CEO PLAYBOY JATUH CINTA

CEO PLAYBOY JATUH CINTA
BAB 118


“Fiuuh! Semoga saja tidak terjadi apa-apa di dalam.” Harap nya cemas.


Tanpa mengetuk terlebih dahulu pintu ruangan. Tania pun kemudian membuka pintu nya. Di langkahkannya kakinya menuju masuk kedalam dan berjalan kearah meja kerja Joe. dan, betapa terkejut nya Tania saat mendapati seorang wanita yang saat ini tengah merangkul bahu Joe dari belakang.


“Joe.” Lirih Tania. kedua alirnya menyatu saat mendapati pemadangan yang sama sekali tak di harap nya.


Joe, memang terlihat tak perduli akan apa yang saat ini tengah di lakukan wanita itu disana. Namun, saat ini mendapati Tania saat ini telah berdiri di hadapan nya dan melihat pemandangan yang tak seharusnya. Membuat Joe seketika menepis tangan Katty hingga membuat gadis itu meringis kesakitan.


“Aww!” Katty memegangi tangan nya.


Sementara Joe, tanpa perduli ia segera bangkit dari duduk nya dan bergegas menghampiri Tania.


“Sayang, kau sejak kapan berdiri disini?” Tanya Joe dengan tatapan cemas.


“Sejak dia dengan bebas nya merangkul bahumu dari belakang!” seru Tania. Matanya kini juga terlihat mendelik menatap Joe.


“Sayang, ini tidak seperti yang kau pikirkan. Aku…”


Tania tak perduli dengan apa yang di katakan Joe. tanpa ingin mendengar lagi kelanjutan klarifikasinya, kini Tania terlihat melangkah pergi, melewati Joe mendekati Katty yang masih berdiri di ujung sana. Terpaku, dan menatap sini kearah nya.


Setibanya disana. Tania lantas tersenyum seraya memicingkan matanya.


“Mbak nya cantik ya.” Ucap Tania. Katty pun tersenyum bangga mendengar nya. “Tapi sayang, gatel!” seru Tania seraya mendelikkan matanya.


“Puffft!” Joe pun tergelak di buat nya.


Sementara Katty, terlihat mengepalkan tangan nya. Serasa ingin mendaratkan nya di wajah Tania. namun, rasa itu di tahan nya. Karena tak ingin mencari masalah dengan Joe, sehingga kini ia pun terpaksa menyunggingkan senyum nya di hadapan Tania.


“Kamu ini siapa?” tanya Katty, seraya terus tersenyum.


“Dia Tania, istriku.” Joe meraih pundak Tania dan merangkul nya dengan mesra.


“Istri?”


“Ya.” senyum bahagia di tunjukkan Joe saat ini.


“Sejak kapan kau menikah?” Tanya Katty lagi.


 Karena memang saat itu Joe sama sekali tak mengundang nya. Di sebabkan putus kontak dengannya.


“Hampir dua bulan ini.” Timpal Joe.


Tania masih mengerutkan dahinya. Meskipun Joe memperkenalkan dirinya secara resmi di hadapan Katty sebagai istrinya saat ini. Namun, kekesalan nya terhadap Joe masih lah membuncah tinggi. Bagaimana tidak, hal itu di karenakan Joe yang sama terlihat begitu menikmati saat Katty merangkul nya dari belakang.


Cih! Meskipun kau memperkenalkan ku secara resmi dengannya hari ini. Tetap saja kau adalah playboy berengsek yang dengan gampang nya di sentuh oleh para wanita.


Umpat Tania.


Katty menarik nafas dalam-dalam. Berusaha se-rileks mungkin menghadapi ini semua. Kini ia mulai mengulurkan tangannya di hadapan Tania, berencana berkenalan resmi dengannya.


“Hai, bolehkah kita berkenalan dengan resmi?” Tanya Katty seraya menyunggingkan senyum nya.


Tania memicingkan mata, lalu kini ia pun membalas senyuman itu dengan sinis.


“Hmm, bagaimana tidak.” Jawab nya. Lalu kini ia membalas uluran tangan Katty, meraih nya dan mulai berjabat tangan dengan nya. “Perkenalkan aku Tania, istri Joe, dan juga wanita yang sangat di cintainya.” Ungkap nya.


Katty, masih mempertahankan senyum nya, lalu balas memperkenalkan diri kepada Tania.


“Aku Katty, rekan bisnis Joe saat ini.” Mulai mendekatkan diri ke waja Tania, lalu setengah berbisik dengannya. “Sekaligus mantan kekasih nya, yang pertama kali tidur dengannya.”


Deg!


Tania tertegun. Wajah nya kian memerah saat mendengar bisikan Katty tadi. Lalu kini ia terlihat mengerlingkan tatapan mematikan itu kearah Joe yang masih berdiri di sebelah nya.


Sial! Ternyata ini adalah wanita yang pertama kali tidur dengan Joe. Dan sekarang, wanita ini tanpa malu nya memperkenalkan dirinya seperti ini di hadapanku. Sebenarnya, apa maksudnya?


Batin Tania.


Amarah nya kian bergejolak saat memikirkan tentang wanita yang masih berdiri di hadapan nya.


Di tatap nya gadis itu, dari atas sampai bawah. Memperhatikan seluruh warna kulit dan juga bentuk tubuh miliknya. Terlihat begitu mulus dan juga seksi, body nya yang aduhai membuat penampilan nya semakin menawan.


