
" IBU BANGUNLAH, BANGUNLAH!!!! "
suara teriakan Arcane yang terdengar begitu ketakutan dan sedih.
disampingnya ada Selena yang terisak menangisi Elisabeth yang terkapar dengan tidak ada kesadaran, disisi lain Jones sedang bertarung dengan seorang kesatria dengan seluruh tubuhnya mengalami luka.
"Arc atau siapapun dirimu lebih baik kita cepat pergi dari sini"
perkataan Ghor membuat Arcane tersadar.
dengan cepat ia langsung menggendong Elisabeth dan bersama dengan para kesatria Jones mereka meninggalkan Jones dan Albus yang menahan monster yang sedang mengamuk.
__________________________________________________________
---sebelumnya---
setelah Blue bebas Albus adalah yang paling tertarik dengan Blue, ia terus-terusan bertanya tentang dimana blue di temukan dan bagaimana mereka bisa sedekat itu.
namun baik Arcane maupun Blue mereka menjawab dengan sedikit mengarang seperti bertemu di sebuah reruntuhan dan karena Blue tertarik dengan Arcane mereka bisa bersama-sama.
mereka terlalu fokus dengan Blue namun tiba-tiba.
"BOOM.... "
sebuah ledakan besar terjadi asap hitam mengepul dan banyak teriakan terdengar dari para pengunjung, Arcane bergerak cepat dan langsung membuat gelombang angin untuk membuat asap dan debu menghilang.
ketika pandangan lebih baik kelompok Arcane bisa melihat kalau pelelangan itu tidak memiliki atap lagi kini lagi malam dan puing-puing dari bangunan hancur yang berada di depannya.
Arcane melihat sekitar dan ternyata serangan itu berasal dari ruang VIP lain yang berada di sebelah mereka dan beberapa tamu VIP juga kini berada di panggung yang tertutup puing-puing bangunan.
Arcane menilai situasi dan mendapati kalau mereka saat ini di kepung oleh 3 kelompok yang saat sedang menyerang mereka, dan dilihat dari pakaian mereka sepertinya semua berasal dari akademi atau organisasi asing.
namun ada 1 kelompok yang dapat dikenali yaitu kelompok yang berada di tengah panggung, di lihat dari pakaian mereka yang berwarna putih dan corak emas dan baju seperti jubah menunjukkan kalau mereka berasal dari gereja
Arcane telah mempelajari tentang pengertian kepercayaan di dunia ini namun apa yang ia dapatkan ternyata cukup mencengangkan.
Sebagian besar kerjaan manusia menganut keyakinan yang sama Arcane juga mendapatkan peta kekuasaan kerajaan berbagai rasa yang ada.
dan apa yang di dapatkan Arcane adalah ras manusia meskipun memiliki kepercayaan yang beragam namun kepercayaan gereja yang di anut terlalu besar dan mendominasi.
Arcane sebenarnya tidak terlalu mengetahui akan nama sesungguhnya namun kepercayaan itu memiliki sejarah yang terlalu manipulatif.
mereka menyebarkan kepercayaan mereka dengan mengikuti adat dan kepercayaan lokal namun perlahan gereja akan mengikis kepercayaan lokal dan akhirnya gereja akan mendapatkan ****** penuh keyakinan masyarakat.
menurut penilaian Arcane sesuatu hal seperti ini yang membuatnya muak, karena baginya sebuah kepercayaan jika di biarkan terlalu mendominasi pasti akan ada yang membelokkan nya.
hal itu sama seperti seseorang yang mendekatkan diri kepada cahaya kebenaran, semakin dekat kau dengan kebenaran itu maka matamu akan menjadi buta.
meskipun Arcane tidak tau ini benar atau tidak namun ia masih tetap tidak menyukai keberadaan mereka, mengingat perlakuan saat ia di istana.
selain itu Arcane tidak tau dengan kelompok lainnya ada satu yang berpenampilan mirip namun mereka memakai jubah hitam dan gelap.
sementara itu sisanya menggunakan pakaian penyihir dengan gambar singa yang di rantai menghiasi jubah mereka.