Legenda Petarung (2)

Legenda Petarung (2)
Chapter... 106 : Kabar Kristal Kelima


"Tuan muda, apa yang akan kita lakukan selanjutnya?" Ciu San memperhatikan sekitar, suasana nampak berbeda setelah mereka melintasi perbatasan Kekaisaran Han.


Zhou Fan tidak menjawab pertanyaan Ciu San secara langsung, ia mencari sebuah kedai dan ketika mendapatkan apa yang ia cari tanpa basa-basi langsung berjalan menuju ke sana.


"Kalian carilah tempat duduk yang terpisah, kumpulkan informasi sebanyak mungkin. Saat malam baru kita akan pergi." Setelah berkata Zhou Fan berjalan ke sebuah meja yang masih kosong.


Ciu San memandang Zhi Long, sementara yang dipandang tengah mencari tempat duduk kosong.


"Kakak, kau jangan terlalu banyak minum hari ini." Sebelum meninggalkan Ciu San, Zhi Long tak lupa mengingatkan sedikit tentang kebiasaan sang kakak yang terlalu suka minum.


Ciu San mendengus, kemudian menuju ke sisi lain kedai.


Sementara di tempat Zhou Fan, pemuda itu digandrungi seorang wanita yang tiba-tiba berdiri di samping mejanya.


"Tampan, apakah kau membutuhkan teman?" Wanita yang masih terlihat muda itu bertanya sembari mendekatkan wajahnya.


Zhou Fan melirik sekilas, ia langsung tahu jika wanita ini memiliki niat terhadapnya.


"Tampan, nona ini ingin mentraktirmu dengan sekendi arak terbaik. Bagaimana?" Wanita itu mengedipkan mata, dengan bibirnya yang merah membuat penampilan nya terlihat menggoda.


Namun sayang dia--Zhou Fan tidak tertarik dengan 'barang obralan'. Bahkan diberikan secara gratis pun ia tak akan berpikir dua kali untuk menolaknya.


"Bagaimana, nona ini sangat baik kepadamu. Apakah kau tidak akan mempertimbangkannya, hem?" Wanita itu kemudian memanggil pelayan dan memesan arak terbaik.


Tak butuh waktu lama untuk pelayanan datang membawa pesanan.


"Minumlah, ini adalah arak kualitas terbaik. Nona ini yang traktir."


Zhou Fan meraih gelas itu, tapi tidak langsung diminum. "Bagaimana bisa aku minum jika kau sendiri tidak minum."


Wanita itu tersenyum, kemudian meraih gelas dan meminumnya.


Melihat hal ini lengkungan bibir Zhou Fan semakin jelas.


Tak terasa satu kendi arak telah habis tak bersisa, semua dihabiskan wanita itu sendiri dan saat ini dalam keadaan mabuk berat.


"Siapa namamu?" tanya Zhou Fan sembari meletakkan gelas yang sama sekali tidak ia minum.


Wanita itu bangkit, tapi kembali duduk dan berkata. "Namaku adalah Heng Biyu, putri tetua kedua klan Heng, salah satu klan tingkat pertama di Kota Hong."


Setelah menjawab wanita itu meletakkan kepalanya di atas meja. Sementara Zhou Fan tersenyum puas melihat wanita ini menjawab pertanyaan yang dia ajukan.


"Apa kau mengetahui Klan Sian?" Zhou Fan mengingat jika marga sang guru adalah Sian, jadi sangat mungkin jika klan nya adalah Klan Sian.


Namun tidak sesuai harapan, Heng Biyu menggeleng.


Zhou Fan menyipitkan mata, tidak adakah informasi tentang Klan Sian, klan gurunya--Sian Lou?


"Ada berapa klan yang ada di Kota Hong?"


Beberapa saat Heng Biyu hanya diam, tapi setelah itu dia menjawab pertanyaan Zuou Fan dengan gamblang. "Di Kekaisaran Han ada lima kota, Kota Hong adalah salah satunya. Hik ... Di Kota Hong terdapat tiga keluarga bangsawan serta puluhan klan. Namun hanya lima yang termasuk klan besar."


Zhou Fan meraih gelas di depannya, meneguk nya perlahan. Ia sudah tahu menganai Kekaisaran Han yang hanya memiliki lima kota, tidak seperti Kekaisaran Shao yang terdiri dari banyak kota.


Lima kota tersebut adalah Kota Hong, tempat sekarang Zhou Fan berada. Kemudian ada Kota Lu, Kota Dianlan, Kota Zi dan yang terakhir yang juga merangkap sebagai ibukota kekaisaran, Kota Huang.


