HIJRAH

HIJRAH
"TERTABRAK NYA LEA"


Tiba tiba tubuhku tertabrak sebuah benda yang cukup keras, hingga ku rasakan tubuhku terpental dan terbanting cukup keras. Ku pegang kepala ku yang kini menempel pada aspal.


Sebuah rembesan darah yang sedari tadi mengalir. Kini semakin bertambah. Ku lihat tangan ku yang berubah memerah.


Hingga, aku tidak lagi bisa merasakan apapun lagi. Dan kemudian pandangan ku pun berubah menjadi gelap.........


PERSI AUTHOR..


Lea berlari sekuat tenaga. Demi menghindari kejaran dari anak buah mucikarinya. Dia berlari dengan kaki dan betis yang terluka akibat duri duri dari jalur yang ia lalui. Tidak lah ia rasakan. Bahkan darah yang keluar dan mengalir dari kepala nya. Tidak pula ia rasakan. Dia terus berlari sejauh yang ia bisa.


Hingga kaki yang berhasil menginjak di sebuah jalanan beraspal. Lea bernafas lega. Akhirnya dia tidak lagi menemui jalanan yang di penuhi duri duri.


Dia terus berlari dengan sisa tenaga yang ia miliki. Namun kala dia menyebrang jalan tanpa melihat sisi kanan dan kiri.


Lea tertabrak sebuah mobil yang melintas dengan kecepatan normal. Hingga membuat tubuh Lea yang ramping terpental sejauh beberapa meter. Tidak hanya itu. Lea berguling untuk beberapa kali. Sampai tubuhnya menabrak sebuah trotoar jalan.


Lea memegangi kepala nya yang ia rasakan begitu nyeri dan pusing. Darah segar Terus mengalir deras dari kepala nya. Hingga Lea tidak sadarkan diri.


Sementara itu, di balik beberapa rimbun pohon. Beberapa orang lelaki yang melihat kejadian tersebut memotret tubuh Lea yang tergeletak bersimbah darah.


Mereka adalah orang suruhan mucikari nya itu. Dan mereka melaporkan bahwa Lea telah meninggal dunia.


Mereka kembali dengan senyum mengembang di bibir mereka. Sedangkan setelah para lelaki itu pergi meninggalkan tubuh Lea. Dan membawa kabar baik untuk majikan nya. Dari dalam mobil yang telah menabrak tubuh Lea. Hingga membuat tubuh wanita itu tergeletak di tepi jalan dengan darah mengalir deras. Dari setiap sisi tubuhnya.


Lelaki tersebut keluar dari dalam mobil, dia berlari mendekati tubuh Lea. Dan melihat tubuh wanita yang tidak sengaja dia tabrak penuh dengan darah.


Tanpa pikir panjang, lelaki tersebut langsung mengangkat tubuh Lea. Dan memasukan tubuh Lea ke dalam mobil nya.


Lelaki tersebut mengendarai mobil nya dengan kecepatan tinggi, dia melintasi jalanan dengan normal. Karna kebetulan jalanan tidak begitu ramai dengan lalu lalang kendaraan.


Beberapa kali lelaki tersebut melihat ke belakang. Untuk memastikan wanita yang dia tabrak masih bernafas. Dengan tangan dan kemeja Berwarna biru langit yang di penuhi darah Lea. Dia terus melajukan mobil nya hingga sekitar 20 menit, dia sampai di sebuah rumah. Yang terbilang cukup besar.


Lekas lelaki tersebut membopong tubuh Lea. Masuk ke dalam rumah tersebut. Seorang satpam yang kaget dengan apa yang dia lihat. Hanya bisa mematung dengan beribu pertanyaan di dalam kepala nya. .


Lelaki tersebut terus berlari masuk ke dalam rumah. Tanpa menghiraukan kunci dan mesin mobilnya yang masih menyala tersebut. Hingga seorang pembantu rumah tersebut berulang kali beristighfar.


Bagaimana tidak beristigfar. Pemandangan yang di lihat nya. Mungkin saja tidak ingin dia lihat kembali. Majikan nya yang tengah berjalan dengan terburu buru. Membopong seorang wanita yang bahkan wajah nya telah di penuhi darah. Dan bahkan lantai rumah pun.


Banyak terdapat darah yang mengalir dari kepala wanita tersebut.


Lelaki tersebut menaiki anak tangga dengan tergesa gesa. Beberapa kali lelaki tersebut hampir terjatuh. Namun, dia bisa mengendalikan langkah dan tubuhnya. Hingga sampai di sebuah kamar di lantai dua.


Lekas lelaki tersebut membaringkan tubuh Lea di atas kasur. Segera dia memasangkan sebuah oksigen di jalur pernafasan Lea. Dan membersihkan darah yang mengalir dari kepala dan hidung nya Lea.


Lelaki tersebut merawat Lea dengan penuh telaten. Hingga kini Lea telah berganti pakaian. Tentulah bukan lelaki itu yang mengganti dan melucuti pakaian Lea. Dia memerintah pembantunya yang seorang perempuan paruh baya. Untuk menggantikan pakaian milik Lea.


