Kesatria, Sihir, Dan Teknologi

Kesatria, Sihir, Dan Teknologi
chapter 19


suasana gelap dan minim penerangan membuat gavin lebih leluasa untuk menjebak mereka, itu membuat beberapa orang sedikit ragu untuk menyerangnya.


untuk gray yang dari awal adalah seorang petarung ia bisa menghadapi mereka semua dengan budah, apalagi dengan teknik nya yang makin terlatih tidak heran ia bisa menghadapi 3 orang sekaligus.


sementara arcane ia kini merasa sedikit kewalahan karena ia menggunakan kekuatan fisik murni dan tidak di aliri mana, namun itu tidak berlangsung lama.


setelah merasa cukup ia langsung merilis kekuatannya, energi berwarna merah merembes ke seluruh tubuhnya.


itu membuat kecepatan dan kekuatan nya meningkat drastis, bahkan ketika ada momen di mana ia beradu tinju dengan seorang preman dengan kekuatan yang sama hasilnya jari preman itu patah.


arcane tersenyum puas namun ia masih harus membuat tubuhnya menjadi seorang petarung yang serba bisa.


4 jam berlalu kini pertarungan itu telah mencapai akhir, arcane menerima beberapa luka namun ia bisa merilis sihir penyembuhan instan kepada dirinya sendiri.


gray dan gavin tampak hanya kehabisan tenaga dan nafas yang naik turun.


sementara di kuburan preman, mereka semua telah tumbang dan menyisakan thin sendirian karena tidak ikut bertarung.


mereka semua babak belur merintih fi tanah dan beberapa pingsan, kini seluruh tubuh thin gemetar dan takut karena menyinggung orang yang salah ia tidak menyangka kalau gavin mendapatkan kunjungan dari 2 orang petarung.


disaat thin gemetar arcane menghampiri dirinya.


"melihat banyaknya orang yang kau bawa sepertinya dirimu memiliki kelompok sendiri.


apakah benar? "


thin kaget dan terjatuh ia tanpa sadar mengangguk cepat, dan kelompok preman di suatu wilayah sudah menjadi bagian dari masyarakat khususnya daerah kumuh dan kelas rendah.


mereka seperti sistem kerajaan bayangan yang menjalankan bisnis apapun asal ada uang, Untuk kelompok yang lebih besar ada kemungkinan mereka merupakan lebih dari sekedar preman.


Untuk kelompok ini biasanya menempati sisi gelap kerajaan dan bergerak dalam bayangan.


namun untuk kasus ini sepertinya thin adalah kelompok preman biasa karena kelompok yang lebih besar tidak akan menggunakan cara yang seperti ini mereka akan menggunakan cara yang lebih cepat dan bersih seperti membunuh.


arcane juga tau kalau sepertinya kelompok ini mencoba masuk kedalam sisi gelap itu dan membuat tempat gavin yang luas dan lumayan terpencil untuk di jadikan markas.


apalagi lokasinya dekat dengan daerah kumuh, itu akan membuat mereka lebih leluasa untuk bergerak.


arcane memandangi thin dan ia kini tersenyum lembut.


"apa nama kelompok kalian dan siapa bos kalian? "


thin melihat senyuman arcane merasa ngerti, ia tau kalau senyuman itu terlihat ramah namun ia dapat merasakan kalau mata arcane memancarkan kengerian tersendiri.


karena hal itu thin langsung menjawab.


"na- nama kelompok kami broken heart.


dan heart adalah bos kami"


arcane mengangguk dan berbalik


"gray persiapkan dirimu, kita akan melewati malam yang panjang"


mendengar itu semua orang yang disana kebingungan dan memiliki tanda tanya besar.


tak memperdulikan kondisi sekitar arcane kembali menatap thin dengan senyuman mengerikan dan mengancam


"sekarang pimpin jalan menuju markasmu!!! "


_______________________________________________________


pada Kerajaan ini dibagi menjadi 6 sektor dimana sektor utama adalah wilayah istana dan tempat tinggal keluarga kerajaan yang berada tepat di tengah-tengah ibukota.


lalu sektor kedua yang mengelilingi sektor pertama dengan bentuk perumahan, villa, dan mansion milik bangsawan yang membantu Kerajaan ataupun masyarakat kaya.


