
Elisabeth dan diikuti oleh Selena pergi meninggalkan tempat yang telah hancur, sementara raja James berbalik dan memasuki istananya.
sebelum masuk ratu Maria berkata.
"yang mulia apakah anda ingin masuk ke istana? lebih baik anda ke kediaman ku terlebih dahulu"
ratu Maria berkata seperti itu karena keadaan istana saat ini seperti kapal pecah yang tak karuan, raja James tidak menanggapinya dan masuk begitu saja kedalam.
Disaat mereka hening pangeran Johnson berdecak kesal.
"cih karena bocah pengacau itu! "
seluruh orang yang di sana mengangguk namun tidak dengan Blark ia menggelengkan kepalanya dan berjalan menyusul raja.
ketika ia melewati kerumunan keluarga James ia berkata.
"seekor monster baru menunjukan taringnya sesaat, sudah pasti predator lain akan merasa terancam"
Blark kini langsung menjadi pusat perhatian dan tatapan kebencian, namun Blark tidak menggubris nya dan terus berjalan.
"Blast, adik kecil lebih baik kau tarik pasukan Magical knight itu.
karena tugas mereka sudah selesai"
semua orang yang tersisa menjadi diam dan terkejut karena baru tau kalau orang yang barusan bicara adalah kakak dari grand king, namun Johnson malah tambah marah dan merasa tidak terima.
__________________________________________________________
disisi lain Kai terus berlari karena ia tau kalau sedang di ikuti oleh seseorang, Kai langsung bermanuver dan melalui rute sulit untuk menghindar.
orang yang mengikuti Arcane heran dan takjub pasalnya ia adalah pasukan khusus yang di kirim ratu Elizabeth untuk membuntuti Arcane.
namun sepertinya posisinya telah di ketahui hingga Kai yang sedang diikuti memasuki sebuah tempat di daerah kumuh.
sebelum mengikuti masuk prajurit yang dikirim melihat sekitar dan memastikan kalau tidak ada orang lain ataupun jebakan.
namun ketika ia juga akan masuk tiba-tiba.
"BOOM.... "
sebuah ledakan terjadi di gedung itu, gedung yang sebelumnya dimasuki Kai ternyata meledak dan membuat gedung itu terbakar hebat.
orang itu kemudian langsung pergi tanpa menyusuri atau mencari jejak yang tersisa, sorot matanya terlihat ketidak pedulian dan cuek.
namun tanpa disadari orang yang di ikuti yang tidak lain adalah Kai melihatnya dari balik kobaran api, tubuhnya terlindungi oleh lapisan besi yang menopang puing-puing bangunan.
merasakan suku makin panas ia kemudian menerobos kobaran api dan berlari menuju tempat persembunyian utama mereka.
__________________________________________________________
hari telah berganti dan berita mengenai penyerangan dan kekacauan yang terjadi menyebar ke seluruh kerajaan, banyak rakyat yang berspekulasi kalau penyebab utama dalam penyerangan ini adalah pemberontakan atau serangan dari kerajaan lain.
namun banyak juga yang berspekulasi kalau Arcane yang menjadi penyebabnya, entah dalam hal baik maupun buruk namun yang pasti seluruh penduduk menjadi gelisah.
disisi lain istana sedang di perbaiki, para pekerja menggunakan sihir untuk merenovasi dengan cepat dan ringkas.
sementara itu raja James berjalan menuju sebuah menara yang masih berdiri kokoh, ia memasuki menara itu dan menuju ke sebuah kamar yang ada di sana.
kamar itu tak lain adalah ruangan yang di gunakan untuk mengurung Arcane, raja James melihat sekeliling dimana ruangan itu seperti kapal pecah.
semua furnitur seperti di kumpulkan di tengah ruangan, sementara dindingnya terdapat retakan seperti bangunan yang di buat dari batu dan tanah liat.
raja James melihat semua furnitur yang ada dan menggeser beberapa benda, selain lokasinya yang acak-acakan tidak ada yang aneh.
ia mengingat dari beberapa laporan dari pelayan saat ia di kurung kalau Arcane bersifat aneh memiliki selera aneh dalam mendekorasi ruangan dan meminta banyak tanah untuk menambal dinding yang berlubang.
pun dengan kesal melempar sebuah kotak tinta yang berada di sana hingga membentur dinding, James merasa sangat kesal namun.
"crack.... crack.. growl.... "
dinding mulai terkelupas dan menampakkan apa yang telah tertutupi.
raja James melihat dan membongkar lapisan tanah yang ternyata dinding itu di lapisi oleh tanah liat, James terkejut karena dibalik itu dindingnya dipenuhi oleh coretan tinta mengenai rune dan sihir.
raja James semakin memperlebar dan ia bahakan merusak beberapa furnitur dan menemukan hal yang sama.
seluruh ruangan telah penuh dengan tulisan tentang rune baik itu pendapat pribadi, catatan dan lingkaran sihir.
James kini semakin kesal dan ragu akan penilaiannya sebagai seorang raja.