
PERSI DANU,.....
Aku benar benar tidak habis pikir, sahabat ku sendiri. bahkan dia sudah seperti saudaraku. Angga, rupanya dia juga menyukai Lea. dan bahkan, dia hendak melamar Lea. dan memadu istrinya.
Aku juga tidak menyangka, jika Sari bersedia di madu, di kebanyakan wanita di luar sana. tidak lah banyak dari mereka yang bersedia berbagi suami mereka.
Lalu, mengapa Sari sampai mendukung Angga?
Saat aku tengah duduk di sebuah stand makanan di sebuah pusat perbelanjaan .
Aku tidak sengaja melihat Sari tengah berjalan bersama anak nya.
Ya, anak dari Angga teman ku.
"Danu?" tanya yang seraya menghampiri ku.
"Sari," jawabku
"Sedang apa disini?" Ucapnya
"Ah biasa, duduk saja" jawabku.
"Oh iya" ucapnya.
"Eemm sari, apa aku boleh bertanya sesuatu?" jawabku.
"Ya silahkan" ucapnya.
"Apa kamu tahu tentang wanita bernama Lea?" jawabku sambil menatap wajah wanita di hadapan ku.
"Lea?" ucapnya sembari nampak mengingat ingat sesuatu
"Ya, Lea" jawabku.
"Oh Lea, wanita yang kamu dan Angga selamatkan bukan?" ucapnya yang sontak membuatku terkejut, rupanya Sari juga tahu tentang itu.
"Ya benar, Eemm apa kamu tahu. tentang Angga yang akan melamar Lea?" jawabku berhati hati.
"Iya tahu, memang nya kenapa?" ucapnya yang justru membuatku sangat terkejut.
Jadi benar yang di katakan Angga, jika Sari tahu. kalau dia mau melamar wanita lain?
"Jadi kamu tahu itu, dan kamu setuju?" jawabku mencari keyakinan.
"Ya, aku setuju. malah aku yang menyarankan Angga untuk melakukan itu" ucapnya
"jadi, kamu benar. kamu yang memberi Angga saran untuk melamar Lea?" jawabku.
"Iya Danu, memang nya kenapa sih? apa ada masalah" ucapnya yang kini berbalik bertanya padaku.
"Oh tidak, aku hanya khawatir. jika Angga berbuat curang padamu. aku hanya kasihan pada ponakan ku ini" jawabku.
"Oh begitu, Kamu juga kenal Lea bukan? Eemm, dia itu seperti apa sih?" ucapnya
"Ya, aku kenal juga dengan dia. dia itu wanita baik, Cantik, dan In Sha Allah Sholehah" jawabku
"Wah alhamdulilah, Jadi aku dan Angga tidak salah pilih Ya" ucapnya seraya tersenyum.
Sejujurnya, aku merasa bingung dengan pikiran wanita di depan ku. mengapa dia terlihat bahagia dan juga tegar, padahal. suaminya akan menikahi wanita lain?
Apa sebenarnya yang terjadi pada Teman ku ini?
Ya, Sari adalah teman ku semasa kuliah dulu, dulu, aku dan sari berteman karna kebetulan. dia juga kuliah di Kampus tempat ku menempuh ilmu kedokteran.
Sari adalah wanita yang baik dan juga Sholehah. Lalu, kala Angga menjemput ku, di kampusku. itu lah pertemuan pertama di antara keduanya.
Angga selalu menanyakan Sari, dan sari juga menanyakan hal yang sama. hingga keduanya menjalani sebuah hubungan, dan Sari melakukan perjuangan dimana. dia harus menunggu selama Satu tahun lamanya. karna Angga tidak boleh menikah sebelum masa jabatan nya genap satu tahun.
Hubungan mereka sangat harmonis, tidak pernah aku mendengar keduanya bertengkar. mereka selalu terlihat romantis di setiap saat, selain Angga adalah sahabatku, sari juga teman baik Ku.
Sejauh yang ku tahu, Sari sangat tidak suka tentang pengkhianatan. teringat, kala dia di selingkuhi oleh mantan kekasihnya dulu, dia sampai tidak masuk kampus selama satu Minggu,
Lalu, mengapa dia sekarang malah mengijinkan suaminya bersanding dengan wanita lain.
"Sari, sebenarnya ada apa? bukan kah kamu tidak pernah menyukai pengkhianatan? lalu, mengapa kamu malah sebahagia ini. melihat suami mu akan melamar wanita lain?" jawabku mencari kebenaran pada teman ku ini.
"Aku tidak apa apa Danu, aku memang tidak suka pengkhianatan. tapi, Angga bilang dari awal padaku. menurutku itu patut di apresiasi?" ucapnya.
