CEO PLAYBOY JATUH CINTA

CEO PLAYBOY JATUH CINTA
BAB 14


Serasa mendapatkan angin segar. Membuat Angeline tak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini. Kini ia semakin mempererat gandengan nya. Sehingga membuat Tania yang berjalan mengikuti mereka dari belakang tampak semakin kesal melihat tingkah nya.


"Ya ampun! Fix, ini cewe memang nggak punya urat malu. Bisa-bisa nya sekarang dia nempel gitu kayak Prangko di bahu Joe, meskipun dia tau jika saat ini mereka sedang di tempat umum. Tuh liat, orang-orang pada ngeliatin kesini semua kan.. Memang nggak punya urat malu nih cewek.


Gumam tania.


Ia berdecak kesal sembari memperhatikan sekitar. Melihat para pengunjung Mall yang kini menatap sinis kearah mereka.


Joe kembali menoleh. Dilihat nya wajah Tania yang kini tampak semakin merah dari sebelumnya. Sehingga membuat nya begitu bangga didalam hati.


"Apa kau tau Tania. Wajah mu sungguh lucu jika sedang kesal seperti itu. Hahaha..


Lagi-lagi Joe tergelak sendiri.


Namun kali ini Angeline tidak melihatnya Karena ia sibuk bergelayutan di bahu Joe.


"Joe," Ucap Angeline


"Hmm," Jawab Joe singkat.


"Temani aku belanja yuk, disitu." Angeline menunjukkan salah satu toko branded yang ada disana.


"Baiklah," Ucap Joe.


"Tapi aku mau kamu yang traktir." Pinta Angeline manja.


"Hmm, its oke nggak masalah. Pilih saja mana yang kau suka." Ucap Joe santai.


"Benarkah? Aaa... makasih." Angeline kini memeluk tubuh Joe dengan mesra. Ia tak segan-segan meskipun disana ada banyak pasang mata yang sedang memperhatikan tingkah nya. Salah satunya Tania.


"Cih, baru juga jumpa udah minta di belanjain. Dasar matre!


Umpat Tania dalam hati.


Ia menggelengkan kepalanya saat melihat Angeline yang kini semakin bertingkah di depan nya.


Kini mereka sudah tiba didepan toko branded tersebut. Para pegawai toko kini tampak berbaris rapi, begitu melihat Joe memasuki toko mereka. Itu semua karena mereka sudah tau siapa Joe. Karena selama ini Joe sering membelanjakan para kekasih nya di toko-toko branded yang ada di Mall tersebut.


"Selamat siang Tuan. Silahkan masuk dan melihat-lihat barang yang ada di toko kami. Siapa tau ada yang berkenan." Ucap salah satu pegawai toko.


"Hmm, keluarkan brand terbaru kalian dan tunjukkan kepada teman wanita saya." Ucap Joe seraya memegang bahu Angeline.


"Baik Tuan. Ayo Nona silahkan kearah sini kami akan menunjukkan beberapa brand terbaru yang ada di toko kami." Salah satu pegawai toko mempersilahkan Angeline untuk mengikuti mereka.


Kini disana tinggalah Tania bersama Joenathan yang berdiri cukup berjarak.


Sedangkan Angeline mulai sibuk memilih pakaian yang disukai nya.


Disana ada beberapa steel pakaian yang terpajang di depan Joe. Sehingga kini ia mulai melangkah untuk melihat-lihat pakaian tersebut. Tak lama kemudian ia kembali dengan membawakan tiga steel pakaian wanita di tangan nya. Lalu disodorkan nya kearah Tania yang tampak celingak-celinguk memperhatikan sekitar.


"Hei kau! Coba pakai yang ini."


Mendengar suara Joe sontak saja membuatnya terkejut. Apalagi kini Ceo nya itu sudah berdiri tepat di hadapan nya sembari menyodorkan beberapa steel pakaian wanita kepadanya.


"Maksud Tuan saya?" Tania bertanya. Karena ia berpikir mungkin Joe salah orang dengan mengira dirinya adalah Angeline saat ini.


"Ya kau! Memang nya disini ada siapa lagi selain dirimu?" Ucap Joe.


