
arcane bernafas dengan berat ia tidak berfikir kalau memerlukan banyak mana dan stamina dalam pertarungan sebenarnya, namun ini lumayan untuk yang jadi pertama.
arcane tersenyum dan berdiri ia menatap one eye dengan senyuman mengerikan.
"jadi, apakah kita memiliki bos yang baru disini? "
one eye menatap arcane ngeri, pasalnya ia tau kalau arcane berada di tipe mage sekaligus kesatria apalagi ia bisa mengendalikan mananya dengan baik.
setelah berfikir sejenak one eye menjawab.
"dunia bawah menganut sistem yang kuat yang menguasai.
aku telah kalah, jadi kini kau bosnya"
arcane mengangguk ia memang bisa menebak ini, bank di kehidupan sebelumnya bahkan didunia moderen juga menganut sistem ini.
"baik, kalau begitu"
"click"
arcane menjentikkan jarinya dan es yang mengurung one eye langsung menguap dengan cepat.
one eye melihat itu makin ngeri dengan arcane, pasalnya ia pasti telah melawan seorang monster cilik yang memiliki latar belakang yang menakutkan.
namun sesaat kemudian seseorang berteriak.
"kau.... jangan bilang kau
arcane.... arcane fortis, pangeran sampah itu!! "
suara itu berasal dari lantai 2, lebih tepatnya adalah ruangan di lantai 2 tempat yang sama dengan one eye muncul.
semua orang yang di sana terkejut, sementara arcane menoleh dan mendapati seorang remaja dengan pakaian lusuh dan wajah pucat, ia bahkan tidak bisa berdiri dengan benar dan bertopang pada pagar besi disana.
arcane tersenyum dan berkata.
"siapa kau? "
"Jack"
"kau cukup pintar"
arcane kini memegang dagunya dan memikirkan langkah selanjutnya, disisi lain one eye kini berkeringat dingin, pasalnya ia juga tau akan seorang pangeran sampah namun ia tidak tau kalau pangeran itu memiliki kekuatan seperti ini.
beberapa saat setelahnya arcane langsung berbicara.
"one eye naik dan masuk ke kantor, Jack tunggu aku di kantor.
sementara yang lain bersihkan kekacauan ini, jika ada seseorang yang ingin pergi dan tidak ingin bekerja denganku kau bisa pergi.
aku hanya membutuhkan seseorang yang ingin bekerja yang ingin bekerja di bawah perintahku"
_______________________________________________________
kini arcane duduk di meja kerja bangunan itudan gray berada di belakangnya, ruangan itu seperti tipikal ruangan kantor pabrik dimana ada kaca besar yang menghadap ruangan pegawai, disana arcane bisa melihat seluruh karyawan yang bekerja disana.
ada juga tembok yang berupa rak berisi banyak buku dan dokumen penting.
dihadapan arcane ada one eye dan Jack yang berdiri dengan tegak, meski Jack di bantu sebuah kursi karena ia sangat lemas.
arcane memandangi mereka secara bergantian dan berkata.
"baik sekarang ceritakan tentang diri kalian dan pabrik ini"
one eye maju dan menjawab.
"kalau begitu aku duluan..... "
one eye menjawab terlebih dahulu, ia dulunya adalah seorang prajurit yang menjaga perbatasan karajaan, ia menjaga perbatasan wilayah utara dimana berbatasan langsung dengan dark forest.
wilayah itu berisi banyak monster sihir yang ganas, one eye menjaga disana sampai ia di pecat oleh Kerajaan karena lalai dalam menjaga, itu menyebabkan 1 desa hancur.
ia kembali ke ibukota karena disini adalah tempat tinggal orangtuanya, namun karena kesalahannya dan kondisi tubuhnya ia kesulitan mendapatkan pekerjaan dan akhirnya menjadi sekarang.
saat ini pabrik ini adalah penjual barang ilegal, dimana ia menjual beberapa alat rakitan dipasar gelap, untuk menghindari pemeriksaan penjaga pabrik ini juga berkedok bengkel barang bekas dan perbaikan.
sementara itu untuk Jack, ia adalah seorang budak yang di telantarkan oleh keluarga pedagang karena keluarga itu mengetahui kalau Jack bertubuh lemah, namun ia telah mempelajari cara berdagang sekaligus menilai suatu barang.
one eye mengambilnya dari jalanan dan membuat ia bekerja apa saja dengan dirinya, Untuk pabrik ini sendiri usahanya juga tidak terlalu bagus apalagi koneksi yang dimiliki oleh one eye sedikit.
