
Setelah hari itu, Flower mencoba menerima kebiasaan kedua orang tuanya yang selalu memonopoli putri kecilnya itu darinya termasuk saat ini mertuanya yang ikut-ikutan ingin memonopoli putri kecilnya. Sesuai perkataan Malik tempo hari, Flower harusnya merasa senang dengan sikap orang tua dan mertuanya karena mereka terlihat sangat menyayangi Baby dan secara tidak langsung membantu dirinya merawat Baby dan membuatnya bisa istirahat dengan cukup setelah malam harinya begadang untuk menyusui Baby yang terbangun di malam hari.
"Ini cukup menyenangkan. Aku juga bisa bermain sosmed seperti ini jika Baby dijaga oleh kakek dan neneknya." Ucap Flower sambil membuka beranda media sosialnya.
Mendengar suara tawa dari Mom Rania dan Bu Venna dari luar kamarnya karena sedang bermain dengan Baby membuat Flower tersenyum. Rasanya bertambah menyenangkan melihat mertuanya dan mommynya bisa akrab seperti itu.
"Baby, bermain dengan nenek dulu, ya. Mommy ingin istirahat sebentar." Ucap Flower untuk bayinya walau bayinya tak dapat mendengarnya. Flower pun melanjutkan aktivitasnya memainkan akun media sosialnya sambil berbaring di dalam kamarnya.
Ya, seperti itulah kegiatan Flower di pagi hari jika kedua orang tuanya dan mertuanya ingin bermain dengan cucunya. Flower bisa menghabiskan waktu untuk istirahat atau mencari hiburan dengan memainkan akun media sosialnya. Dan di waktu siang hari tiba, Flower bisa melanjutkan kegiatannya yang ingin belajar memasak bersama Suroh di dapur. Dan tentu saja hasil masakannya itu akan difotonya untuk dikirimkan ke suaminya.
Malik yang melihat hasil masakan Flower setiap harinya dan tak jarang mencicipinya dibuat tersenyum karena istrinya selalu ingin belajar menjadi istri yang baik bukan hanya untuk dirinya tapi menjadi ibu yang baik untuk Baby juga.
Oek oek
Suara tangisan Baby yang terdengar cukup keras menghentikan kegiatan Flower yang sedang berada di dapur. "Suroh, tolong lanjutkan masakannya, ya. Saya ingin melihat Baby dulu." Ucap Flower pada Suroh sambil membuka apron di tubuhnya.
"Baik, Nona." Jawab Suroh.
Setelah selesai membuka apron di tubuhnya dan mencuci tangannya, Flower pun segera menuju ruang tengah rumahnya dimana Baby dan Mommynya kini berada.
"Sepertinya Baby ingin menyusu." Ucap Mom Rania saat melihat Flower datang.
"Baby, pelan-pelanlah." Ucap Flower sambil meringis karena Baby menghi-sap pu-tingnya cukup kuat.
Mom Rania yang melihat Flower meringis pun mengelus lengan putrinya. "Dia sama sepertimu saat kecil dulu." Cerita Mom Rania.
"Benarkah, Mommy?" Tanya Flower menatap Mom Rania.
Mom Rania mengangguk mengiyakannya. "Ya begitulah. Banyak kesamaan di dalam diri kalian saat masih kecil dan tingkah lucu Baby saat ini selalu mengingatkan Mommy padamu dulu. Agh, kalau melihat dirimu sudah memiliki anak seperti ini membuat Mommy merasa tidak percaya jika anak Mommy yang dulunya masih bayi kini sudah memiliki seorang bayi." Ucap Mom Rania seraya tersenyum.
"Apa Mommy bersedih?" Tanya Flower melihat kedua bola mata Mom Rania berkaca-kaca.
"Sedikit." Jawab Mom Rania tersenyum lalu mengusap pipinya yang tiba-tiba basah. "Flower, teruslah tumbuh menjadi istri dan ibu yang baik untuk suami dan putri kecilmu, ya. Mommy sangat bangga melihat perubahan di dalam dirimu saat ini." Ucap Mom Rania sambil mengusap lengan putrinya.
***
Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, dan komennya dulu, ya.
Sambil menunggu Malik dan Flower update, silahkan mampir di novel shy yang lagi on going juga berjudul Istri Figuran, ya🖤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ 🤗