CEO PLAYBOY JATUH CINTA

CEO PLAYBOY JATUH CINTA
BAB 99


Sungguh pemandangan yang begitu memalukan, membuat Wulan dan Tania semakin tidak nyaman berada disana. Tania lalu segera menarik jas yang di gunakan Joe sembari berbisik.


“ Joe, benarkah ini hanya tanda tangan kontrak saja?”


“ Ia.” Jawab Joe singkat sembari menganggukan kepalanya pelan.


“ Tapi kenapa begitu banyak wanita yang berpenampilan tak senonoh seperti itu disini? Tanya Tania seraya melirik kearah para wanita yang hampir tak berbusana itu.


“ Kau tau? Inilah alasanku mengajak kau untuk datang kesini, karena aku takut tidak bisa menahan hasratku terhadap mereka.” Kata Joe menjawab pertanyaan dari Tania.


“ Apa kau bilang? Jadi kau hanya menjadikanku tameng untuk bisa mengontrol dirimu!” Wajah Tania terlihat mulai memerah.


“ Sssst! Diamlah, kita sekarang sudah ada disini, lebih baik sekarang juga kita menghampiri mereka dan duduk disana. Kalau tidak, jika kita membuat mereka marah maka mungkin saja aku tidak akan bisa menandatangani kontrak itu.” Kata Joe.


Kini Joe mulai meraih tangan Tania dan mengajak nya kedalam bersama. Sementara itu Wulan terlihat berlindung di belakang Bayu karena takut melihat pria tua yang duduk disana menatap nya penuh hasrat.


Bayu menyadari kecemasan Wulan, dan dia juga berusaha membuat Wulan tenang disana dengan cara tetap berada disamping Wulan dan menahan setiap lelaki yang menatap kearahnya.


***


Setelah selesai menandatangani kontrak, kini mereka pun izin keluar dari sana. Dengan alasan ingin bersenang-senang diluar, maka mereka dengan cepat di-izinkan untuk pergi dari sana. Jujur, sebenarnya Joe sudah mulai


merasa risi saat para wanita seksi itu mendekati nya tanpa sungkan meskipun ada Tania disana.


Sehingga ia berusaha berbagai macam cara untuk segera pergi dari sana. Tentunya ada syarat dan juga harga yang harus di bayar oleh itu, dengan cara Joe, Bayu, Tania dan Wulan harus bersedia menghabiskan botol alcohol yang ada disana.


“ Wulan bagaimana ini?” Ucap Tania setengah berbisik.


“ Ya, mau bagaimana lagi. Yasudah minum saja.” Kata Wulan.


Ia merasa begitu percaya diri karena sebelumnya sewaktu mereka minum bersama di Bar, Wulan tidak begitu mabuk. Hanya Tania lah yang mabuk parah hingga tak sadarkan diri, sehingga kini Wulan begitu yakin meminum-minuman tersebut.


“ Sudahlah Tania, bukankah kau dan Joe sudah menikah. Jadi tak perlu takut untuk mabuk kan? Setidak nya jika pun ada yang mengambil kesempatan, setidaknya saat ini kalian sudah sah. Jadi bebas melakukan apapun yang kalian suka.” Kata Wulan penuh percaya diri.


Ada benar nya juga sih, bukankah aku dan Joe sudah sah jadi sepasang suami-istri sekarang. Jadi jika pun ia mengambil kesempatan dariku, bukankah itu sah-sah saja. Lagi pula jika aku tak ikut meminumnya, takutnya mereka akan mempersulit kami untuk bisa segera pergi dari sini.


Gumam Tania


Kini dengan berat hati Tania pun ikut meminum-minuman beralkohol itu. Mengikuti jejak Wulan sahabatnya yang sudah terlebih dulu meminumnya.


BERSAMBUNG.


Hi guys..


Jangan pernah bosen dengan cerita Raa yang satu ini ya. Jika ada saran silahkan isi komentar kalian di bawah, berikan juga dukungan kalian kepada Ra agar terus bersemangat melanjutkan karya ini. Sungguh dukungan kalian


sangat berarti bagi Ra. Jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan cara Like dan Vote ya. terimakasih^^