Kesatria, Sihir, Dan Teknologi

Kesatria, Sihir, Dan Teknologi
chapter 41


"oh bos ini uang yang kau minta"


sebelum keluar Jack memberikan 500 koin emas itu kepada arcane namun ketika Jack telah menaruhnya di meja arcane ia mendorongnya uang itu kembali kepada Jack.


arcane memandang Jack dengan tersenyum.


"bagikan kepada seluruh anggota secara merata, dan kalian kepala divisi bisa mengambil lebih banyak karena pekerjaan kalian lebih banyak namun jangan serakah."


Jack tersenyum lebar dan ia langsung membungkuk 90 derajat, ia sangat senang dengan hasil kerjanya dan merasa beruntung karena bekerja kepada seorang yang sangat dermawan.


perlu di ketahui kalau 1 koin emas bagi rakyat jelata bisa bertahan sampai 1 minggu lamanya tanpa merasa kelaparan, apalagi anggota mereka tidak banyak dan pastinya penghasilan kali ini meski di bagi rata akan lebih dari 1 koin emas.


Jack kini semakin yakin dengan mengikuti arcane akan semakin baik.


"tentu bos!! laksanakan"


arcane kemudian mengangguk dan melanjutkan beberapa pembongkaran pada benda-benda itu hingga hari menjelang malam, setelah itu mereka kembali.


__________________________________________________________


keesokan harinya selena berpamitan kepada seluruh keluarganya di depan tembok kota, arcane juga ada di sana.


acara ramah tamah itu hanya sebentar dan ketika selesai blast menghampiri arcane dengan tatapan biasanya, tatapan penghinaan dan meremehkan.


ketika sampai di depannya ia mengatakan.


"karena kau sudah sehat kita lanjutkan pelatihanmu, kita mulai dari yang paling dasar"


arcane hanya tertawa sedikit kemudian mengikuti kakeknya kembali.


beberapa saat kemudian di ruangan keluarga mansion black rose, disana sudah ada gray, brown, arcane dan tentu saja blast.


namun ada sedikit perbedaan dimana Elisabeth dan marina ikut di dalamnya duduk di pojok ruangan.


blast melirik kedua wanita itu dan dengan sedikit gugup ia memulainya.


"ehem.... baik kita mulai dari yang paling dasar, pengetahuan..... "


blast memberi tahu tentang tingkatkan yang dimiliki oleh seorang penyihir maupun kesatria dimana setiap kenaikan tingkatan bukan hanya kapasitas ataupun pemahaman namun juga kekuatannya bertambah.


seperti halnya sebuah pasir besi yang menjadi lempengan besi, dari lempengan menjadi blok besi, dari blok besi menjadi pisau dan seterusnya.


namun beberapa kasus seseorang yang memiliki pemahaman tentang sihir bisa mengeluarkan mantra atau tehnik yang lebih baik hingga bisa menutup kekurangan tingkatan namun orang seperti ini sulit untuk di temukan.


selain itu sebenarnya ada cerita kalau ada tingkatan yang lebih tinggi dari ungu namun itu masih menjadi misteri atau mitos.


stelah selesai blast menambahkan beberapa pengetahuan tentang kerajaannya sendiri dimana ini adalah kerajaan yang baru naik tingkatan.


dimana setiap kerajaan memiliki tingkatan tersendiri yang berjumlah 5 tingkatan, dan kerajaan ini baru naik ke tingkat 3 dimana kondisinya sangat rentan, maka dari itu juga ayah arcane memiliki 3 istri untuk menjaga keturunannya supaya jikalau ada pewaris yang mati maka masih ada pengganti.


ketika pada bagian ini arcane menjadi sedikit tidak nyaman namun masih mendengarkan ceramah dari blast.


lalu kerajaan ini menjadi kerajaan tingkat 3 karena mendapatkan sumber daya alam yang berada di gunung Everest, disana banyak mineral yang bisa di tambang dan di manfaatkan berupa batu mana, batu sihir dan beberapa jenis logam lainnya.


ibukotanya sendiri adalah bekas kota industri dan perdagangan yang makmur dan selalu di lalui pedagang geografis nya juga bagus jadinya lokasi ini sesuai mengingat jarak setiap kota dan pelarian keluarga kerajaan jika di serang poin ini adalah alasannya di gunakan sebagai ibukota kerajaan.


