
Ciu San mendorong pintu, masuk memburu pria tua yang menerobos masuk ke dalam ruangan tuan mudanya. Namun saat ia sudah di dalam, melihat Zhou Fan berdiri dengan luka di sekujur tubuhnya.
Pria tua terlihat bingung, memandang Zhou Fan dengan lekat. Ternyata masih baik-baik saja, sempat mengira akan terluka sangat parah.
Zhou Fan juga bingung, dia bahkan tak mengetahui siapa pria tua ini. Namun masuk ke dalam ruangannya, merusak pintu tanpa rasa bersalah.
"Tuan muda, kau?" Ciu San masih fokus dengan luka yang ada di tubuh Zhou Fan, pakaian yang semula hitam berubah warna menjadi merah.
Zhou Fan mengangkat tangan, ia baik-baik saja. Hanya saja membutuhkan beberapa waktu untuk memulihkan diri. Dengan langkah tertatih-tatih kaki berjalan menuju tempat tidur, duduk sambil meluruskan kaki.
Meski rasa sakit dan luka yang diderita cukup lumayan, sama sekali tidak sebanding dengan hasil yang ia dapatkan. Naik dua tingkatan sekaligus, sungguh merupakan kompensasi yang sangat layak.
Kini ia berada di tingkat petarung suci bintang enam, dalam beberapa kasus sanggup menghadapi petarung suci bintang tujuh.
"Pak tua, kenapa kau masih di sini?" Ciu San memandang pria tua dengan tidak suka, ingin mengusir sejauh yang ia bisa.
Pria tua tak menghiraukan ucapan Ciu San, mendekat ke tempat Zhou Fan. "Apakah kau yang berhasil menciptakan pill tingkat jiwa?"
Zhou Fan terkejut mendengar perkataan pria tua, tapi sekilas ekpresinya kembali normal. Petir yang disebabkan pill tingkat jiwa sangat dahsyat, tentu dapat diketahui banyak orang.
Namun, tidak semua orang dapat mengenali peristiwa semacam itu adalah dampak keberhasilan dalam menciptakan pill tingkat jiwa.
Siapa pria tua ini? Tidak mungkin jika hanya pria tua biasa.
Zhou Fan menelisik kekuatan pria tua. Kekuatannya tidak lemah, sama dengan dirinya--petarung suci bintang enam. Pria tua ini jelas tidak sederhana, besar kemungkinan juga merupakan alkemis bintang lima.
"Nampaknya benar, memang kau orangnya." Pria tua langsung bersujud, tak mempedulikan status ataupun kekuatan petarung suci dia memuja Zhou Fan laksana seorang murid.
"Bisakah kau mengajarkan pria tua ini cara mengolah pill tingkat jiwa?" Pria tua dengan berani merendahkan harga dirinya sendiri.
Zhou Fan hanya diam tak memberikan jawaban.
"Pill tingkat jiwa merupakan tingkatan pill yang sudah lama punah, mungkin ratusan tahun lalu adalah waktu terakhir alkemis Kekaisaran Han mampu membuatnya. Dapat melihatnya lagi merupakan titik terang bagi ilmu alkimia dalam Kekaisaran Han." Pria tua mulai bercerita, dia bahkan tak menarik lututnya untuk berdiri.
"Pak tua, apakah sopan jika kau bahkan belum memperkenalkan diri? Jangankan tuan muda, bahkan orang lain juga tak akan menanggapi jika kau tetap bersikap demikian." Ciu San melirik sinis, pandangannya sama sekali tidak berubah tentang pria tua ini.
Pria tua tersenyum canggung, dia kemudian memperkenalkan dirinya. "Pria tua ini adalah Huo Yu, seorang pria tua yang mengabdikan dirinya di bidang alkimia."
"Junior... Tidak! saudara, bisakah kau memberitahukannya kepadaku?" Huo Yu masih dalam posisinya, sama sekali tidak berniat bangkit dari duduk berlututnya.
Zhou Fan merasa pria tua bernama Huo Yu ini memiliki sifat yang rendah hati dan lurus. Dapat dilihat dari cara ia memperkenalkan diri tanpa menyebut satupun kelebihan yang dia punya, padahal Zhou Fan bisa menebak jika Huo Yu merupakan alkemis bintang lima.
