
Arcane langsung terbangun dari keadaan anehnya itu begitu bangun ternyata ada kabut berwarna putih yang mengintari nya.
Arcane curiga untungnya sihir aliran angin itu tidak hanya bisa memghalau serangga dan Arcane juga mendisain untuk menghalau asap dan sebagainya.
sambil bersembunyi Arcane melihat dari balik dedaunan ke arah desa, Arcane sedikit terkejut karena banyak orang yang memakai topeng dan berpakaian aneh.
Topeng yang mereka gunakan seperti burung dengan hidung daan mulut mereka di desain memanjang, Arcane seperti familiar karena bentuk topeng itu seperti topeng Docter wabah ketika di bumi.
Orang-orang itu berjumlah sekitar 20 an orang, mereka juga seperti terorganisir dengan baik.
disisi lain orang-orang yang memakai pakaian aneh kini mulai mendobrak rumah dan menyeret para warga ke tanah lapang.
para warga tidak ada yang bisa melawan bahkan para pemuda dan pria yang kekarpun tidak melawan, mereka seperti pasrah akan keadaan.
ketika berada di daerah lapang para warga kini sedang duduk dan saling menyandar, mereka seperti kelelahan karena bekerja seharian penuh tanpa istirahat.
wajah mereka juga beberapa ada yang sampai pucat dan bahkan hampir pingsan, salah satu orang berpenampilan aneh maju dan menarik seorang wanita yang kelihatannya sedang hamil.
"kalian cepat beri tau dimana pengunjung itu!! "
seseorang yang berpenampilan cukup rapi dan muda merangkak berusaha berdiri dan menjawab namun ia tidak bisa, akhirnya ia hanya menyeret tubuhnya dan menjawab.
"tuan hamba mohon, ia bukan orang kaya melainkan petualang yang sengaja lewat.
buktinya ia tidak menginap di desa ini"
orang berpenampilan aneh itu tidak percaya dan malah mengeluarkan sebuah belati dan meletakkannya di leher perempuan itu.
"jangan bohong, desa ini terkenal dengan tambang besinya.
dulu pengusaha kaya yang memiliki tempat ini namun ia kabur dengan hartanya karena mengetahui kalau ia menggali gua yang berisi racun, jika bukan dari obat kami kalian pasti akan mati.
kami hanya ingin kalian menarik pengusaha kaya datng kemari sebagai ganti obat, apa susahnya itu"
ia kini berfikir sesuatu yang mirip atau sama dengan dunianya, namun ia tidak bisa menerka karena selain hipotermia atau anemia kelelahan mereka terasa tidak wajar.
Arcane kemudian langsung terbang tinggi mengarahkan ke tempat pertambangan yang di magsud, Arcane sedikit berkeliling dan menemukan semacam gua di beberapa lereng dan jurang.
terlihat beberapa terowongan mengeluarkan asap pekat yang kemudian di tiup angin menuju desa, Arcane turun kemudian sedikit mengendap-endap untuk melihat didalamnya.
Arcane mengintip dan menemukan kalau sesuatu tengah di bakar di dalam mulut gua, ketika di datangi Arcane mengambil bahan yang di bakar dan memeriksanya di luar.
ia menemukan kalau itu adalah semacam narkoba asli dunia ini, meskipun Arcane bukan ahli dalam herbal namun ia bisa mengenali beberapa narkoba dan obat-obatan yang di jual belikan.
ketika keluar beberapa orang berpakaian aneh membawa karung besar yang Kira-kira isinya sama dengan apa yang Arcane pegang sekarang, mereka terbagi di beberapa kelompok.
Arcane tiba-tiba memiliki sebuah ide.
"Blue kemarilah"
"iya tuan" kata blue yang mendekat
sementara itu orang-orang yang berada di gua sedang berbincang-bincang.
"hei menurutmu Apakah kita akan mendapatkan uang yang banyak? " orang aneh 1.
"hahaha..... entah lah, namun yang pasti kita akan selalu mendapatkan makanan gratis" orang aneh 2.
"kau benar, penduduk desa saja yang terlalu bodoh dengan cerita karangan kita" orang aneh e
orang yang berpakaian aneh itu mendengar suara berat yang menyeramkan.
"kalian sudah terlalu merusak hutanku!!! "