
"Cukup, tak perlu basa basi. Sekarang ungkapkan apa yang telah kau pahami dari gulungan itu." Zhou Fan berjalan menutup jendela yang terbuka, pemuda itu menyalakan lilin dan membuat ruangan agak terang.
Lan Ning mengerucutkan bibirnya, memasang ekspresi wajah kesal. Namun seketika serius ketika Zhou Fan menatapnya tajam. "Baik baik, kenapa kau begitu kejam terhadapku. Emn ... Formasi, adalah sebuah ...."
" ... Kau bisa mengendalikan api, oleh karena itu formasi dasarmu adalah api. Jadi aku harus bisa mengendalikan es agar bisa menciptakan formasi berkekuatan es."
Zhou Fan mangut mangut, tapi ketika mendengar kalimat terakhir pemuda itu menggelengkan kepala dengan cepat. "Es bukanlah elemen dasar, kau tak akan bisa menguasainya. Tapi -- "
"Apa?! Bukankah itu berarti akan sia sia?" Lan Ning berdecak pasrah.
Sementara Zhou Fan merapatkan gigi kesal. "Tidak ada yang bilang itu akan sia sia, aku belum selesai berkata, tapi kau memotongnya."
Lan Ning menoleh dengan semangat, bahkan wajahnya terlihat berbinar mendengar perkataan Zhou Fan. "Kau harus mengajariku."
"Tangkap itu." Zhou Fan melemparkan sebuah kristal beast berelemen air.
Lan Ning memandang dengan heran, dia tak tahu harus berbuat apa terhadap kristal beast di tangannya.
"Kau seraplah, aku akan membantumu." Zhou Fan duduk di lantai, tapi Lan Ning yang tidak tahu harus apa hanya mengeluarkan wajah penuh tanya.
Zhou Fan sekali lagi harus menghela nafas, kemudian mengatakan kepada Lan Ning bahwa dia harus bersila di depannya sambil menyerap kristal beast.
"Apakah ini akan berhasil, aku tak pernah mendengar cara ini. Bahkan ayahku harus menjalani siksaan petir langit selama satu bulan sebelum dia bisa menguasai elemen petir." Lan Ning berkata sambil mulai duduk bersila di hadapan Zhou Fan.
Hem...
"Aku ada panduan dari Kitab Emperor, kenapa harus melakukan suatu yang sulit seperti. Pepatah mengatakan 'jika ada yang mudah, kenapa memilih yang susah?'." Zhou Fan berkata tapi tak bersuara, dia mulai meletakkan telapak tangan di punggung Lan Ning.
"Remas itu, hancurkan dengan kekuatanmu." Zhou Fan menyalurkan tenaga dalam pada tubuh Lan Ning, sementara wanita itu mengikuti apa apa yang dia katakan.
"Fokus, mulai alirkan tenaga dalam ke telapak tangan. Ikat kekuatan elemen air yang ada dan mulailah membiasakan diri." Zhou Fan menekan beberapa titik punggung dan membuat Lan Ning menjerit.
Meski begitu Lan Ning melakukan seperti yang dia katakan, bahkan tidak mengeluh atau mencoba untuk membantah. Lan Ning berusaha melakukan dengan cepat, karena nyawa adiknya bergantung dari usahanya.
Ahk!!
Zhou Fan menyipitkan mata, dalam benaknya dia berkata. "Orang akan salah paham jika mendengar teriakannya."
Di luar ruangan Zhou Fan...
"Hohoho, sekarang aku yakin bahwa mereka mempunyai suatu hubungan." Shao Mingrui tertawa lirih sambil menarik telinganya yang semula menempel di pintu ruangan.
Setelah Zhou Fan menutup pintu, dia tidak meninggalkan ruangan begitu saja. Rasa penasaran yang sangat tinggi membuatnya bertahan dan ingin membuktikan sendiri apa yang akan terjadi selanjutnya.
Sekarang semuanya telah terbukti, dan ini adalah suatu yang sangat menggemparkan.
Lan Ning di kenal sebagai tuan putri Kota Bei Xian, itu tidak terlepas dari kecantikannya. Namun sekarang wanita nomor satu di kota telah takluk di tangan seorang pemuda dan itu adalah saudaranya. Benar benar menakjubkan.
Sementara di dalam ruangan, Zhou Fan masih menyalurkan tenaga dalam untuk membantu Lan Ning. Jika tidak, mungkin wanita itu akan kesulitan bahkan bukan tidak mungkin akan gagal.
