
"Rachel, sedang apa dia di resto itu bersama pria menyebalkan itu?" Tanya Flower pada dirinya sendiri.
"Flow, apa kau sedang berbicara sesuatu?" Tanya Mom Rania.
Flower menggelengkan kepalanya. "Flow tidak berbicara apa-apa, Mommy." Dusta Flower.
Mom Rania mengangguk saja seakan percaya dengan perkataan Flower. "Jadi kita mau makan dimana lagi saat ini?" Tanya Mom Rania saat mobil yang dikendarainya sudah memasuki jalan raya.
"Rumah makan nasi padang saja, Mom. Sepertinya Flow sangat menginginkannya saat ini." Ucap Flower dengan mata berkedip-kedip membayangkan beraneka macam lauk-pauk di rumah makan nasi Padang yang sangat menggugah seleranya itu.
"Baiklah, Sayang, Mom akan membawamu ke rumah makan nasi padang." Jawab Mom Rania bersemangat.
Flow menganggukkan kepalanya mengiyakan perkataan Mom Rania.
*
Setelah seharian bermain dengan Mom Rania di luar rumah, akhirnya Flower pun meminta Mom Rania untuk mengantarkannya ke hotel penginapannya dan Malik karena hari ini ia dan Malik akan melakukan check out dari hotel.
Flower pun meminta Mom Rania untuk kembali ke rumah saja setelah mengantarkannya karena Flower merasa tidak perlu ditemani lagi saat sudah berada di kamar hotel.
Mom Rania tentu tak langsung mengiyakannya. Ia memastikan Flower masuk ke dalam kamar hotelnya lebih dulu barulah ia memutuskan untuk pulang ke rumahnya.
Flower yang sedang sendiri berada di dalam kamar hotel nampak memikirkan tentang hubungan Rachel dan pria menyebalkan itu saat ini. "Bagaimana bisa Rachel mengenalnya? Apa Kak Rey yang memperkenalkannya kepadanya? Tapi... apa Kak Rey mau memperkenalkan Rachel dengan pria yang tidak bernar seperti dirinya?" Flower nampak ragu dengan pemikirannya sendiri.
Pukul enam sore, Malik terlihat masuk ke dalan kamar hotel dengan wajah yang nampak lelah dan letih. Dilihatnya ke arah ranjang kekasih hatinya tengah terbaring di sana dengan mata tertutup. Senyuman tipis terbit di wajah tampan Malik melihat istrinya yang tertidur saat ini. Melihat istrinya yang sedang tertidur seperti ini saja sudah membuat rasa lelah Malik sedikit berkurang.
Malik pun mendekati istrinya dengan langkah pelan agar tak menimbulkan suara. Dilihatnya istrinya sedang tertidur begitu lelap seakan tak terganggu dengan kebisingan di sekitarnya.
Setelah cukup lama menatap wajah istrinya dalam diam, Malik pun segera masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang sudah sangat lengket karena seharian bekerja di luar perusahaan. Setelah selesai mandi, Malik pun ikut bergabung tidur bersama istrinya di atas ranjang.
"Malik?" Flower terkejut saat membuka mata melihat wajah Malik yang sangat dekat dengan wajahnya. "Dia sudah pulang?" Tanya Flower kemudian sambil menatap wajah tampan Malik. Flower mencoba menggerakkan tubuhnya namun terasa sulit karena Malik begitu kuat memeluk pinggangnya. Flower pun memilih tetap diam di posisinya sambil menatap wajah suami tampannya.
"Kenapa kau tidak membangunkanku saat pulang tadi?" Tanya Flower sambil mengusap-usap pipi Malik yang ditumbuhi rambut halus.
"Karena aku tidak ingin mengganggu istriku yang sedang tertidur pulas." Jawab Malik dengan mata yang masih tertutup rapat.
"Eh?" Flower terkejut mendengar jawaban dari mulut Malik.
***
Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, rate bintang 5 dan komennya dulu, ya.
Sambil menunggu Dio dan Hanum update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul One Night Love Tragedy, ya🖤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.