sementara sisanya adalah sektor untuk penduduk menengah kebawah, sektor ini terbagi mengelilingi sektor 1 dan 2 dengan pembagian arah mata angin


dan pemukimannya itulah yang di sebut pemukiman kumuh yang di abaikan oleh kerajaan, pemukiman itu pula biasanya tergusur atau di hancurkan kerajaan untuk kepentingan lain.


namun ada beberapa lokasi yang di biarkan begitu saja karena letaknya berjauhan dengan gerbang utama dan sedikit tersembunyi itu membuat pemukiman itu tumbuh dan memiliki sistem pemerintahan sendiri.


namun ada pula pemukiman kumuh yang berada di dalam tembok itu biasanya lokasi untuk para budak dan orang miskin, pemukiman itu tidak di benahi karena ada banyak organisasi bayangan yang membuat wilayah itu berkamuflase.


disuatu tempat pada pemukiman kumuh yang di dalam tembok, ada sebuah bangunan 2 lantai yang sedikit usang.


didalamnya banyak pekerja kasar dan preman sedang menata beberapa barang, dan di sebuah ruangan seperti kantor ada seseorang yang duduk dan mengotak atik sebuah benda.


ia memiliki banyak bekas luka di wajahnya dan memakai sebuah penutup mata seperti bajak laut di sebelah kanan.


"sial.....


aku telah di tipu bajingan itu!


itu semua adalah besi rongsokan, bang***"


dengan kekesalannya ia mengacak-acak meja kerjanya yang membuat semua yang ada di atas meja itu berhamburan kemana-mana.


ia kemudian berfikir dan langsung berteriak.


"JACK!! "


beberapa saat kemudian seseorang datang, seorang pria yang cukup muda mungkin pertengahan remaja yang di panggil JACK itu datang dengan tergesa-gesa.


Jack langsung masuk dan bersujud, tampak jelas kalau seluruh tubuhnya gemetar ketakutan.


"hamba datang tuan"


pria itu berdiri dan mendatangi jack, lalu ketika sudah dekat tanpa basa basi ia langsung menendang perut jack hingga membuat nya terpental.


Jack melayang hingga membentur tembok dan ia meregang kesakitan, pria itu tidak merasa kasihan lalu menghampiri Jack dan langsung melayangkan beberapa tendangan lagi.


ketika puas ia menjambak jack dan mengangkatnya hingga wajahnya sejajar, jack yang lemas melihat pria itu dengan satu dan menunggu pria itu lakukan selanjutnya.


"bagaimana kita bisa merugi hah!!


lihat itu! itu adalah barang palsu yang kau beli! "


jack dengan lemas menjawab.


"tapi tuan andalah yang memutuskan untuk membeli.


bukankah sebelumnya aku telah memperingatkan anda... "


pria itu merasa kesal dan kini ia mencekik jack dengan kuat.


"hoh sepertinya kau sudah mulai berani!!!


meski kau pintar sepertinya kau sudah tidak berguna disini, sekarang kau harus mati untuk menutupi kerugian kita!!! "


jack yang mendengar itu kini pasrah, sebelumnya ia di suruh untuk mengecek benda yang mereka beli asli atau palsu.


itu adalah pekerjaan penting dan jack cukup berpengalaman dengan ini karena ia memiliki bakat untuk menilai suatu benda asli atau palsu terlebih ia juga memiliki kemampuan bagus di bidang perdagangan.


sebenarnya bakatnya itu sangat berguna dan dapat dipastikan jika ia memiliki perusahaan sendiri dirinya akan menjadi orang kaya, namun semua itu percuma di lingkungan itu.


bakatnya seolah-olah adalah sampah dan perdagangan sebelumnya ia di tunjuk untuk memastikan sebuah transaksi dan ia sebenarnya menolak namun tuannya pria bermata satu itu malah menyetujui dengan alasan diskon besar.


dan setelah di periksa barang itu ternyata adalah sampah yang hanya bisa di hancurkan dan di daur ulang, dan kini hidupnya telah di ujung tanduk.


bayangan semasa hidupnya bermunculan ketika ia tidak bisa bernafas, lalu ketika ia akan kehilangan kesadarannya.


"DUUAR!!!!! "