"lalu apa hubungannya dengan Gavin? "
one eye menjawab.
"karena aku ingin ia menjadi pegawai ku, ia adalah seorang blacksmith sekaligus pengrajin yang terampil"
arcane mengangguk.
"apa hanya kau dan tim penjagamu juga di pecat?"
one eye mengangguk cepat.
"i... iya"
"apa kau masih berhubungan dengan mereka?"
"tidak semua, dari 30 hanya 20 yang masih bisa saya hubungi"
arcane berdiri kemudian mengambil 4 benda yang tadi di buang one eye benda itu ada 5 buah namun salah satunya rusak karena di buang one eye, arcane melihatnya sekilas lalu ia pergi ke meja crafting.
sebelumnya meja yang di gunakan one eye juga memiliki beberapa peralatan untuk membongkar dan memperbaiki barang, namun dirasa kurang lengkap arcane meminta meja crafting terpisah.
arcane mengotak ngatik benda itu, benda itu seperti sebuah bola dimana fungsi aslinya adalah menyimpan mana dengan jumlah tertentu.
namun one eye tertipu dimana benda itu hanya bisa menyimpan tanpa bisa mengeluarkan kembali mana yang tersimpan.
melihat itu one eye hanya terdiam dan tertunduk lesu.
arcane membongkar benda itu, didalamnya ada sebuah batu yang sedikit bercahaya, arcane tahu kalau itu adalah magic stone bukan mana stone.
magic stone dan mana stone memiliki citi yang sama namun cahaya yang keluar dari mana stone memiliki cahaya putih kebiruan, semakin biru maka semakin baik.
mana stone adalah batu yang bisa menyerap mana ataupun sebaliknya, batu itu lumayan sulit di temui manfaat nya bisa digunakan untuk mengisi mana seseorang atau perantara pelepasan sihir.
mana stone bisa di gunakan untuk berbagai hal termasuk menyimpan cadangan mana, namun itu sulit jika di serap langsung, perlu alat khusus untuk melakukannya.
namun untuk magic stone batu itu memiliki efek menyerap sihir bukan mana, batu ini mudah di temui dimanapun di pasaran, penggunaannya cukup rumit karena dibutuhkan alat khusus untuk membuat benda itu berfungsi dengan baik.
arcane melihat sebentar dan lalu mulai merangkai dan memodifikasi, ia juga mengalihkan mana nya sendiri kedalam benda itu.
arcane menyelesaikan benda itu hanya dalam waktu 5 menit setelah selesai arcane menunjukkan benda itu kepada mereka.
gray, Jack dan one eye bingung karena benda itu tidak berubah sama sekali.
tanpa menunggu komentar mereka ia keluar dan menemukan lokasi kosong di depan pabrik itu, ia kemudian memutar bola itu dan melemparkannya kel lokasi kosong itu.
"BOOM!!!! "
ledakan!!!
sebuah ledakan kuat membentuk awan jamur kecil, para pekerja kaget dan keluar untuk memeriksa, pintu pabrik rusak karena ledakan sebelumnya jadi wajar jika mereka waspada jika ada serangan lain.
arcane dengan santai berbalik dan berkata kepada one eye dan Jack.
"ada berapa total barang itu? "
Jack maju dan menjawab
"ada sekitar 3500 totalnya tuan"
arcane mengangguk dan kini memberi perintah.
"Jack kau kini yang mengurus administrasi pabrik ini, di kantor ada 3 lagi yang seperti itu gunakan sebagai contoh dan buat semuanya seperti itu.
kosongkan kas saat ini untuk memperbaiki kerusakan dan membeli benda yang seperti itu, kau harus membeli lebih murah dari yang sebelumnya, juga beri sebagian untuk one eye.
one eye bantu Jack dan kumpulkan anggota timmu dulu prioritaskan yang berada di ibukota, kau kini mengurus keamanan.
satu minggu aku akan datang kesini, aku ingin mendengar perkembangan baik."
tanpa sadar Jack dan one eye menjawab dengan berlutut.
"baik bos"
setelah mendengar itu arcane turun dan pergi dari tempat itu.