HIJRAH

HIJRAH
14. Ke Butik


Akhir pekan yang ditunggu Jiran dan Dina pun tiba...Sabtu ini mereka akan melakukan fitting baju pengantin dibutik Tante Anne langganan ibunya Dina .banyak yang harus mereka persiapkan menjelang pernikahan mereka yang sudah sebentar lagi.


tok..tok..tok...


"Dina..kamu sudah siap?" Jiran sudah ada dibawah jemput kamu ".ucap ibunya Dina diluar kamar Dina.


" ya Bu, bentar lagi aku turun..."


Dina pun turun untuk menemui Jiran yang sudah menunggunya...penampilannya sangat simpel namun tetap memperlihatkan keanggunannya...memakai gamis warna Salem dengan hijab syar'i warna senada dipadu sneekers putih. tak butuh waktu lama merekapun langsung pergi menuju butik.


didalam mobil mereka tidak hanya berdua .. Anton ikut bersama mereka, menjadi supir sementara Jiran duduk disamping kemudi Dan Dina duduk di kursi belakang.


diperjalanan Dina,Jiran ataupun Anton tidak ngobrol sama sekali..Dina sibuk memainkan ponselnya sementara Jiran hanya diam menatap jalan.


sampailah mereka dibutik milik Tante Anne .. nama butiknya Anne beauty .


Anton tidak menunggu mereka dibutik, melainkan dimobil.


para pegawai butik sudah tau bahwa Jiran dan Dina akan melakukan fitting baju hari ini..karena tadi bosnya sudah menelfon memberitahukan mereka.


lai


Dina pun masuk keruangan yang berisi pakaian kebaya berbagai model warna dan juga ukuran...semua terlihat sangat anggun dan cantik juga terkesan mewah.


namun dina hanya mencoba kebaya pengantin yang sudah didesain khusus untuknya..kebaya yang agak longgar dan juga menutup auratnya....dia juga mencoba gaun pengantin berwarna peach dengan sedikit hiasan dibagian ujung gaun.


Dina pun bercermin dan memfoto dirinya mengenakan kebaya dan juga gaunnya.


diruangan lain,Jiran pun mencoba jas yang sudah dijahit khusus senada dengan warna gaun Dina...sangat pas dan membuat Jiran terlihat semakin gagah .


mereka pun selesai dengan fitting baju.


" Din, kamu mau makan siang diluar?" tanya Jiran saat mereka keluar dari butik.


" boleh.. " jawab Dina singkat.


mereka pun langsung menuju ke mall. sampailah mereka di restoran yang menyajikan makanan khas berbagai negara.


Anton, Jiran dan Dina pun duduk dan memesan berbagai makanan.


" khmm... bagus..lucu... kamu mau berapa banyak..?" kayaknya yang ini paling bagus..." Jiran menunjuk salah satu foto yang ditinjukan Dina tadi.


" kita undang berapa orang ya?" ..ya dilebihin aja ran... "


" kita hanya undang seribu orang Din.. "


" khmm..kalo gitu pesannya 1500 aja ya....nanti biar aku pesenin..." ujar Dina bersemangat.


" nanti kamu kirim nomer rekeningnya ya..biar aku bisa langsung transfer.." Jiran memang sudah berjanji bahwa semua biaya pernikahan dia yang menanggungnya.


" ya nanti aku kirim..tapi jangan dibayar semua dulu...mereka cuma minta dp setengahnya..nanti kalau sudah dikirim baru


bayar lagi setengahnya..." jelas Dina.


" Hari Kamis besok akan ada pengajian dirumah..." ucap Dina..


" Aku juga ada pengajian nanti dirumah tapi mungkin tiga hari sebelum akad...." ucap Jiran


" Anton..nanti tolong kamu urus persiapan pengajian dirumah Dina.."


" baik pak.."Anton meng-iya kan.


" gak usah ran.. cuma pengajian aja, semua juga sudah diurus sama ibu.. kamu gk perlu repot..." Dina merasa tidak enak.


" baiklah..."


setelah mereka makan dan juga ngobrol seputar persiapan pernikahan..Jiran pun mengantar Dina pulang kerumahnya.


*


*


*


*


*