
Ditengah keadaan yang terlihat rumit, mommy Lana Lan bergerak cepat dari posisi duduknya dan tidak melanjutkan ucapannya pada Xia, Seolah-olah tahu jika Xia memang tidak menyukai Heidi, gadis itu bagi Xia bukan hal yang baik untuk dibicarakan didalam keluarga mereka.
Melihat mommy nya pergi menjauh membuat perempuan tersebut menghela kasar nafasnya aembari pandangan Xia menelisik mommy nya yang terlihat Mencoba untuk menghubungi seseorang.
"Mommy terlalu memanjakan dia"
Oceh Xia lagi, Defina dan Gina hanya bisa diam tanpa berani mengeluarkan suaranya.
Daddy Xavier tampak ikut menghela nafas nya berat, membuat laki-laki tersebut kehilangan nafsu makan nya secara tiba-tiba.
"Berlaku lah lebih bijak, daddy tahu ini sebentar lagi dan semua akan usai, sementara waktu harus bijaksana menanggapi semua nya"
Lanjut laki-laki tersebut lagi.
"Daddy akan pergi ke perusahaan Cullen, menemui Uncle mu karena ada sesuatu yang harus daddy lakukan"
Laki-laki tersebut pada akhirnya bicara dan berniat untuk beranjak namun istri nya tahu-tahu kembali datang mendekat.
"Hati-hati di jalan, jangan terlalu ngebut bawa mobil nya"
Tiba-tiba nyonya Lana Lan bicara tepat di belakang suami nya.
"Hmm jangan khawatir"
Dan laki-laki tersebut beranjak pergi dari sana.
Lana Lan kembali ingin bicara pada putrinya xia, namun tiba-tiba Dru datang sembari menggenggam erat bahu Tiffany kemudian berkata.
"Aku akan membawa Tiffany untuk melihat kondisi Heidi untuk menghindari gunjingan dan pemikiran orang yang tidak-tidak, Mom"
Laki-laki tersebut bicara, meremas bahu Tiffany sembari menatap mommy nya kemudian dia melirik kearah Tiffany yang terlihat memiringkan kepalanya untuk melihat ke arah Dru.
"Aku dirumah bukan masalah"
Ucap Tiffany menolak dengan pelan.
Mendengar ucapan istrinya Dru langsung menggeleng kan kepala.
"Tidak, ini akan cukup sulit untuk ku jika pergi sendiri."
Dia mencoba mengingatkan Tiffany.
Mendengar ucapan Dru Tiffany terlihat diam sejenak, dia seolah-olah memikirkan sesuatu.
"Pergilah, kamu tidak tahu menghadapi Heidi tidak semudah kelihatannya Tiff, Dru akan kesulitan pulang tanpa kamu di sisi nya"
Xia menyahut cepat, memberikan peringatan pada Tiffany soal gadis yang akan mereka hadapi, dia berusaha untuk tidak kembali bicara tapi Seolah-olah mengingatkan Tiffany soal gadis yang akan di temui Dru.
Pada akhirnya Tiffany mengangguk kan kepala nya, dia mengembangkan senyuman nya secara perlahan.
"Pergilah, dia tidak baik-baik saja. Mommy sudah minta pada dokter J untuk segera pergi ke kediaman Heidi"
Ucap wanita tersebut lagi kemudian, menatap Dru dan Tiffany secara bergantian.
Tiffany sama sekali tidak menjawab, dia hanya menganggukkan kepalanya secara perlahan kemudian membiarkan Dru meraih tangan nya, membawa dia pamit untuk keluar dari sana.
"Usahakan kembali ke perusahaan sebelum jam 10 pagi"
Dan suara Xia terdengar memberikan perintah.
"Kakak akan mengatur jadwal bulan madu kalian, lebih cepat lebih baik, berhenti mengurusi soal Heidi dan fokus pada kehidupan baru mu, Dru"
Lanjut perempuan itu lagi.
Terdengar begitu egois tapi dia berusaha untuk menahan perasaan nya saat ini secara diam-diam, menyimpan sesuatu didalam hati nya namun tidak meluap kan nya.
Dru terlihat diam mendengar ucapan kakak perempuan nya, dia tidak menjawab hanya menatap Xia untuk beberapa waktu sebelum beranjak.
"Dengarkan kakak, ini saran baik untuk kalian"
Lanjut nya lagi kemudian.
******
Catatan \= Untuk readers baru yang belum tahu karekteristik mak author yang mikir ini novel kek drama ikan terbang silahkan baca novel lain dan cari author lain, kalau mau baca yang memacu adrenalin serasa nonton film Turki, drama Korea atau luar yang plot dan alur nya sulit di tebak silakan bertahan dan baca ini novel sampai akhir.
Yang khatam ciri khas author, Wellcome again di novel Mak author yang bisa membolak-balikkan peran dalam teka-teki tidak terduga, yang kadang protagonis bisa jadi antagonis dan mungkin sebalik nya, yang di benci bisa jadi sangat berharga.
Love you selangit cakrawala
Eva Hye Seung.