
Di sebuah Café yang berada di pinggir kota. Tempat itu terlihat begitu classic dan juga ramai akan pengunjung. Sepertinya Café itu adalah salah satu Café favorit yang ada disina.
Jasmine kemudian duduk disalah satu kursi yang berdominan merah dengan meja kayu berwarna coklat tua yang ada disana. Begitupula dengan Bayu serta Joe yang mengikutinya.
“ Sungguh Nona Jasmine sangat pandai memilih tempat.” Kata Bayu.
“ Terima kasih pujiannya.” Sambut Jasmine.
Lalu terlihat seorang pelayan Caffe datang dengan membawa buku menu.
“ Joe, kau mau pesan apa?” Jasmine mengulurkan tangannya menyerahkan buku menu tersebut kepada Joe.
“ Kau tahu apa yang aku suka. Jadi pesankan saja olehmu.” Kata Joe sembari tersenyum tipis.
“ Bayu..” Jasmine menoleh kearah samping Joe. Dimana Bayu duduk saat ini.
“ Samakan saja seperti yang lain, karena aku bukan tipe pemilih.” Sambut nya dengan santai.
Jasmine pun kemudian mulai memesankan apa yang dia inginkan. Tentunya itu tak lepas dari kesukaan Joe yang masih ia ketahui. Sang pelayan pun akhirnya pergi meninggalkan mereka. Lalu tak lama kemudian pelayan itu
kembali lagi dengan membawakan tiga gelas kopi dan juga makanan ringan pendamping kopi.
“ Joe, sedang apa kau disini?” Tanya Jasmine sembari melirik kearah Joe.
“ Seperti yang kau lihat tadi, aku sedang mengurus bisnis ku disini.” Jawab Joe.
“ Dan juga sekalian berbulan madu.” Timpal Bayu yang mulai menyeruput minuman nya.
Joe melirik kearah Bayu.
“ Hmm, benarkah?”
“ Ya.” Sahut Joe singkat.
“ Dimana kau membawanya menginap? Apa kau juga membawanya menginap di hotel tempat kita memaduk cinta dulu?” Jasmine berbicara terbuka meskipun ada Bayu disana. Namun sungguh ia tak peduli dengan keadaan itu.
“ Ada Bay? Sepertinya kata-kataku barusan membuat sedikit kaget.” Sindir Jasmine.
“ Tentu saja tidak, bukankah itu hal biasa bagi Bos kita joe. Wanita manapun selalu rela menghabiskan malam bersamanya tanpa diminta sendiri olehnya.” Dengan cepat Bayu membalasnya. “ Bukankah benar begitu Bos.” Liriknya kearah Joe.
Joe tersenyum kecut sembari melirik tajam kearah Bayu.
Tatapanmu Joe, seharusnya kau berterimakasih terhadapku karena sudah membantumu.
Gumam Bayu.
Sementara itu Jasmine tersenyum sembari mengepalkan tangan nya dibawah meja merasa geram dengan perkataan Bayu barusan. Jelas-jelas kalimat itu sengaja diarahkan kepadanya untuk merendahkan nya didepan Joe.
“ Itu semua karena Tuan Muda kita yang terlalu tampan.” Ucap Jasmine sembari menyunggingkan senyumnya.
“ Bukan cuma itu, dia kaya dan juga royal. Maka dari itu para wanita dengan suka rela menyerahkan dirinya agar bisa mendapatkan keuntungan darinya.” Timpal Bayu dengan santai.
“ Sepertinya kau tahu banyak dengan itu.” Ucap Jasmine.
“ Bayu sahabat GM ku sekaligus sahabat baikku. Maka dai itu dia juga tahu banyak tentangku.” Joe yang sedari tadi memilih tak banyak bicara akhirnya mengangkat suara.
Jasmine semakin kesal, ia mulai menggertakan giginya sembari memaksakan senyum nya di hadapan Joe. Sementara Joe juga terlihat tidak nyaman dengan situasi itu. Namun ia tetap berusaha bersikap sesantai mungkin di hadapan semuanya.
Bayu, awas kau. Bulan ini aku akan benar-benar memotong gajimu.
Batin Joe.
Sial! Niat hati ingin menggoda Joe, tapi jadi malah seperti ini. Semua ini gara-gara GM sialana ini.
Rutuk Jasmine dalam hati.
BERSAMBUNG
Assalamu'alaikum, hi guys.. hari ini kita berjumpa lagi bersama Joe dan Tania. Semoga kalian tidak bosan ya dengan kisah mereka^^ karena kalian sudah mampir dan setia menunggu lanjutan perjalanan cinta mereka. Jadi jangan lupa tinggalkan jejak Like dan juga Komentar nya ya. Terimakasih^^ semoga hari kalian para sahabat semuanya menyenangkan hari ini.