
Dalam biliknya, Zhou Fan tak mencoba melakukan penawaran satu kali pun. Semua di bilik istimewa mengeluarkan tawaran dan berlomba mendapatkan pill bulan tingkat sepuluh.
Namun hanya Zhou Fan, duduk santai tanpa peduli siapa yang mendapatkan pill bulan tingkat sepuluh. Bukan tak mau, hanya saja pill bulan tingkat sepuluh tidak akan banyak membantunya.
Zhou Fan keluar dari bilik lelang, baru satu langkah Huo Yu datang ke hadapannya. "Senior Huo, ada apa?"
Huo Yu mengeluarkan satu cincin penyimpanan, menyerahkannya kepada Zhou Fan. "Junior Zhou, ini adalah sebagian besar keuntungan lelang. Semua karenamu, kau pantas mendapat bagian."
Zhou Fan tak menerima cincin itu, "Senior Huo, aku adalah seorang alkemis. Jika bisa kau sediakan saja bahan-bahan ini." Sambil berkata Zhou Fan menyodorkan sebuah gulungan.
Huo Yu menerima gulungan itu, menelisik dengan hati-hati. Beberapa saat terhenyak, pria tua itu terbelalak. "Junior, i-ini ...."
Zhou Fan mengeluarkan satu cincin penyimpanan. "Itu adalah bahan membuat pill kultivasi tingkat sepuluh, aku akan membayar berapun harganya."
Mata Hou Yu terbuka lebar, tak percaya bahwa Zhou Fan akan membuat pill kultivasi tingkat sepuluh. Bahkan dirinya masih sedikit kesulitan membuat pill itu, kemungkinannya untuk gagal mencapai tujuh puluh persen.
Namun ia mengingat siapa yang berdiri di hadapannya, seorang alkemis yang telah menciptakan pill tingkat jiwa. Tentu saja pill kultivasi tingkat sepuluh bukanlah apa apa.
Hou Yu menutup gulungan dan menggaruk kepala belakang dengan canggung. "Untuk bahan pill kultivasi tingkat sepuluh ...."
"Aku akan membayarnya dua kali lipat," potong Zhou Fan dengan tidak sabar.
Hou Yu menggelengkan kepala, "Bukan masalah harga atau semacamnya, masalahnya kami tak memiliki bahan-bahan untuk membuat pill kultivasi tingkat sepuluh. Jika pun ada aku akan dengan senang hati memberikannya tanpa menarik bayaran atas itu."
Tangan Zhou Fan yang terangkat hendak menyerahkan cincin penyimpanan langsung turun dengan kecewa. Dia berharap bisa mendapatkan bahan pill kultivasi tingkat sepuluh, tapi gedung alkemis tidak memilikinya.
"Kami memang tidak memiliki semua bahannya, tapi masih ada beberapa tanaman herbal yang mungkin dapat berguna." Mendengar perkataan Huo Yu, walau Zhou Fan sedikit lebih berwarna, setidaknya ia tidak kembali dengan sia-sia.
Huo Yu mengajak Zhou Fan ke gudang, karena di sanalah tempat gedung alkemis menyimpan tanaman herbal atau bahan pembuatan pill lainnya.
Kebetulan letaknya tidak terlalu jauh, hanya beberapa waktu dan mereka sampai di depan pintu besar berlapis baja.
Huo Yu mengeluarkan kunci, membuka pintu baja. Ketika pintu terbuka, mata Zhou Fan tak bisa beralih dari gunungan tenanan herbal yang ada di hadapannya. Namun sangat disayangkan tak satupun dari sekian banyak tanaman herbal merupakan incarannya.
"Yang ada di sini hanya sumber daya menengah ke bawah, tidak mungkin ada yang dapat menarik perhatianmu. Kita menuju ke penyimpanan utama, mungkin akan merubah pandanganmu tentang gudang milik gedung alkemis." Huo Yu tersenyum, memimpin jalan menuju ke sebuah tempat dibalik tembok. Tembok bergeser, memperlihatkan ruangan yang terpisah.
"Ini adalah tempat penyimpanan sumber daya menengah ke atas, jika ada yang junior inginkan, katakan saja." Huo Yu berjalan menuju ke sebuah tempat, menjentikan api dari jemarinya.
Wosh...
Ruangan menjadi terang seketika, obor berjajar sepanjang tembok berdiri. Mata Zhou Fan fokus dengan sebuah tenanan herbal yang ada di atas rak, warnanya biru dengan enam kelopak.
