
jonathan kembali mengerutkan dahi nya saat melihat wulan yang kembali memeluk istri nya.
cih..
dasar wanita, bisakah kau diam saja tanpa memeluk, dia itu milik ku..
gumam jonathan kesal.
tania yang kembali menyadari tatapan tak menyenangkan jonathan terhadap keintiman nya dengan wulan pun segera melepaskan tangan wulan yang melingkar di tubuh nya.
" kamu kenapa nia? aku tuh kangen tau sama kamu, dan lagi hari ini kamu itu cantik sekali aku jadi gemes melihat mu.." ujar wulan dengan membuat raut wajah yang menggemaskan.
" kamu tau wulan dia dari tadi memperhatikan kita.." bisik tania pelan sambil mengisyaratkan dengan mata.
" dia.? dia siapa?" wulan tak mengerti apa yang di maksud tania.
" joe.." bisik nya pelan karena tak mau sang pemilik nama tau bahwa mereka sedang membicarakan nya.
" apa..!!" wulan seolah tak percaya, apa mungkin jonathan cemburu dengan nya, jelas jelas tania adalah sahabat nya.
" ssstt... nanti aku jelaskan, sekarang kamu jaga sikap mu di depan nya jangan sampai membuat dia marah." tutur tania me wanti - wanti wulan agar sedikit menjaga jarak dengan nya.
wulan pun menuruti dengan tatapan kesal, ia pergi menjauh dari sana setelah sebelum nya menatap jonathan dengan sinis.
***
bayu berjalan terburu - buru dengan membawa gelas yang berisi orange jus di tangan nya dan tanpa sengaja menabrak seseorang.
" bruukk..!!!
seorang wanita terjatuh di lantai dengan siraman orange jus di gaun nya. wanita itu adalah wulan, ia berdiri dan menatap kesal ke arah bayu.
" kau..!!! kalau jalan lihat - lihat lah." pekik wulan.
" maaf aku tidak sengaja, kamu tidak apa - apa kan.?" tanya bayu memperhatikan dan menyentuh bahu wulan berniat memeriksa apakah ada yang terluka pikir nya.
" puuk.!!!
wulan menimpuk wajah bayu dengan tas kecil yang ada di tangan nya.
" dasar brengsek..!!! berani nya kau menyentuh ku.." ucap wulan kesal.
" maaf aku hanya memeriksa apa kau baik - baik saja." ucap bayu membela diri.
" apa aku terlihat baik - baik saja? baju ku basah semua karena minuman mu.. huuh" wulan mendengus kesal.
baju nya basah akibat tersiram orange jus yang di pegang oleh bayu tadi.
" sekali lagi maaf, aku akan mengganti baju mu.." bayu kembali meminta maaf.
wulan tak menghiraukan lagi omongan bayu ia memilih pergi ke toilet wanita untuk membersihkan gaun nya.
bayu menatap kepergian wulan dan kemudian ia meraih ponsel nya.
" kirimkan satu gaun pesta untukku sekarang juga nanti aku akan mengirim ukuran dan alamat nya padamu." ucap nya melalui sambungan ponsel dan kemudian menutup nya, kini ia kembali melanjutkan jalan nya dan menghampiri teman wanita yang di bawa nya tadi.
pesta semakin meriah para tamu undangan pun semakin ramai datang menghadiri pernikahan jonathan dan tania.
dari ujung sana angeline duduk dengan meneguk segelas wine, ia menatap tajam ke arah kedua mempelai pengantin yang sedang berbahagia.
" tania.. dasar jalang.. seharus nya aku yang berdiri di sana bukan dirimu, dasar kau gadis kampung murahan yang tak tau malu, berani nya kau merebut joe dari ku. lihat saja aku pastikan kau membayar semua ini tania..
gumam angeline dalam hati.
seorang penjaga datang dengan membawa sebuah paket di tangan nya.
" maaf mba.. lihat pak bayu?" tanya sang penjaga kepada angeline.
" bayu.. tadi disana " jawab angeline seraya menunjukkan keberadaan bayu tadi.
" oh.. terima kasih mba." sang penjaga tersebut pun segera berlalu meninggalkan angeline disana dan menuju ke arah bayu yang di cari nya.
bayu sedang berbincang - bincang dengan kolega bisnis nya yang hadir di acara itu.
" permisi pak bayu.." ucap sang penjaga sopan dengan menundukkan kepala nya.
" hmmm.. ada apa pak?" tanya bayu.
" ini ada kiriman untuk bapak" menyerah paket yang dibawa nya.
" oh..ini, terima kasih ya pak." ucap nya lembut.
" sama - sama pak," ucap sang penjaga seraya berlalu pergi setelah sebelum nya bayu menggenggam kan sedikit uang di tangan nya.
hmm.. baju nya sudah sampai, tapi dimana wanita itu..
batin bayu seraya memperhatikan semua para tamu undangan yang ada disana hingga ia menemukan sosok yang di cari nya.
bayu melangkah cepat menghampiri wulan yang berjalan cepat hendak meninggalkan ruangan itu.
" hei.." panggil bayu.
wulan terus berjalan tanpa menghiraukan panggilan bayu, namun bayu bergegas cepat dan menarik tangan gadis itu.
" maaf sebelum nya, aku hanya ingin mengganti gaun mu yang basah." ucap nya lembut.
" nggak perlu, lepas.." tolak wulan sambil melepaskan tangan nya dari bayu.
" kau yakin tak mau memakai nya? baju mu basah dan kau tak mungkin pulang seperti itu kan.." ucap bayu memperhatikan tubuh wulan.
" apa kau lihat - lihat.? " bentak wulan seraya mengambil bungkusan baju yang di berikan bayu, dan ia pun pergi tanpa mengucapkan terima kasih.
cewek yang unik..
gumam bayu seraya berlalu pergi.
***
pesta telah selesai..
para tamu undangan telah kembali ke rumah mereka masing - masing.
jonathan masuk kedalam kamar hotel dengan menggandeng mesra tangan tania.
mereka memasuki kamar hotel karen memang pernikahan mereka di gelar di hotel yang berbintang lima.
setelah masuk jonathan pun segera menutup pintu kamar.
bersambung