
angeline masuk dengan gaya nya yang di buat se elegan mungkin saat berjalan yang kini sudah dekat menghampiri sang mama yang sedang duduk di sofa,
" hai tante.. apa kabar, muah.. muah.." angeline menyapa sambil mencium pipi kanan dan pipi kiri mama joe, ini adalah salah satu trik nya agar bisa dekat dengan joe, yaitu mendekati mama nya..
" tante baik sayang.. kamu makin cantik aja y.." puji tante dengan senyum lembut
" makasih tante.. " ucap angeline dengan senyum manja,
jonathan menatap sinis ke arah angeline, ia seakan tau apa maksud kedatangan nya kerumah mama nya, joe awal nya memang senang saat bertemu angeline, namun lama kelamaan joe seolah di buat muak dengan tingkah laku nya yang sudah sangat berlebihan menurut nya
" sedang apa kau disini?" tanya joe sinis
" aku gak sengaja lewat tadi, terus aku berfikir untuk mengunjungi tante.." dengan senyum yang di buat semanis mungkin
" apa bukan karena kau melihat mobil ku yang ter parkir di luar maka nya kau memilih mampir kesini.." ketus joe
angeline mulai gelagapan, ia tak menyangka joe akan tau apa yang ada di fikiran nya
" apa kah aku kesini hanya untuk bertemu dengan mu? apa aku gak boleh mengunjungi tante.." sanggah nya, dan menurut nya ini kata kata yang tepat untuk menyanggah nya, ia berusaha tetap tenang dengan agar ia bisa tetap tampak elegan di depan mama nya joe
" sudah lah joe.. angel duduk lah, tante akan suruh pelayan untuk membuatkan minuman untukmu.." senyum mama
" gak usah repot repot tante.. angel juga mau balik, tadi kesini karena ingin jenguk tante aja, dan sekarang kan udah jenguk, jadi angel mau balik aja." da.. tante.. da.. joe.." angeline membalikkan badan nya melambaikan tangan serta menatap genit ke arah joe. sedangkan jonathan hanya tersenyum sinis menatapi kepergian angeline.
***
" ma.. jangan terlalu baik deh sama angeline." protes joe kepada mama nya.
" loh kenapa? bukan kah kalian berteman ?" tanya mama bingung dengan perkataan jonathan
" dia itu deketin mama cuma supaya bisa terus dekat sama joe, " beber jonathan kesal
" mama tau.. angeline itu suka sama kamu," jawab sang mama dengan santai nya
" kalau mama udah tau terus kenapa mama masih baik sama dia" jonathan tampak tak senang
'" jika kamu tidak suka bukan berarti mama juga harus membenci nya kan, " ucap mama
" terserah mama.. pokok nya mama jauhi angeline dia bukan gadis yang baik.." tegas joe.
" ma.. tania balik dulu ya, maafin joe ya ma yang udah ngomong kasar.." uca tania tak enak hati
" nggak apa2 sayang.. joe memang seperti itu, kamu juga harus belajar memahami karakter nya ya.." ucap mama lembut
" tania cepat..!!" panggil jonathan yang tak sabar menunggu nya di depan mobil, tania pu bergegas menghampiri joe yang sudah menunggu nya
" ma.. kami pamit dulu, mama jaga kesehatan .." ucap joe datar
tania dan jonathan pun pergi meninggalkan rumah mama.
" joe.. kenapa kamu bicara seperti itu sama mama., kasian kan mama.." ucap tania yang tak suka dengan sikap joe pad mama nya
" aku tidak suka mama dekat2 sama angel apa itu salah menurutmu?" ujar joe
" tapi kamu gak boleh ketus juga sama mama, kasian kan mama.." bela tania
ckiit......
jonathan menghentikan mobil nya, ia menatap tajam ke arah tania.
" kau berani menasehati ku sekarang?" tatap joe tajam
" aku.. enggak..." tania malah gugup di buat nya, ia tak berani menatap balik. kini tania tertunduk tanpa berani bicara.
jonathan menarik kasar tangan tania hingga gadis itu jatuh dalam pelukan nya
cup...
bibir jonathan mendarat sukses di bibir tania, ia mencium nya secara kasar.
" a..a..a....a... tuh kan dia mencium ku lagi, dasar brengsek..!!!
umpat tania dalam hati.
" itu hukuman untuk mu, karena berani menasehati ku tanpa ku minta, " ketus nya dengan senyum sinis, ia kembali melajukan mobil nya membelah jalanan kota sore itu.
kalau gak mau di nasehati kan bisa ngomong..!! gak mesti selalu mencium ku seperti ini... dasar mesum...