CEO PLAYBOY JATUH CINTA

CEO PLAYBOY JATUH CINTA
angeline lag part2


" mereka tidak punya hubungan apa apa, tania cuma nganggap dia sebagai kakak nya saja, " ujar bayu menjelaskan


" tapi joe.. kau jangan main main dengan perasaan tania, dia itu gadis yang sangat polos, " ujar bayu


" kenapa..? apa kau juga suka padanya.? " tanya joe serius


" aku tidak suka pada nya, tapi dia juga sudah aku anggap adikku karena dia juga sudah tidak mempunyai siapa2 lagi di dunia ini.." ujar bayu mempertegas..


" baiklah... aku juga serius sama dia dan sebentar lagi kita bakalan nikah.." ujar joe santai


" yang benar saja joe.. secepat itukah.. " tanya bayu sedikit tak percaya


" ya.. kami akan menikah beberapa hari lagi, kalau kau tidak percaya tanya saja pada nya " ucap joe penuh percaya diri


" kalau begitu, kenapa kau diam saja saat angeline mendekati mu tadi bahkan sebelum pergi dari sini dia sempat mencium mu loh di depanku lagi.." ujar bayu sedikit kesal


" karena aku merasa gak enak hati kalau terang terangan menolak nya.." ucap joe seraya berjalan dan duduk di sofa nya


" kau tidak bisa seperti ini terus joe.. bagaimana kalau tania melihat ini, dia pasti akan sedih joe, kalau melihat dari sikap nya, dia akan sangat terpukul jika melihat mu bermesraan dengan wanita lain.." ujar bayu memperingat kan joe


" kau benar.. dan aku akan berusaha sebisa mungkin memperbaiki sikap ku agar tak menyakiti dia.." ujar joe dengan wajah yang serius


" dan aku juga mau mulai sekarang kau menjauhi angeline karena dia juga bukan wanita yang baik joe. " ujar bayu menasehati


" sudahlah.. bayu besok kau gantikan aku untuk mengurus perusahaan, jangan hubungi aku jika itu bukan masalah yang sangat penting okey.. karena besok aku akan mencari gaun pengantin bersama tania.." ujar joe


" baiklah.. tapi kau ingat kata2 ku tadi ya joe, aku mendukung hubungan mu dengan tania" bayu menepuk nepuk bahu sahabat nya itu


" ya sudah kalau tidak ada yang mau di bicarakan lagi aku akan keluar membereskan kerjaan ku agar kita bisa segera makan siang" bayu mulai beranjak dari duduk nya dan melangkah meninggalkan ruangan ceo


...........


angeline duduk di pojok sofa dengan santai nya menunggu joe datang untuk makan siang dengan nya, dari kejauhan ia melihat bayu dan joe berjalan menuju arah keluar, ia pun bangkit dari duduk nya dan berjalan menghampiri mereka


" angeline jaga sikap mu.. ini di kantor.." joe tegas, namun angeline tak mengindahkan perkataan joe ia tetap menggandeng joe dengan mesra nya.


joe menarik paksa tangan nya dan berjalan mendahului angeline meninggalkan nya di belakang, angeline mengerutkan dahi nya ia sangat kesal dengan sikap joe yang mulai kasar pada nya..


" bayu.. kau bawa angeline ikut dengan mu.." ucap joe pada bayu menyuruh nya untuk membawa angeline bersama nya,


joe naik ke mobil nya.. dan menyuruh pak mun untuk memjalankan mobil dan meninggalkan angeline bersama bayu


" joe.. tunggu..!!" teriak angeline sambil berlari kecil mengejar mobil jonathan yang berlalu pergi, dari arah belakang bayu tiba dengan mobil nya


" naiklah..." ucap bayu dingin,


" enggak mau.." tolak angeline, berdiri dengn sombong nya seraya melipat kedua tangan nya serta memalingkan wajah


" yasudah.. " bayu menutup pintu mobil nya dan menyalakan mesin mobil


" tu.. tunggu... aku ikut dengan mu.. " ujar angeline seraya memasuku mobil bayu dengan cepat, kini ia sudah duduk di bangku depan, bayu menggelengkan kepala nya dan melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang.


sepanjang perjalanan bayu yang biasa nya ceria serta banyak bicara kali ini hanya diam saja denga wajah datar, ia malas berbasa basi dengan gadis di samping nya karena tidak suka dengan sikap angeline yang terlalu agresif dan terkesan murahan menurut nya,


cih... bahkan si bayu yang terkenal mata keranjang semenjak sma pun sama sekali tak melirik ku, sombong sekali dia


gumam angeline dalam hati..


bayu melirik tajam ke arah angeline tanpa mengucapkan sepatah katapun


cih... dasar perempuan jalang, kalau saja bukan karena joe, aku gak bakalan ngasih kamu tumpangan dan duduk di mobil ku


gumam bayu dalam hati sambil mengertakkan gigi


bersambung