Sial! Dadanya juga jauh lebih besar dari punya ku.


Umpat Tania.


Sementara Katty yang saat ini sadar sedang di perhatikan oleh lawan nya. Terlihat berdiri tegak dan begitu anggun, membaggakan tubuhnya serta kecantikannya di hadapan Tania.


Haha! Jika di lihat dari penampilan, aku jauh lebih sempurna di bandingkan kamu.


Gumam Katty.


Joe yang melihat wajah Tania yang mulai berubah, kini mulai di landa penasaran. Bagaimana tidak, setelah Katty membisikkan sesuatu kepadanya. Tania seketika terdiam, bahkan wajah nya kian memerah. Tangan nya juga terlihat terkepal saat ini. Sehingga hal itu, membuat Joe yakin jika ada sesuatu hal yang di katakan Katty, hingga membuat terlihat begitu marah saat itu.


Joe bergelut pertanyaan pada dirinya sendiri.


Mungkinkah…


Mulai membayangkan sesuatu hal yang buruk. Mengingat kesalahan nya di masa lampau yang telah berhasil masuk kedalam perangkap Katty, sehingga membuat nya dendam dan melampiaskan segalanya terhadap wanita yang menyerahkan dirinya sendiri kepadanya.


Joe mulai mengepal, tatapan nya mulai dingin. Di tambah lagi melihat Tania yang saat ini tak bicara apa-apa. Hingga akhirnya…


“Sayang,” Tania membuka suaranya dengan begitu mesra. “Saat ini apa kau benar-benar mencintaiku?” tanya nya dengan suara manja.


Membuat Joe seketika terkejut karena nya, dan Joe dengan cepat menjawab nya.


“Tentu.” Mulai meraih dagu Tania dan kini telah memegang nya. “Cintaku juga begitu besar untukmu.” Imbuh nya lagi.


“Benarkah?” tanya Tania lagi berusaha memastikan.


Membuat Katty yang ada disana mulai menatap sinis kearah nya.


Cih! Bertingkah sok manja, sungguh trik yang sangat memuakkan.


Umpat nya.


“Kenapa? Apa kau tidak percaya kepadaku? Haruskah aku membutikannya lagi kepadamu?” Tanya Joe yang mulai medekatkan wajah nya ke wajah Tania.


“Tidak, aku percaya padamu. Aku hanya ingin memastikan, jiwa mesum mu itu apa akan terpancing jika melihat dada yang lebih besar dariku?” Tania Tania seraya memegangi sebelah pipi Joe.


“Pufft! Hahahah!” Joe tergelak mendengar kalimat nya.


Membuat Tania mengerutkan dahinya.


“Kenapa kau malah menertawakan ku?” memalingkan muka, mengerutkan dahinya seraya merajuk dengan suara yang sangat manja.


Joe segera meraih pipi Tania, memalingkan wajah nya agar kembali menatap kearah nya.


“Dada besar itu sudah sangat membosankan untukku. Bahkan aku terlihat geli jika melihat nya.” Ungkap Joe. lalu kini ia mulai menyentuh permukaan dada Tania, meskipun masih ada Katty disana. “Di antara begitu banyak nya wanita. Dada mu lah yang sungguh sangat proposional, sehingga membuatku tak tahan jika melihatnya. Apalagi menyentuhnya, sungguh aku sangat di buat tergila-gila dengan dadamu ini.” Imbuhnya lagi.


Joe lalu meremas sedikit bukit itu, lalu kemudian tanpa memperdulikan apapun. Ia kini meluncurkan sebuah kecupan hangat, yang mendarat tepat di bibir Tania.


Cup!


Dasar Joe mesum! Berani-berani nya dia melakukan hal seperti ini saat orang lain masih ada disini. Benar-benar gila! Tapi ya sudahlah, lanjutkan saja. Biarkan wanita ini tau diri dengan posisi nya sekarang.


Tania pun membalas kecupan Joe padanya. Bahkan saat ini, ia terlihat begitu liar membalas ciuman Joe kepadanya.


Katty yang tak tahan melihat adegan itu pun kini memilih pergi. Ia berjalan menuju kearah pintu dan segera keluar dari sana.


Cih! Dasar wanita sialan! Bisa-bisanya dia memamerkan hal seperti itu di hadapanku.


Umpat Katty.


Dan kau Joe, berani-beraninya menghina dadaku di depaan istrimu. Aku ingin lihat, seberapa kuat nya kau menahan godaan ku  nanti.


Gumam Katty lagi.


Sementara itu di ruangan Joe.


Setelah melihat kepergian Katty dari sana.


Tania pun kemudian mendorong keras tubuh Joe hingga tersungkur ke belakang. Ya, walau bagaimanapun saat ini Tania masih kesa dengannya.


Wah! Tania sudah mulai berani ya. Kira-kira apa yang akan terjadi selanjutnya? Hmm, kalian penasaran nggak ya? Nantikan episode selanjutnya ya.^^


Nb. Jangan lupa Like dan Komentar nya semua. Like di semua Bab ya, jika ada yg terlewat silahkan naik lagi keatas^^


Mampir juga ke karya Ra yang lainnya.


1.       Ternyata ini Cinta


2.        Pengantin yang tak Dirindukan


3.       Pengantin yang tak Dirindukan (2)


Terimakasih^^


BERSAMBUNG.


Mampir juga kesini ya👇