"Jadi, kamu mendukung jika kamu di poligami? Dengar Sari. selain Angga adalah sahabat ku. kau jangan lupakan, jika kau adalah teman ku" jawabku.
"Aku tahu itu Danu, aku bahagia kok dengan keputusan Angga" ucapnya.
"Kau Yakin? karna aku tahu, tidak ada wanita atau seorang istri yang bahagia di madu" jawabku.
"Ya mungkin begitu, Tapi, aku bahagia. karna menurutku ini adalah keputusan terbaik" ucapnya.
"Terbaik?" jawabku.
"Ya, dengan Angga melamar Lea. semua akan bahagia" ucapnya.
"Ya, aku, Angga, kamu dan juga Lea pasti bahagia. karna kita akan menjadi kerabat. dan aku sangat Yakin, Lea akan menjadi teman yang baik untuk ku" ucapnya.
"Teman?" jawabku.
"Ya, teman yang baik" ucapnya.
"Kau menganggap Lea yang akan di nikahi suamimu, sebagai teman?" jawabku.
"Ya, memang nya kenapa?" ucapnya.
"Tidak, tidak apa apa?" jawabku
"Danu, kau tidak menyukai Lea bukan?" ucapnya yang kini melihatku dengan tatapan yang tajam.
"Hah, tidak kok" jawabku gelagapan.
"Oh, habisnya kau bertanya begitu, tadi aku sempat mengira jika kau menyukai Lea" ucapnya.
"Ah tidak kok, aku tidak menyukai Lea" jawabku.
"Bukan kah tadi kamu mengatakan, jika Lea itu wanita yang cantik dan Sholehah, lalu, mengapa kamu tidak tertarik pada dia?" Ucapnya.
"Begitu ya?" jawabku bingung.
"Jika Angga saja menyukai nya, lalu, mengapa kamu malah tidak?" ucapnya.
"Iya juga ya?" jawabku
"Kalau Lea menyukai kamu, apa kamu akan menikahinya?" ucapnya yang membuatku keheranan
" Mengapa kamu bertanya begitu? bukan kah kamu tahu, jika Lea menyukai Angga" jawabku.
"Memang nya kamu tahu, jika Lea menyukai Angga?" ucapnya.
"Ya, kalau dia bersedia bertunangan dengan Angga. itu artinya dia juga menyukai Angga" jawabku.
"Iya juga ya?" ucapnya
"Oh iya, kenapa kamu hanya jalan berdua, kemana Angga?. biasa nya kalau kamu pergi belanja atau main, kalian selalu bersama bukan?" jawabku
"Oh itu, dia sedang berbelanja untuk seserahan nanti" ucapnya ringan.
"Seserahan?" jawabku bingung.
"Ya, dia sedang pergi bersama Lea. untuk membeli seserahan" ucapnya.
"Jadi, Angga sedang jalan berdua dengan Lea?" jawabku kaget.
"Ya, jika Lea sendiri yang memilih nya. pasti semua nya cocok, kalau aku sama Angga yang memilihnya. takut nya salah beli" ucapnya
Aku tak tahu, apa yang sebenarnya terjadi pada teman ku ini, entah kenapa? aku merasa bahwa dia bukan lah Sari yang ku kenal dulu?
Entah kenapa? ada banyak sekali perubahan yang tidak ku ketahui. Mulai dari sikap nya. jelas jelas dulu dia sangat menolak yang Namanya perselingkuhan, Lalu, mengapa dia justru mendukung suaminya bersanding dengan wanita lain?
Bahkan tidak tanggung tanggung, saat ini suami yang juga sahabat ku, tengah jalan berdua. untuk membeli seserahan pertunangan mereka nanti?
Sari, sebenarnya apa yang tengah dia sembunyikan dariku?
mengapa dia terlihat bahagia, padahal aku sangat tahu? tidak ada satu wanita yang bahagia di duakan oleh suaminya.
Apa kau mencari Surga nya Allah dengan jalan seperti ini?
apa tidak ada jalan yang lain Sari?
Mengapa kau justru memasukan dirimu ke dalam pusat permasalahan?
Mengapa kau justru menaburi racun untuk dirimu sendiri?
Lea, apa kamu tahu bahwa Angga telah beristri?
jika kamu tahu? mengapa kamu terus melanjutkan ini semua?
Bukan kah dulu kamu mengatakan, jika kamu tidak ingin menikah? dan tidak ingin terhina. karna telah tidur dengan beberapa lelaki?
Lalu, mengapa kau justru memilih menjadi istri kedua?
dan menghancurkan mental wanita lain nya?
Kau harusnya tahu, jika wanita tidak ada yang bersedia membagi cinta?
mengapa kau lakukan ini semua Lea?
apa karna cinta, kau sampai berbuat seperti ini?
apa karna cinta, kau sampai mau menjadi yang kedua?