
Pagi ini Joe bangun lebih awal dari biasanya. Matahari belum lagi sempurna menampak dirinya. Namun Joe sudah selesai bersiap untuk segera pergi menemui klien nya. Hari ini mereka ada pertemuan pagi-pagi sekali. Ingin melihat proyek yang di kembangkan disana serta membahas tentang apa yang akan dilakukan selanjutnya untuk keuntungan bersama.
Tania masih terlelap dikasurnya. Makanan yang dibelikan tadi malam oleh Bayu sama sekali tak disentuh olehnya. Karena ia sudah terlelap saat itu. Melihat Tania yang begitu lelap dalam tidurnya membuat Joe tak tega untuk membangunkan nya.
Hari ini sebelum berangkat kerja Joe sudah menyiapkan terlebih dahulu makanan untu istrinya. Kepada koki hotel, ia telah meminta untuk dibuatkan beberapa makanan yang enak untuk istrinya. Barulah setelah itu ia dapat pergi dengan tenang meninggalkan kamar hotelnya untuk pergi mengurus bisnis nya.
Sebelum pergi, tak lupa ia menyetel nomor ponsel Tania agar bisa digunakan untuk menelpon disana. Sehingga kini ia bisa dengan mudah menghubungi nya.
“ Bay, kau dimana?” Tanya di balik layar ponsel.
“ Nih aku udah sampai didepan pintu kamar dan ingin membukanya.” Kata Bayu.
Lalu kini setelah membuka pintu kamar nya ia melihat diujung sana sudah ada Joe yang sedang berdiri menunggu dirinya. Dimatikan nya panggilan tersebut, lalu dengan segera ia berjalan kearah Joe. Hingga tak lama kemudian kini tibalah ia dihadapan Joe.
“ Hai Pak Bos! Maaf ya sudah membuat mu menunggu.” Ujar nya santai.
“ sekali lagi kau membuatku menunggumu seperti ini maka aku tak akan segan-segan memotong gajimu bulan ini.” Tegas Joe.
“ Bos, pagi-pagi kok galak amat. Bukankah kemarin seharian kau memadu kasih dengan istrimu. Terus kenapa pagi ini bicara ketus seperti itu.” Goda Bayu.
“ Banyak omong ya!” Joe membelalakkan matanya. “ Tugas yang aku suruh kerjakan padamu itu gimana? Udah siap?” Tanya Joe.
“ Tenang saja Bos, semuanya beres.” Ujar Bayu penuh keyakinan.
“ Yasudah, sekarang mari kita pergi.”
“ Siap Pak Bos!” Bayu berdiri tegak sembari mengangkat tangan nya hormat didepan Joe dengan gaya jenakanya.
Namun Joe, yang sudah terbiasa dengan tingkah laku Bayu tersebut sama sekali tak menggubrisnya. Dan kini ia pun berjalan didepan yang diikuti Bayu dari belakang.
Ketika mereka keluar dari hotel. Disana sudah ada sebuah mobil mewah yang menjemput mereka. Joe dan Bayu pun kemudian naik kedalam mobil. Lalu setelah keduanya masuk kedalam mobil tersebut. Sang sopir pun kemudian menghidupkan kendaraan nya dan meninggalkan hotel tersebut.
Setibanya disana, ditempat pertemuan antara Joe dan klien nya. Terlihat sesosok perempuan yang sangat tak asing baginya sedang berbicara dengan seorang pria disana. Joe memicingkan mata menatap kearah gadis tersebut.
“ Joe, ayo kita segera masuk. Mereka pasti sedang menunggu kedatangan kita saat ini.” Kata Bayu yang mengajaknya untuk segera masuk kedalam.
“ Hmm.”
Joe pun menganggukkan kepalanya dan melangkah beriringan bersama Bayu. Kini terlihat mereka berjalan melewati gadis tersebut. Dilirikkan nya matanya kearah wanita itu yang sedang berbicara dengan pria asing disana,
dan ternyata benar. Dia adalah Jasmine mantan kekasihnya.
Setelah memastikan jika itu adalah Jasmine. Kini Joe terus memfokuskan langkahnya menuju kearah gedung yang ada didepannya. Bersama dengan Bayu, Joe semakin mempercepat langkahnya menuju kearah sana. Namun sesaat kemudian terdengar seseorang memanggil namanya.
“ Joe!” Seru sosok gadis yang ada disana yang tak lain adalah Jasmine mantan kekasihnya itu.
Joe terus melangkahkan kakinya seolah pura-pura tak mendengar panggilan tersebut.
“ Joe!” Jasmine kembali memanggilnya seraya berlari menuju kearahnya.
Membuat Bayu yang awalnya juga terlihat cuek mau tak mau melirik kearah suara tersebut.
“ Wow! Gadis cantik Bos, dan sepertinya aku pernah melihatnya.” Kata Bayu.
“ Joe!” teriak gadis itu lagi sehingga kini mau tak mau membuat langkah kaki Joe berhenti, begitupun dengan Bayu.
Joe lalu menoleh.
“ Jasmine!” serunya seolah baru menyadari jika gadis yang memanggilnya tersebut adalah Jasmine.
Ia pun lalu tersenyum saat melihat Jasmine yang kini sudah berjalan mendekat kearahnya.
BERSAMBUNG