
Masih kembali ke masa lalu
Beberapa hari kemudian
Rumah sakit xxxxxxx
pusat kota.
"Astaghfirullahul'adzim...."
Nyonya Lana Lan berusaha mencari pegangan setelah mengucapkan istighfar, dia mencoba untuk mundur dan mencari kursi. Pelayan kepercayaan nya secepat kilat memajukan kursi, menopang tubuh majikan nya dengan cepat dan membiarkan nyonya Lana lan duduk disana.
Seorang dokter perempuan yang usia nya lebih tua dari nyonya Lana lan terlihat memijat-mijat Kepala nya dia cukup pusing soal keadaan saat ini.
"Joyce, aku harap ini mimpi"
Wanita tersebut berucap pelan, Sangat gelisah karena keadaan. apa yang menimpa putranya seperti mimpi dan ini benar-benar membuatnya tidak bisa bernafas dengan baik. nyonya Lana lan berharap apa yang terjadi saat ini hanya sebuah mimpi atau ilusi tidak benar-benar nyata di antara semuanya.
Putranya mencelakai satu keluarga besar karena perbuatan nya, kehidupan dunia malam dan mafia Dru menyeret Laki-laki tersebut pada kejadian mengerikan, kejar-kejaran dan baku tembak pada musuhnya malah berakibat mengerikan pada keluarga yang tidak bersalah.
Seorang ibu dan anak kecilnya meninggal, kemudian seorang gadis muda kritis hingga saat ini, belum lagi beberapa orang yang terkena imbas nya didalam tragedi tersebut.
"Polisi sedang melakukan investigasi"
Seorang laki-laki di ruangan tersebut bicara, dia berusaha untuk menjelaskan pada nyonya Lana lan.
"Dru minum dan dalam kondisi sulit dijelaskan, meskipun dia mengelak dan berkata masih sadar, tapi dia yang menyebabkan semua kecelakaan, para saksi bahkan telah dimintai keterangan, ini mungkin akan menyeret Dru ke penjara atau bahkan hingga ke tiang gantungan"
Lanjut laki-laki itu lagi.
Oh ya Allah....
Ibu mana yang tidak hancur mendengar nya, mengetahui anak nya membuat kekacauan besar, menyebabkan kecelakaan dahsyat bahkan membunuh orang tidak bersalah.
Berhenti berkutat pada lembah hitam, Dru. Mommy mohon.
Apa harus menunggu Allah SWT memperingati kamu? baru kamu mau keluar dan bertaubat?!.
Seharusnya ucapan itu tidak pernah dia lesatkan dari bibir nya dibalik kemarahan nya saat dia gerah dan kesal dengan kehidupan putranya. semua orang punya masa lalu dan kelam, tapi lepas lebih awal bukankah lebih baik?!.
Kau sudah cukup dewasa, Dru.
"Panggilkan aku pengacara Edward, aku harus bicara pada nya"
Ucap Wanita tersebut kemudian, dia meraup kasar wajah nya.
"Ini tidak akan mudah, Lana lan"
Dokter Joyce menatap nyonya Lana lan untuk beberapa waktu.
"Apa aku harus diam saat anak ku dalam keadaan tidak baik-baik saja Joyce? ini ... bagaimana jika itu terjadi pada putra mu?"
Dia tidak berniat mengatakan nya tapi terpaksa mengeluarkan suara jika saja Joyce mengalami apa yang dia alami apakah masih berpikir ini akan mudah atau tidak mudah.
"Kasus nya telah naik ke meja hijau, keluarga gadis itu menuntut untuk terus menggulir kasus nya hingga akhir, semakin gegabah kita bergerak, akan semakin sulit Dru untuk bebas, jika salah langkah Dru bisa mendekam di jeruji besi menghabiskan sisa hidupnya atau menerima hukuman gantung"
"Belum lagi ayah gadis itu dan ibu tiri nya bahkan menuntut denda yang begitu besar Lana lan, dia menekan untuk mengambil keuntungan besar, tunggu gadis muda itu sadar, satu-satunya cara dengan bicara pada gadis itu dan membuat sebuah kesepakatan untuk Dru dan masa depan nya"
Laki-laki di hadapan nya kembali Bicara, berusaha menenangkan Lana lan untuk beberapa waktu.
Sejenak bola mata Lana lan terlihat berkaca-kaca.
"Lalu bagaimana jika gadis itu tidak sadar dan bangun dari tidur nya, Elliot? "
Seketika air mata Wanita tersebut tumpah.
"Bagaimana masa depan Dru kami? aku...."
Dan dia tidak mampu melanjutkan kata-katanya.