Walau berulang kali. Wanita tersebut beristighfar. Karna melihat beberapa luka di bagian tubuh Lea. Bahkan kaki Lea. Terdapat banyak sekali duri yang masih menancap dan luka robek.


Hingga kini, kaki Lea telah di penuhi perban. Dan kepala Lea pun telah di perban. Selang infusan menempel di tangan wanita cantik itu. Matanya masih terpejam dengan rapat. Entah dia bisa selamat atau tidak?


Namun, lelaki tersebut tidak bisa membawa Lea ke rumah sakit. Dengan pakaian dan tangan yang masih di penuhi darah. Lelaki tersebut terus menatap Lea dengan lekat.


Ada banyak sekali pertanyaan dalam benak nya terhadap wanita yang telah dia tabrak tersebut.


"Den, siapa sebenarnya wanita ini? Mengapa dia terluka sangat parah?" Tanya pembantunya kala memasuki kamar. Dan melihat majikan muda nya tengah memandangi wanita itu.


"Saya tidak tahu Bi, tadi saya tidak sengaja menabrak nya" jawab lelaki tersebut


"Tidak bisa Bi, tadi saya melihat ada beberapa lelaki yang mengejar wanita ini. Saya rasa wanita ini memiliki masalah yang cukup serius. Dan mungkin saja nyawa nya dalam bahaya. Jika saya membawa dia ke rumah sakit. Saya takut mereka kembali dan justru melakukan perbuatan yang di luar nalar" jawab lelaki tersebut.


"Ya Allah, kasihan sekali wanita ini. Sebenarnya apa masalah yang menimpa dia?" Ucap pembantu tersebut.


"Saya pun tidak tahu, saya hanya berharap dia bisa bertahan dan kembali pulih. Dengan begitu kita bisa tahu apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa dia sampai di kejar beberapa lelaki" jawab lelaki tersebut.


"Aamiin, semoga semua nya baik baik saja ya Den" ucap pembantu tersebut. .


Pembantu tersebut pergi keluar. dan meninggalkan tuan nya yang masih menatap wanita yang terbaring tak sadarkan diri di atas tempat tidur.


************************


Satu Minggu Kemudian.........


Lelaki yang rupanya bergelar dokter tersebut. Dengan begitu telaten mengurus Lea. Yang sudah selama satu Minggu ini tidak sadarkan diri.


Dia merawat Lea. Dan mengganti perban yang menempel di beberapa tubuh Lea. Dengan begitu telaten. Bahkan dia juga mengoleskan obat di beberapa luka yang ada di kaki Lea.


11,30 malam....


Lelaki tersebut di kejutkan dari tidur nya kala tangan nya tak sengaja menyentuh lengan Lea. Dia merasakan panas yang luar biasa dari tubuh Lea. .


Lelaki tersebut memegang kening Lea dengan telapak tangan nya. Dan merasa kan suhu tubuh Lea sangat lah tinggi.


Lekas, lelaki tersebut turun dari lantai dua. Dan mengambil air untuk mengompres tubuh Lea.


Lelaki tersebut menatap wajah Lea. Yang terus mengeluarkan keringat. Berulang kali dia mengelap keringat tersebut. Dan mengompres kening Lea menggunakan air dingin. Agar suhu tubuhnya berkurang.


04,59 dini hari.


Rasa kantuk yang melanda lelaki tersebut akhirnya membuatnya terlelap. Setelah berulang kali mengganti kompres Lea dan berulang kali naik turun untuk mengambil air dingin.


Lelaki tersebut akhirnya tertidur dengan pulas nya. Dia tertidur dengan telapak tangan yang masih menempel di atas kain yang juga menempel di kening Lea..


Hingga pukul 09,35 siang hari.....


Pembantu lelaki tersebut masuk ke dalam kamar. Dan melihat majikan nya yang masih tertidur dengan tangan yang menggenggam lengan wanita yang sudah seminggu ini tidak sadarkan diri.


Senyum tersungging di sudut bibir wanita yang di perkirakan berumur 45 tahun tersebut.


Hingga dia berjalan dan membangunkan majikan nya secara lembut.


"Den, ini sudah jam 9 lebih. Apa Aden tidak pergi ke rumah sakit?" Tanya pembantu tersebut setelah majikan nya tersadar dari tidur nya.


"Iya Bi, terima kasih." Jawab lelaki tersebut. Seraya bangkit dari duduk nya.


"Mau bibi buatkan sarapan apa den?" Tanya pembantunya.


"Apa saja Bi, dan tolong bibi jangan tinggalkan wanita ini ya. Jaga dia selama saya pergi bekerja" jawab lelaki tersebut seraya berjalan keluar kamar.


Sebelum akhirnya dia benar benar keluar kamar. Lelaki tersebut menoleh ke belakang dan melihat Lea yang masih terlelap dengan alam bawah sadar nya itu.


Entah kapan wanita yang dia bawa ke rumah. Dan tidak sengaja dia tabrak. Akan sadarkan diri.......