Tak terasa malam telah datang, Zhou Fan tak memungkiri mendapat begitu banyak informasi dari nona muda Klan Heng di hadapannya ini.


"Palayan," Zhou Fan memanggil seorang pelayan wanita, menunjuk Heng Biyu kemudian memesan sebuah ruangan.


"Tempatkan dia di ruangan itu," ucap Zhou Fan seraya mengeluarkan beberapa lembar uang kertas.


Pelayan menerima dengan senang, ia kemidian membawa pergi Heng Biyu dari tempat Zhou Fan berada.


Zhou Fan memesankan Heng Biyu sebuah ruangan karena ia merasa terbantu dengan informasi yang telah diungkapkan kepadanya. Dia bukan orang tak tahu berterima kasih dengan meninggalkan nya begitu saja. Walau sebenarnya wanita itu memiliki niat terhadapnya, tak masalah selama ia tidak mendapatkan kerugian apapun darinya.


"Apa yang kau dapatkan?" Zhou Fan bertanya kepada Ciu San yang telah keluar beberapa saat sesudahnya.


"Tidak banyak tuan muda, hanya beberapa informasi yang tak terlalu berguna. Hanya saja belakangan di kota ini--Kota Hong terjadi perselisihan antar klan besar, Klan Heng salah satunya."


Zhou Fan merasa tertarik mendengar penjelasan Ciu San, ia pun memasang telinga dan mendengar dengan seksama.


"Dua minggu lagi akan ada kompetisi di antara lima klan besar. Masing masing akan menurunkan lima perwakilan. Dan yang paling mengejutkan adalah orang asing dapat mewakili selama memiliki hubungan dengan salah satu klan tersebut."


Zhou Fan tak lagi tertarik, mungkin sangat menyenangkan. Tapi tak ada hubungan apapun terhadapnya.


Bersamaan dengan itu Zhi Long keluar, wajahnya nampak bersemangat membuat Zhou Fan langsung bertanya. "Apa yang kau dapatkan."


"Tuan muda, ini akan berguna. Ini adalah informasi yang engkau butuhkan." Zhi Long tak bisa menyembunyikan kebahagiaan dalam ekspresinya, dia memaparkan semua dengan begitu jelas.


Namun Zhou Fan masih belum menangkap inti informasi yang akan dia sampaikan, membuatnya menunggu dengan wajah geram.


"Dari beberapa pengunjung terdengar kabar jika akan ada lelang di kota ini. Dan barang utama yang dilelang adalah kristal beast tingkat kesembilan, elemen es."


Ekspresi Zhou Fan yang semula biasa berubah semangat dan penuh tekad. "Aku harus mendapatkannya!" ucapnya mencengkeram bahu Zhi Long.


"Di mana lelang itu akan berlangsung, dan juga kapan akan dilaksanakan?" Zhou Fan tak bisa bersikap tenang, kristal beast elemen es merupakan tujuan utama dalam perjalanannya. Tak mudah menemukan kristal jenis ini, setelah ia mendapatkan informasi ini tentu tak akan melepaskannya begitu saja.


Sejenak Zhi Long termenung, meski telah menebak bahwa tuan mudanya akan sangat senang, tidak menyangka akan bersikap sedemikian senangnya.


Ia belum tahu sebenarnya untuk apa tuan mudanya ini mengumpulkan kristal beast elemen es. Yang jelas ia mengetahui bahwa Zhou Fan mencari sepuluh kristal beast elemen es dan sudah terkumpul empat kristal.


"Kapan dan di mana?" tanya Zhou Fan sekali lagi yang melihat Zhi Pong hanya diam.


Zhi Long mengambil nafas panjang, kemudian menghembuskannya perlahan. "Besok pagi, di bagian utara Kota Hong."


Mendengar ini Zhou Fan menyipitkan mata.


Besok? Hari ini sudah malam dan lelang akan dimulai besok pagi. Selain itu lelang akan diadakan di wilayah utara Kota Hong sedang mereka sekarang berada di wilayah selatan. Mungkinkah ia dapat sampai tepat waktu?


"Tuan muda, jika ingin sampai tepat waktu kita harus membeli token teleportasi. Jarak yang jauh mungkin kita akan terlambat sampai di tempat lelang." Kali ini Ciu San yang berkata dan untuk pertama kalinya Zhi Long setuju atas masukan saudara kembarnya itu.


Zhou Fan menghela nafas lega, dia hampir saja melupakan keberadaan token teleportasi. Andai tidak ada yang mengatakannya, mungkin ia akan melesat dan sampai di tempat lelang saat lelang telah berakhir.


Benar-benar ceroboh!