
" kalian mau kemana joe.." tanya angeline untuk sekedar basa basi,
" kami ada urusan setelah ini.." ucap joe dingin
" oh ya.. urusan apa?" tanya angeline penasaran
" haruskah aku melaporkan setiap urusan yang ingin aku kerjakan ke padamu.." tatap joe sinis, yang membuat angeline salah tingkah
" bukan begitu joe.. aku kan cuma sekedar bertanya apa itu salah?" angeline memasang wajah manja
" sudah sana.. aku mau pergi " jonathan menutup kaca mobil nya ia menghidupkan mesin lalu melajukan mobil nya meninggalkan angeline dengan kekesalan nya
dasar wanita jalang... semua ini gara gara kau.. kalau kau tidak hadir dalam hidup joe, maka joe tidak akan bersikap seperti ini kepadaku.. lihat saja..aku pasti akan membuat perhitungan dengan mu..
dan kau joe.. kau pasti akan menjadi milikku
gumam angeline dalam hati sambil memaki
wajah angeline seketika merah, ia menahan emosi nya agar tak terlihat oleh orang lain, angeline segera berlalu bergegas menuju mobil nya, ia masuk dan menutup kembali pintu mobil nya, ia begitu kesal nya sehingga kotak tissu yang ada di mobil nya di lempar nya..
"" aaarrgghh...." murka angeline
" kali ini kau bisa menolak ku joe .. tapi lihat saja.. aku pasti akan bisa mendapatkan mu.. tunggu saja sampai kau bertekuk lutut di hadapan ku.. hahahahahaha" gerutu angeline di dalam mobil
" joe.. kenapa kau bersikap begitu kasar terhadap nona angeline? " tanya tania yang merasa kasihan terhadap angeline
" dia pantas mendapatkan itu.. karena dia telah menganggu kemesraan kita tadi.." ucap nya santai
" tapi kan.. dia teman mu, tidak sepantas nya kau memperlakukan nya seperti tadi," tania semkin mengiba untuk angeline
" memang benar, tapi dia itu tipe cewe yang kalau di manjain semakin mijak, " ujar joe dingin, " sudahlah.. jangan bahas lagi, kita akan kerumah mama sekarang" ucap joe yang kini fokus menyetir mobil nya
☆☆☆☆☆
joe melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang, ia menuju ke arah rumah mama nya untuk berkunjung kesana, ya.. mama joe berpesan untuk membawa tania pulang ke rumah mama nya setelah fitting baju pengantin, ia mengirim pesan watshaap tadi pagi.
mama sedang duduk di ruang tengah sambil nonton tv, ia membuka stasiun yang menyiarkan sinetron kesukaan nya
" hai ma..." sapa jonathan dari belakang seraya mencium pipi mama nya dengan lembut
" apa kabar ma? sehat kan.." ucap nya dengan duduk di samping mama nya
" mama sehat..." ucap mama lembut dengan membalas kecupan anak nya di pipi nya
" tania.. apa kabar? " sapa mama kepada tania yang berdiri di samping sofa tempat nya duduk
" alhamdulillah baik ma.." tania mencium pipi kiri dan kanan calon mertua nya itu dan di balas langsung oleh mertua nya
" kalian sudah ke butik idha? bagaimana apa kalian suka..?" tanya mama antusias..
" mama memang jago.. tania sangat cantik mengenakan baju hasil dari desain mama.." ujar joe memuji desain mama nya
" wah... bagus sekali.. mama jadi gak sabar melihat tania memakai nya di depan mama.. tania.. apa kamu juga suka nak.." mama bahagia saat mendengar ucapan joe namun ia kembali memastikan nya kepada tania apakah ia menyukai nya
" tania suka ma... gaun itu adalah gaun termewah yang tania lihat, terima kasih ya ma.." puji tania dengan mulut manis nya seraya tersenyum lembut
" syukurlah.." mama bersyukur joe dan tania menyukai hasil desain nya
asisten rumah tangga mama sudah datang dengan membawakan nampan yang berisi beberapa gelas orange jus, ia membawakan nya dengan hati hati dan kemudian menghidangkan nya di atas meja
" silahkan nyonya, tuan.. saya permisi.." asisten rumah tangga mempersilahkan tuan beserta nyonya nya untuk minum dan segera pergi dari tempat itu
tak..tak..tak..
dari arah belakang terdengar suara sepatu highels yang semakin mendekat, mama melihat asal suara tersebut serta tersenyum ramah
" angeline...." ucap mama saat mendapati sosok yang berjalan menuju ke arah nya
bersambung