"Tulip es," seru Zhou Fan, kemudian meraih tanaman herbal itu dan menunjukkannya kepada Huo Yu.
"Jika junior menginginkannya, ambil saja. Itu masih tidak sebanding dengan teknik pembuatan pill yang kau berikan kepadaku."
Tanpa basa-basi Zhou Fan memasukkan tulip es ke dalam cincin penyimpanan, berjalan mengikuti Huo Yu yang akan menunjukkan taman herbal yang dimaksud.
Beberapa lama pria tua itu berhenti, di depan sebuah rak yang di atasnya terdapat sebuah tanaman herbal.
Huo Yu tersenyum melihat Zhou Fan mengenali bahan yang ia maksud.
"Senior Huo, ini memang bahan pill kultivasi tingkat sepuluh. Jika tidak keberatan aku akan mengambilnya." Zhou Fan menoleh kepada Huo Yu.
"Tentu saja tidak, bagaimana mungkin pria tua ini menarik kembali ucapannya." Huo Yu mengambil teratai bintang dari tempatnya, menyerahkannya kepada Zhou Fan.
"Jika ada barang lain yang kau butuhkan, katakan saja, mungkin aku dapat membantu." Huo Yu menata tanaman herbal agar rapi seperti sedia kala, menempatkan tanaman herbal lain di tempat teratai bintang.
Zhou Fan beberapa saat terdiam, kemudian berkata. "Kristal beast tingkat delapan elemen es. Senioa, apakah kau memilikinya?"
Huo Yu terkejut mendengar apa yang disebutkan Zhou Fan. Bukan bahan herbal lain, malah menyebutkan kristal beast tingkat delapan.
Sambil menggaruk kepala pria tua itu mencoba mengingat, setelah cukup lama dia menggeleng. "Kristal beast elemen es sangat sulit, jika itu elemen api mungkin ada beberapa."
Zhou Fan menghela nafas pasrah, ia tahu tidak akan mudah mencari keberadaan kristal beast delapan elemen es.
Melihat ekspresi Zhou Fan yang sedikit berubah, Huo Yu mengerutkan kening. "Junior, apa kau tak apa?"
"Tak apa senior," ucap Zhou Fan sambil tersenyum. Dia kemudian memandang lurus ke depan, seolah tak ada masalah yang terjadi.
Karena tak ada tenanan herbal yang sesuai, mereka pun keluar dan Zhou Fan meninggalkan gedung alkemis.
"Hanya kurang tiga, pasti dapat! Pasti dapat!" Zhou Fan terus menyemangati dirinya sendiri, berjalan sambil memandang awan.
"Kau, berhenti!"
Dari belakang terdengar seruan. Tapi Zhou Fan tak menganggap bahwa itu ditujukan kepadanya, terus melangkah menuju penginapan.
"Berhenti, aku bilang berhenti!"
Zhou Fan langsung berhenti saat di depannya, sudah berdiri seorang wanita. Wajah yang tak asing dengan sorot mata yang tajam, membuat alis seketika bertautan.
"Apa hubunganmu dengan Ketua Huo?" Tanpa basa-basi wanita itu bertanya.
Zhou Fan, menelisik wanita ini dari atas sampai bawah. Kemudian menggelengkan kepala sambil berlalu pergi. "Apa hubunganmu dengan Ketua Huo tidak ada hubungannya dengan siapapun."
"Kau tahu siapa aku?" Tak mendapatkan tanggapan yang baik, wanita itu mulai mengumbar identitasnya.
Namun dia berhadapan dengan orang yang salah, Zhou Fan sama sekali tidak peduli.
Wanita itu menggertakkan gigi, mengepalkan tangan melihat kepergian Zhou Fan.
Hem...
"Aku--Chu Qingyin tidak akan membiarkan masalah ini begitu saja!" Sambil membalikkan badan dia mengingat wajah Zhou Fan. Entah mengapa dia berpikir Zhou Fan memiliki hubungan dengan Ketua Huo.
Ketua Huo merupakan orang terpandang, tak banyak orang yang mempunyai kesempatan untuk berbicara berdua dengannya. Namun ia melihat Zhou Fan pergi bersama, bahkan sikap Ketua Huo sangat hangat kepadanya. Jelas identitas Zhou Fan tidak biasa dan lagi, mungkin ini adalah kesempatan untuk mendapatkan dukungan dari Ketua Huo.