
Hai para readers ku yang tersayang.. terima kasih sudah membaca sampai di episode ini...aku mau cerita sedikit ya... sebenernya aku udah gak pengen nerusin nulis cerita ini... karena banyak kerjaan.. dan mau aku tamatin segera... terima kasih banyak yang sudah mampir baca, like,komen,apalagi favorit.
* * * * *
Dina sudah sampai dirumahnya, ia pun langsung masuk kedalam kamar untuk beristirahat.
sementara Jiran bersama Anton menuju bandara untuk menjemput papa dan mama Jiran diluar negri.
saat diperjalanan ban mobil yang dikendarai Anton dan Jiran bocor, mau tak mau untuk sampai dibandara dengan cepat Jiran memilih naik taksi online.
karena Jiran tidak ingin ketinggalan pesawat..ia ingin menjemput orang tuanya sekaligus untuk menyelesaikan pekerjaannya.
* * * * *
Dina sedang diatas tempat tidurnya, mengistirahatkan kedua kakinya. hari ini ia sudah cukup lelah, meskipun hanya ke butik dan makan dengan Jiran dan Anton.
tiba tiba perasaannya tidak enak. ia pun memutuskan tidak memikirkannya lagi, ia hanya berdoa dalam hatinya agar diberi ketenangan, semoga tidak terjadi sesuatu yang buruk.
* * * * *
Waktu sudah menunjukkan pukul tujuh malam. tapi Jiran belum juga memberi kabar pada Dina menambah kecemasan gadis itu.
ia memutuskan untuk menelfon Jiran duluan
nomor yang anda tuju berada diluar jangkauan, silahkan coba lagi
ponsel Jiran tidak bisa dihubungi. Jiran semakin cemas, akhirnya Dina memutuskan menelfon Anton asisten Jiran.
assalamualaikum, dina
wa'alaikumsalam, Anton
mas Anton, ini saya dina.saya ingin menanyakan kabar Jiran, apa dia lagi sama mas Anton? Dina
maaf Dina, saya tidak jadi ikut Jiran. Jiran tadi berangkat sendiri. apa dia belum memberi kabar? Anton.
belum mas, ponselnya tidak bisa dihubungi. tolong kasih tau saya ya jika ada kabar dari Jiran. Dina
ok. nanti saya akan coba hubungi om Johan . Anton
Dina menutup telfonnya dengan perasaan yang semakin tak karuan. ya Allah,lindungi Jiran
paginya nyonya Sinta memberi kabar bahwa Jiran sudah sampai di tempat papa dan mamanya, Dina sangat lega mendengarnya. terlihat nomer yang tidak dikenal menelfonnya
assalamualaikum, terdengar suara yang dikenalinya di seberang telefon
wa'alaikumsalam, Jiran ini kamu?
iya Din ini aku, maaf bikin kamu cemas. kemarin ponsel aku hilang waktu aku naik taksi online.karena aku buru buru langsung turun dari taksi, aku nggak ingat ponselku lagi.maaf ya
iya nggak apa apa, gimana kabar om dan Tante ?
Alhamdulillah, semua baik disini. mungkin besok aku baru balik lagi kesana. papa mama juga ikut,rencananya setelah semua urusan disini beres.
Dina,kamu sudah sarapan?
khm, belum.aku baru selesai rapih rapih aku sama ibu mau ketempat ummi.
Ya sudah kamu sarapan dulu ya, aku juga mau sarapan terus nanti ke kantor. kamu hati hati ya,salam buat ibu dan ayah.juga ummi.
iya ,ya udah aku sarapan dulu ya.assalamuallaikum,
wa'alaikumsalam.
Dina lalu sarapan dengan ayah dan ibunya.hari Senin memang hari yang sangat sibuk.ayah Jiran langsung berangkat kekantor seusai sarapan.sedangkan Dina dan ibunya bersiap untuk ke tempat ustadzah mini.
sebelum kerumah ummi.begitu ia memanggil ustadzah mini.dina dan ibunya pergi membeli buah tangan untuk ummi. ia memilih membawa kue kue dan juga buah buahan untuk gurunya.
ustadzah mini memang hampir sama umurnya dengan Dina hanya lebih tua dua tahun dari Dina,ummi sudah menikah dan mempunyai satu anak perempuan yang sangat manis, karena bisa dibilang ummi menikah muda ketika usianya delapan belas tahun, karena suami ummi masih kuliah di Kairo menempuh pendidikan S2 disana dan sudah mau lulus.
*
*
*
*
*
maaf ya kalau ada banyak salah penulisan. terima kasih sudah mampir di novel ini, saya sangat berharap kalian meninggalkan jejak like atau komen.terima kasih kritik dan sarannya yang sangat membantu saya agar novel ini menjadi semakin lebih baik .. love you all..