CEO PLAYBOY JATUH CINTA

CEO PLAYBOY JATUH CINTA
BAB 108


“ Kak Sam!” Kini Tania mencubit pinggang Sam sambil mendelikkan matanya manja kearah Sam. Membuatnya terpingkal disana.


“ Auww! Sakit!” Wajah Sam terlihat mengernyit menahan sakitnya.


“ Makanya, jangan suka bikin Nia kesel sama Kaka. Jika tidak, Kaka tau sendiri kan akibat nya.” Kesah  Tania.


Hubungan Sam dengan Tania terbilang sangat dekat bahkan sangat erat. Sehingga saking dekatnya,Tania selalu bersikap manja dengan Sam sehingga menimbulkan banyak gosip yang tercipta diantara keduanya. Hubungan


mereka yang terlihat cukup intim, dengan Tania yang kerap kali bersikap manja terhadap Sam.


Apalagi Sam juga mendukung sikap Tania terhadapnya. Yang selalu memanjakan dirinya, sehingga saat itu muncul sebuah berita jika diantara keduanya memilik sebuah hubungan layaknya sepasang kekasih.


Jika ada yang bertanya. Sam sama sekali tak menyanggahnya, ia selalu tersenyum dan tertawa jika ada yang bertanya tentang hubungan mereka. Seolah membenarkan atas dugaan yang mereka sangkakn terhadap keduanya.


Padahal, memang Tania dan Sam tidak memiliki hubungan apapun saat itu. Tani, terlihata akrab dengan nya karena gadis tersebut telah menganggap Sam layaknya seorang Kaka lelaki baginya. Dan juga dari sikap Sam,


Tania dapat menduga jika Sam sama sekali tak keberatan akan hal itu. Sam terlihat sangat menerimanya, dan juga menganggap nya seorang Adik. Hal itu terlihat jelas dari sikap Sam yang selalu lembut dan juga perhatian terhadap


nya.


Dan kini Sam pun ikut duduk di kursi sebelah nya Tania.


“ Nia, sudah beberapa tahun kita tidak bertemu. Aura kecantikan mu terlihat semakin terpancarkan saja.”


Tania di buat tersipu karena nya.


“ Kak Sam bisa saja.” Menutup sedikit mulut nya dengan sebelah tangan nya seraya menatap lurus kedepan.


“ Itu benar loh, kamu sekarang terlihat jauh lebih cantik daripada yang dulu. Apalagi jika sedang tersenyum seperti itu.” Ujar Sam seraya menelisik nakal kearah Tania, yang membuat gadis itu semakin tersipu karena nya.


“ Iiihhh! Kak Sam!” menoyor keras bahu Sam dari samping sehingga membuat pria tertawa lepas.


Kini Sam tampak menatap nya penuh hangat.


 


 


Seandainya kamu tau Nia, sudah sangat lama sekali aku merindukan mu. Hingga akhirnya hari ini kita bisa bertemu kembali. Sungguh, ini sebuah anugerah untukku.


Gumam Sam.


“  Ponsel Kaka mana? Sini?” Di tengadahkan nya tangan kearah Sam meminta ponsel nya.


“ Mau nulis nomor ponsel, sini.” Pinta nya lagi.


Sam kemudian terlihat merogoh kantong celananya, lalu mengambil ponsel nya.


“ Nih.” Diserahkan nya ponsel tersebut ke tangan Tania.


“ Kata sandi nya?” Tania bertanya karena saat ini ia tidak dapat membuka kunci layar ponsel nya Sam.


“ Tanggal lahir mu.” Jelas Sam cepat.


 


 


 


Sam membuat sandi sengan menggunakan tanggal kelahiran Tania. Karena dengan hal itu, ia akan selalu ingat dengan gadis itu meskipun tak ada komunikasi di antara keduanya.


“ Ooo.” Tanpa pikir panjang dan denga ketikan yang sangat cepat, kini Tania sudah berhasil membuka ponsel nya Sam. Kemudian dengan gerakan cepat pula ia mengetikkan nomor ponselnya disana dan menyimpan nya.


“ Nih Kak, sudah siap!” di serahkan nya kembali ponsel tersebut. “ Setelah ini, Kaka tidak aka nada alasan lagi untuk tak menghubungi ku. Karena kini nomor ponsel ku sudah ada disana.” Ujar nya kemudian.


“ Iya gadis manis, mulai sekarang Kaka akan sesering mungkin menghubungimu.” Sentil Sam si hidung Tania.


 


 


Diujung sana terlihat sesosok pria sedang bediri menatap mereka dari keajuhan. Tangan nya terkepal, di tambah lagi raut wajah nya yang sangat mencekam. Yang pasti akan membuat siapa saja yang melihat nya akan bergidik sendiri karena nya.


 


 


 


 


BERSAMBUNG