Reflek Tania segera menoleh kearah sekitar. Dilihat nya memang tak ada orang disana. Para pegawai terlihat sibuk memilihkan pakaian untuk Angeline. Sedangkan di samping kanan, penjaga kasir terlihat sibuk dengan ponsel nya.


"Sudah pakai saja. Urusan harga biar aku yang tanggung." Ucap Joe.


"Tapi Tuan.."


"Tidak ada tapi-tapian. Pergilah coba pakaian mu. Jika tidak maka aku akan memberimu hukuman seperti tadi." Ancam Joe sehingga membuat Tania menjadi panik. Kini dengan segera ia meraih pakaian yang disodorkan Joe dan berlari menuju ruang ganti.


"Cih, yang benar saja. Jika aku dicium olehnya, mau taruh dimana mukaku. Inikan tempat umum


Gumam Tania sembari masuk kedalam ruang ganti.


Tak lama berselang. Kini Tania keluar dan berjalan kearah Joe dengan setelan pakaian baru yang disodorkan Joe kepadanya. Sedangkan Joe kini tampak terpatung di tempatnya.


"Ya tuhan.. cantik sekali dia.


Gumam nya sembari terus memperhatikan penampilan Tania tanpa berkedip sedikit pun.


"Tuan.." Sapa Tania begitu tiba di hadapan Joe. Namun Joe tak menjawab nya karena begitu takjub dengan penampilan Tania.


Ceklak-ceklik.


Tania membunyikan jari nya dihadapan Joe. Namun tak ada tanggapan dari Joe.


"Kenapa dia? Apa sebegitu terpesona nya kah dengan penampilan ku. Sehingga kini ia tak menyadari jika aku sudah berdiri di hadapan nya.


Gumam Tania sembari tersenyum menatap kearah Joe. Ia tak menyangka jika seorang Joenathan Alexandre bisa sebegitu terpukau nya terhadap seorang wanita sehingga kini membuatnya tak berkedip sedikit pun.


Disela-sela kesenangan nya. Saat melihat Joe yang dalam keadaan seperti itu. Tiba-tiba saja Angeline muncul seraya menepuk bahu Joe dari belakang.


"Joe! Sedang apa kamu disini?" Ucap Angeline dengan nada keras sehingga membuat Joe tersadar dalam lamunan nya.


"Angeline!" Sahut Joe seraya menoleh kearah nya.


Namun kini Angeline berjalan menuju kearah Tania dengan tatapan kesal.


"Hei kamu! Ngapain pake baju itu? Memang nya kamu sanggup beli?" Seru Angeline dengan nada sinis.


Namum Tania hanya diam di tempat nya tanpa menggubris.


"Sudahlah Ngel, biarkan saja dia." Ucap Joen


"Tapi Joe, dia memakai baju yang mahal dan sepertinya aku suka itu." Ucap Angeline seraya menunjuk kearah pakaian yang sedang di kenakan Tania.


"Hmm, apa sekarang kau mulai suka memakai sesuatu yang sudah di kenakan oleh orang lain?" Joe mendekati Angeline dan kini memegangi bahunya.


"Pilih lah yang lain. Disana masih banyak baju-baju yang bagus sedang menantimu." Ucap Joe seraya menarik tangan Angeline untuk ikut bersamanya.


"Hmm, baiklah. Tapi kamu sendiri yang harus memilihkan nya untukku ya." Angeline mulai luluh dan mengikuti Joe yang menggandeng tangan nya.


Joe terlihat begitu mahir dalam memanjakan setiap wanita. Hal itu terbukti jelas jika melihat bagaimana sikap nya kini yang begitu memanjakan Angeline dengan apa yang dia minta. Dari pakaian, sepatu, tas hingga daleman mahal yang dipinta Angeline semuanya ia belikan. Sehingga kini senyum Angeline tampak begitu merekah di bibir karena kesenangan di manjakan oleh Joe.


"Cih, dasar cewek matre!


Umpat Tania dalam hati.


Meskipun saat ini Joe juga membelanjakan nya pakaian dan juga sepatu mahal. Tapi kekesalan nya terhadap Angeline tak berubah. Malah kini Tania semakin kesal melihat tingkah Angeline yang kelewat manja.