Kemudian, merendahkan diri dan dengan tulus meminta kepadanya. Jelas dari usia serta kultivasi Huo Yu tidak bisa dipandang sebelah mata, tapi tetap melakukannya.
Ciu San langsung mengerti, meraih kursi dan menempatkannya di tempat Huo Yu.
"Pak Tua Huo, apakah kau sudah mengumpulkan semua bahannya? Untuk membuat pill tingkat jiwa membutuhkan bahan-bahan yang langka."
Huo Yu tersenyum canggung sambil menggaruk tengkuk kepala, "Aku hanya ada teratai api tujuh warna, tidak memiliki intisari beast."
Zhou Fan menghela nafas, memang intisari beast merupakan bahan yang sangat langka. Sungguh disayangkan ia sudah tak memiliki intisari beast karena telah digunakan untuk membuat pill tingkat jiwa sebelumnya.
Ekspresi Huo Yu nampak murung, Zhou Fan merasa simpati. "Pak Tua Huo, jika memang tak ada tak apa. Kau bisa mempelajari teknik pengolahannya terlebih dahulu."
Zhou Fan mengeluarkan gulungan yang masih kosong, menulis tahapan yang harus diperhatikan saat mengolah pill tingkat jiwa. Memang tidak biasa, jika bukan karena kitab emperor mungkin ia juga tidak akan bisa membuat pill tingkat jiwa.
Huo Yu melihat dengan cermat tulisan Zhou Fan, perlahan kegiatan di keningnya semakin jelas. "I--ini ...." Dengan terkejut ia memandang Zhou Fan, seolah mendapatkan suatu yang sangat tidak masuk akal.
"Terapkan cara tersebut pada pill tingkat sepuluh. Kau akan merasakan perbedaan dengan teknik alkimia biasa." Mendengar kata Zhou Fan, Huo Yu menggulung kertas di tangannya, menundukkan kepala sebagai rasa terima kasih karena telah memberikan petunjuk dalam ilmu alkimia.
"Saudara, terimalah tanda ini sebagai bentuk terima kasih. Suatu saat mungkin akan berguna." Setelah berkata Huo Yu pamit undur diri, pergi dengan terburu-buru. Dia sangat tak sabar menerapkan teknik alkimia yang baru saja ia dapatkan.
Zhou Fan cukup kagum dengan totalitas Pak Tua Huo, bahkan dengan pencapaiannya yang sangat tinggi, dia tak segan menundukkan kepala demi meningkatkan kemampuan.
Hem...
Token perak di tangan tak ada tulisan apapun, hanya sebuah tanda silang dengan motif rumit di atasnya. Tak tahu token apa itu sebenarnya, memasukkan dalam cincin penyimpanan mungkin akan berguna seperti kata Pak Tua Huo.
"Tuan muda, tidaklah kau khawatir dia akan menyalah gunakan teknik alkimia itu?" Zhi Long masih tak paham, mengapa tuan mudanya ini memberikan teknik yang seharusnya menjadi rahasia kepada pria tua yang bahkan tak diketahui jelas identitasnya.
Zhou Fan menelan pill pemulihan, kemudian duduk bersila. "Jangan banyak berpikir, kalian belilah beberapa bahan. Aku akan membuat pill kultivasi untuk kalian."
Wajah Ciu San berbinar senang, begitupun dengan Zhi Long. Namun, nampak jelas jika masih terdapat pertanyaan dalam kepalanya.
"Tuan muda?" Ciu San menjulurkan tangan tanpa sungkan.
Zhou Fan mengatunkan tangan mengeluarkan satu cincin penyimpanan. "Catatan bahan ada di dalam cincin penyimpanan, selain itu ada sekitar puluhan ribu uang kertas, kumpulkan semua bahan itu di kios tanaman herbal sekitar penginapan."
Ciu San meninggalkan ruangan dengan semangat, ia senang karena sisa uang akan menjadi miliknya.
Zhi Long melirik sekilas, kemudian mengikuti Ciu San yang sudah menghilang keluar.
Zhou Fan tahu apa yang dikhawatirkan Zhi Long, tapi jika ia ragu dengan Pak Tua Huo, tak mungkin akan memberikan teknik pengolahan itu kepadanya. Tentu keputusan diambil setelah pertimbangan yang cukup matang.