
disisi lain bagian liat istana yang sangat kacau, para masyarakat kerajaan sedang berlari meminta perlindungan sementara para prajurit dan pria yang ingin melindungi keluarga bersatu dan membuat pertahanan.
kerajaan sedang tidak di serang atau berpegang melainkan mereka kini sedang bertahan dari ular yang bersembunyi di bawah kaki mereka.
hari ini adalah hari yang paling tidak mereka duga dimana mereka pikir berita pengasingan pangeran sampah mereka adalah kabar bahagia, namun nyatanya kabar bahagia itu di ikuti oleh Orang-orang dunia bawah yang keluar dari sarangnya.
selain kelompok itu tidak ada yang tau kenapa mereka keluar, karena meskipun mereka kuat namun sekuat apapun mereka pasti takut akan keberadaan Magical knight.
namun saat ini seperti seseorang yang membakar lumbung jerami tua yang ternyata adalah sarang ular, seolah-olah ada sebuah harta karun langka para kelompok dunia bawah mulai bergerak dan muncul.
diantara semua kelompok dunia bawah ada satu kelompok yang terus bergerak ke sana kemari tanpa mengacungkan senjata, alih-alih pedang mereka memegang tameng dan perisai di kedua sisinya.
kelompok itu tidak menolong kerajaan ataupun orang dunia bawah namun mereka bergerak kesana-kemari hanya untuk mengumpulkan jarahan perang seperti harta benda.
"kita bukan pahlawan, tapi orang yang mengambil kesempatan.
disini kita hanya menjemput 2 orang anggota kita Jadi jangan sampai tertinggal" kata pemimpin kelompok tersebut.
"baik jendral" jawab anak buahnya serempak.
kelompok itu tak lain adalah kelompok Kai yang terus menembus pertempuran, meskipun buru-buru beberapa orang dengan tangan selicin belut mengambil dan mencuci beberapa pedang dan perhiasan dari mayat.
Kai tidak memperdulikan nya asal tugas pertamanya setelah sekian lama berhasil ia membebaskan apa yang ingin di lakukan anak buahnya.
--sebelumnya--
"yah rencana ada sedikit perubahan one eye" kata Arcane di singgasananya.
saat ini semua orang sebagai pemimpin berada di ruang singgasana.
"berubah? kenapa? bukannya sebelumnya adalah rencana yang bagus? " jawab One eye.
"apa yang kalian bicarakan? " jawab Kai.
"ah begini... "
One eye menjelaskan kalau mereka akan melakukan sandiwara dimana Arcane akan membuat bom peledak yang membuat seakan-akan dirinya mati namun sepertinya itu akan sangat sulit mengingat akan ada kemungkinan kerusuhan di ibukota.
"oh aku mengerti lalu apa perubahan yang dimaksud bos? " kata Kai.
"begini.... "
Arcane mulai menjelaskan kalau ia akan menyebarkan berita tentang pembuatan granat, tidak hanya itu berbagai tipe granat dan fungsinya akan di serahkan pada grup dunia bawah.
itu akan memancing seluruh kelompok mengirimkan prajurit atau setidaknya mata-mata untuk mengkonfirmasi kebenarannya, namun Arcane menginginkan pertempuran besar dimana semua orang akan keluar dari sarangnya.
Arcane juga menjelaskan kalau meskipun pembuatan granat itu menjanjikan namun tidak membuat kekuatan dunia bawah memunculkan diri.
mereka harus memancing umpan yang lebih besar untuk mendapatkan ikan besar pula.
"Jadi ada ide? " kata Arcane.
"ak-aku ada ide tuan"
semua orang langsung mengarahkan pandangan kepada Jack, melihat semua orang memandangnya ia semakin gugup namun ketika melihat Arcane ia menjadi sedikit berani.
"be-begini bagaimana jika kita memasang umpan kecil dan hasilnya kita jadikan umpan kembali untuk mendapatkan hal yang lebih besar? " kata Jack.
Kai menaikan alisnya dan berkata.
"apa maksudmu? "
Jack melanjutkan perkataannya kembali.
"begini..... "
Jack menjelaskan kalau mereka akan melakukan rencana awal namun untuk membuat keributan mereka akan membuat keributan di grup-grup kecil, dimana mereka akan menghancurkan dan merampok harta atau usaha mereka.
lalu mereka akan menyebarkan kabar palsu yaitu saat seremoni pengasingan Arcane grup poison lily, viper, dan black mountain akan bergerak untuk menyandera pangeran untuk mendapatkan dana agar menutupi kerugian.
kelompok dead bath juga akan bergerak dengan merampok istana saat terjadi keributan dengan menggunakan peledak, dan mengumumkan kalau kelompok dead bath memiliki cara pembuatan granat.
dengan begitu para kelompok kecil alan bergerak secara mendadak dan kelompok besar mau tidak mau akan bergabung kedalam pesta itu karena mereka tidak ingin ketinggian hasil rampasan.
setelah menjelaskan panjang lebar semua orang mengangguk dan Arcane tersenyum.
"bagus, bagaimana menurut kalian? "
"lumayan" kata Kai.
"hahaha ternyata kau cerdas juga" kata One eye yang tertawa dan menepuk pundak
Arcane kemudian kembali bicara.
"baik kalau begitu kita bagi 2 kelompok dimana One eye kau jemput anggota kita.
sementara Kai kau terjun ke medan pertempuran dan jika terjadi hal yang tidak terduga"
__________________________________________________________
saat ini ketika kelompok Kai sedang menerobos pertempuran yang terjadi terdengar suara teriakan.
""BHAHAHAHHAHA ZIRAH APA ITU!!! AKU INGIN MENELITI NYA MEMBONGKAR NYA, MEMBUATNYA WHAHAHAHA...... BERIKAN... BERIKAN WHAHAHAHA"
seluruh kelompok mendengar dan salah seorang dari kelompok Kai menghampiri nya.
"jendral sepertinya itu adalah suara.... "
"tuan!... aku tau leon, ayo kita bergerak!! " kata Kai yang memotong perkataannya.