk menutup rapat mereka pagi itu.


"Bagaimana untuk tanda tangan kontraknya kita lakukan di ruangan Tuan Malik saja. Sepertinya saya sudah sangat lama tidak masuk ke ruangan kerja Tuan Malik." Saran Zaki.


Malik dibuat bingung mendengar permintaan Zaki. Tumben sekali Zaki menginginkan untuk masuk ke ruangan kerjanya. Ingin sekali ia menolak permintaan Zaki karena saat ini ada Flower di dalam ruangan kerjanya. Namun apalah daya Malik yang hanya berstatus sebagai asisten Rey dan ingin profesional dalam bekerja hingga Malik mau tidak mau mengiyakan permintaan Zaki.


Tentu saja persetujuan dari Malik membuat Zaki merasa senang karena niatnya yang ingin bertemu kembali dengan Flower akhirnya terwujud. Ya, sebelumnya Zaki sudah menebak jika kedatangan Flower di perusahaan Bagaskara kali ini karena Flower ikut dengan Malik dan pasti saat ini sedang berada di ruangan kerja Malik. Jadilah Zaki meminta untuk ke ruangan Malik agar bertemu kembali dengan pujaan hatinya itu.


"Kalau begitu ayo kita pergi." Ajak Rey setelah rapat ditutup.


Malik mengiyakannya lalu mempersilahkan Zaki dan Rey berjalan lebih dulu. Sambil berjalan mengikuti Zaki dan Rey, Malik menyempatkan mengirim pesan pada istrinya mempertanyakan dimana keberadaan istrinya saat ini. Dan akhirnya Malik pun menghembuskan nafas kasar di udara saat Flower mengatakan sedang berada di kamar yang ada di dalam ruangan kerjanya.


"Semoga saja dia tidak keluar saat Tuan Zaki ada di dalam ruangan nanti." Gumam Malik.


Beberapa saat berlalu, kini Malik, Rey dan Zaki sudah berada di depan ruangan kerja Zaki. Dengan perasaan tidak sabar Zaki berharap Malik yang sudah berada di depan pintu ruangannya segera membuka pintu ruangan kerjanya.


"Silahkan masuk, Tuan." Ucap Malik pada Rey dan Zaki.


Rey dan Zaki mengangguk lalu masuk ke dalam ruangan kerja Malik. Setelahnya Malik ikut masuk ke dalam ruangannya dan meminta seorang OB yang kebetulan sedang lewat di depan ruangan kerjanya juga ikut masuk untuk menanyakan minuman apa yang ingin dibuatkan untuk tamunya saat ini.


Setelah OB keluar dari dalam ruangan kerjanya, Malik pun duduk di sofa yang berhadapan dengan Zaki.


"Tidak ada. Saya hanya sedang mengagumi keindahan ruangan kerjamu saja." Jawab Zaki berbohong.


Malik mengangguk saja tanpa ada rasa curiga karena ia tidak tahu jika sebelumnya Zaki telah bertemu dengan istrinya.


"Malik, keluarkan kontrak kerja samanya." Titah Rey.


Malik mengangguk mengiyakannya lalu mengeluarkan surat dari dalam map yang ia bawa.


Di saat Malik, Rey dan Zaki tengah sibuk dengan surat kerja sama mereka, di saat itu pula Flower yang berdiam diri di dalam kamar Malik merasa lapar dan ingin mencari makanan di pantry.


"Sebaiknya aku keluar sekarang saja." Ucap Flower lalu turun dari atas ranjang. Karena tidak mengetahui jika ada orang di dalam ruangan kerja Malik, Flower pun keluar begitu saja dari dalam kamar Malik.


"Flower." Kedua bola mata Zaki seketika berbinar menatap wanita yang sejak tadi sudah ia cari keberadaannya.


"Kau!" Pekik Flower merasa terkejut melihat keberadaan Zaki.


***


Sambil menunggu Flow dan Malik update kembali, silahkan mampir ke karya baru SHy judulnya Istri Figuran ya🤗