"Bagus seperti itu, aku akan membawamu pada titik tertinggi, setelah itu kau akan lebih nyaman." Zhou Fan menyalurkan lebih banyak tenaga dalam, membuat Lan Ning menghilangkan kerutan di keningnya.
Shao Mingrui yang mendengar perkataan Zhou Fan dibuat tersedak oleh ludahnya sendiri, dia bahkan seketika melompat menjauh karena saling terkejutnya.
"Tak kusangka, saudaraku akan begitu lihai dalam memainkan perannya." Karena tak tahan, Shao Mingrui memilih untuk meninggalkan ruangan dan kembali ke tempat tinggalnya.
Namun mengingat bayangan kristal beast tingkat kedelapan, semangat seolah kembali terbakar dalam dirinya.
Hyat...
Lan Ning berteriak, wanita itu mencoba mengakhiri semuanya dengan sempurna.
Busht!
Ledakan ringan terjadi dan membuat beberapa barang terjatuh dari tempatnya. Zhou Fan duduk sambil menyangga tangan ke belakang, sementara Lan Ning sudah terkulai lemas tak berdaya.
"Ini sangat melelahkan." Dengan sisa nafas yang masih memburu, Lan Ning mencoba duduk dan bersandar di tempat tidur.
Zhou Fan tersenyum puas, tidak terbayang bagaimana jika wanita ini melakukan tanpa bantuannya, seperti apa yang dia lakukan, mungkin sudah jatuh pingsan.
Karena dia membantu prosesnya, dia menanggung setengah dari dampak yang seharusnya dirasakan oleh Lan Ning. Namun membantu itu lebih susah, karena harus menyesuaikan arus tenaga dalam yang ada di tubuh sang tokoh utama.
Andai aliran tenaga dalam yang dialirkan terlalu lambat atau cepat, maka itu akan berdampak buruk bagi Lan Ning. Perbedaan kecepatan aliran itu bisa mengakibatkan arteri di dalam tubuh pecah dan berujung pada kematian.
Namun kemungkinan buruk itu tidak akan pernah terjadi, karena Zhou Fan melakukannya dengan sangat baik, meski dia harus melakukan kerja dua kali sebagai gantinya.
"Apakah ini sudah selesai, apa aku sudah bisa langsung mempelajari teknik formasi itu?" Lan Ning yang sudah menelan beberapa pill pemulihan memandang Zhou Fan dengan antusias.
"Tidak semudah itu, yang kau kuasai masihlah berupa air, bukan es, selain itu penguasaanmu terhadap elemen air masih sangat lah dangkal, kau harus menguasainya terlebih dahulu." Zhou Fan menghela nafas, dia kemudian berdiri dan meminum arak dari gelas di dekatnya.
"Baiklah, aku rasa sampai di sini saja hari ini. Tubuhku terasa remuk semua." Lan Ming berjalan ke arah pintu, membuat Zhou Fan mengerutkan kening.
"Bukankah kau datang dari jendela?"
Cih...
Lan Ning tak menjawab, dia mendengus sambil membuka pintu dengan kesal.
Bagaimana dia bisa keluar dari jendela, bahkan untuk berjalan saja masih sedikit kesulitan.
Zhou Fan mengangkat kedua bahunya, kemudian menuangkan arak ke dalam mulutnya.
***
Shao Mingrui yang tengah duduk dengan putranya, ketika melihat Lan Ning berjalan dengan kaki gemetar langsung menahan nafas dengan spontan.
Woah...
"Sepertinya saudaraku bermain dengan sangat ganas, sampai sampai Nona Lan tidak bisa berjalan." Shao Mingrui menggelengkan kepala, membuat Cheng Liyu yang berada di sampingnya penasaran.
"Suamiku, sebenarnya apa yang kau lakukan. Apakah ada yang salah terhadap Nona Lan?"
Menghadapi pertanyaan istrinya, Shao Mingrui menggeleng. "Tidak tidak, hanya saja mungkin telah terjadi suatu yang luar biasa antara saudaraku dengan Nona Lan."
Cheng Liyu mengerutkan kening, ketika menyadari begitu sulitnya Lan Ning melangkah, alisnya sedikit terangkat. "Apakah saudara Zhou yang melakukannya?"
Shao Mingrui mengangguk dengan bangga. "Hem, tentu saja, siapa lagi jika bukan saudaraku itu. Dia sama sepertiku, sangat perkasa."