"jadi seperti itu secara garis besar, ada yang di tanyakan? "


perkataan itu menutup ceramah dari blast.


setelah selesai arcane tanpa ragu langsung mengangkat tangan dan berkata.


"aku ingin tanya tentang sejarah kerajaan ini, bagaimana kerajaan ini terbentuk? dan siapa pendiri dari kerajaan ini? "


namun blast menemukan ketenangannya dan menjelaskan.


"yah.... jika di ambil dari sejarah kerajaan ini terbentuk dari perpecahan sebuah kerajaan yang dimana sebuah kerajaan memiliki 2 putra yang terus berseteru.


lalu akhirnya sang raja membagi kerajaan menjadi 2 yang memiliki keunggulan masing-masing, dan kerajaan itu berada di sebelah barat yang bernama kerajaan great mountain.


sebelum terpisah dari buku sejarah kerajaan sebelumnya Bernama haven mountain"


setelah selesai arcane masih bertanya.


"lalu siapa pendiri kerajaan haven mountain? "


blast menyentuh dagunya dan berfikir, beberapa saat kemudian ia menjawab.


"ada yang bilang kalau ia adalah seorang pahlawan ya-"


tanpa menunggu blast menyelesaikan penjelasannya arcane memotong pembicaraan nya.


"maaf tidak sopan namun aku lebih mengarah pada siapa dirinya yang sebenarnya sebelum menjadi pahlawan atau lainnya...


apakah seorang petani, pedagang, petualang, penambang, atau bahkan budak? "


blast kini makin terkejut, pasalnya ketika seseorang memasuki keluarga kerajaan jika ia berasal dari keluarga biasa maka mereka hanya akan menuliskannya sampai pada cucunya, padahal pasti ada alasan kenapa seorang yang bukan dari bangsawan memiliki hal yang setara dengan para bangsawan hingga menjalin tali pernikahan.


beda halnya dengan bangsawan yang meniduri pelayan atau pelacur, pernikahan seorang bangsawan bisa merubah jalannya kerajaan jika ada orang biasa menjadi bangsawan pada jalur pernikahan mereka pasti memiliki sesuatu yang tidak biasa.


namun pasti karena ego bangsawan yang memiliki harga diri tinggi yang memanipulasi nya, bahkan blast menggelengkan kepalanya tanda ia tidak tau.


arcane kemudian memandang Ibu dan neneknya yang terlihat sama terkejutnya dengan blast.


"kalau begitu bagaimana dengan nenek dan ibu? "


blast terkejut karena memanggil marina sebagai nenek ini berarti ia sudah di akui oleh marina, sementara itu Elisabeth berkata terlebih dahulu.


"Ibu berasal dari timur, disana adalah wilayah kepulauan yang mayoritas penduduknya adalah nelayan.


meski ibu adalah bangsawan dari sana namun nenek moyang ibu adalah nelayan, orang yang paling dekat dengan Laut"


kemudian marina juga menjawab.


"kalau leluhur nenek adalah seorang penjelajah, ia pernah menjadi budak karena beberapa kesalahan namun karena prestasinya ia bisa menjadi aset penting dalam sebuah kerajaan dan menjadi bangsawan"


arcane mengerti lalu ia tanpa ragu berkata.


"ibu bisakah aku belajar dari nelayan juga"


Elisabeth heran dan membalas.


"untuk apa? apakah grand king belum cukup baik? "


arcane dengan cepat menggelengkan kepalanya supaya tidak menjadi salah paham.


"tidak, aku hanya ingin mempelajari tentang cara bertarung mereka, navigasi dan membaca cuaca.


karena tidak ada yang lebih baik dari mereka kalau menyangkut hal seperti itu."


setelah selesai bicara sebuah suara yang tak terduga keluar dari blast.


"kurasa itu adalah ide yang bagus"