Kesatria, Sihir, Dan Teknologi

Kesatria, Sihir, Dan Teknologi
chapter 144


kesatria muda itu langsung menerjang mengarah ke Arcane namun Arcane melemparkan banyak granat ke arah kesatria itu, dan tidak hanya itu ia juga berlari kearah penyihir kegelapan.


Arcane menilai kalau ia adalah musuh yang paling merepotkan jika di biarkan apalagi dengan sihirnya bisa memunculkan prajurit skeleton.


Arcane juga melihat kalau ia telah keluar dari kubah tulangnya dan ini akan menjadi sasaran empuk, namun pikiran Arcane ternyata salah.


ketika akan menyerang sebuah perisai menghalangi Arcane, dan ketika ia melihat siapa yang menghalanginya ternyata sebuah lengan skeleton yang menempel pada punggung penyihir kegelapan itu.


Arcane mundur dan melihat kalau penyihir itu ternyata mendapatkan 2 lengan tambahan yang diana bagian kanannya memegang pedang sementara bagian kirinya memegang perisai.


tak hanya itu seluruh tubuhnya seperti dilindungi oleh kerangka yang saling menempel, Arcane melihat itu mulai semangat dengan sihirnya dan langsung bertanya.


"kau.... kau menggunakan sihir tulang Ya? "


tanya Arcane.


penyihir kegelapan itu langsung menjawab.


"kenapa? kau ketakutan kan?, aku aneh kan?, kau merasa jijik bukan?


yah dari sekian banyak orang yang memiliki elemen normal aku adalah orang yang dikutuk untuk melakukan sihir seperti ini"


Arcane tersenyum di balik topengnya dan menjawab.


"takut? ijik? hahahah.... aku malah kagum dan iri denganmu karena memiliki sihir unik.


dan sekarang keluarkan seluruh kemampuanmu siapa tau aku bisa melakukan hal yang seperti itu HAHAHAHAHA.... "


"hah??..... "


penyihir kegelapan itu kini merasa bingung dengan tingkah Arcane yang menurutnya aneh dan terkesan tidak normal, menurutnya sedari dulu sihirnya adalah sesuatu yang menakutkan bahkan di antara anggota penyihir kegelapan sendiri.


namun baru kali ini bertemu seseorang yang memiliki pemikiran yang aneh sepertinya, sementara itu si kesatria langsung bergabung dalam pertempuran dengan menyerang Arcane.


Arcane langsung menepis nya dengan tameng yang ia gunakan dan tertahan di sana, sang kesatria itu langsung berkata dengan marah.


"kau!!! kau ingin sihir terkutuk itu!?....


kesatria itu langsung menambah kekuatannya dan berhasil membuat Arcane terdorong hingga beberapa meter, kemudian Arcane langsung menjawab.


"sihir terkutuk? jika dia terkutuk maka kau apa?"


tanya Arcane yang langsung memasang kuda-kuda.


si kesatria langsung menjawab.


"aku? tentu saja aku adalah orang yang terpilih karena bisa melayani gereja? "


Arcane yang mendengar jawaban itu langsung membuat tekanan besar dengan anginnya dan langsung menyerang kesatria itu dengan tebasan terkuatnya.


namun kali ini berbeda selain angin yang mendorong tebasan Arcane ia juga memadatkan api hingga membuat suhu semakin panas.


kesatria itu langsung memasang posisi bertahan dengan perisainya dan kemudian.


"BOOM....."


sebuah ledakan besar terjadi begitu tebasan dan perisai itu bertemu, tak hanya itu selain aura panas yang menyebar pedang Arcane juga terbakar dalam kobaran api.


karena ledakan itu kesatria gereja itu terbang ke udara dan tiba-tiba penyihir kegelapan itu langsung menyerang kesatria gereja dengan tebasan pedang.


ketika selesai Arcane dan penyihir kegelapan itu langsung berteriak.


"inilah yang tidak aku sukai dari kalian!!!.


penganut fanatik yang kehilangan nalar dan menganggap dirinya Paling suci!! "


Arcane dan penyihir itu kemudian saling bertatapan selama beberapa saat namun sedetik kemudian sebuah serangan datang tak terduga.


keduanya terlempar bebarengan dengan itu diiringi auman beruang dan sebuah tawa kejam.


"goaaar.... hahahahah, kalian melupakan aku Ya? "


Arcane kehilangan keseimbangan dan terbentur puing-puing tembok yang masih berdiri, ia mengangkat kepalanya dan melihat seekor beruang yang sedang terluka dinaiki seseorang yang tak lain adalah Weston