
Di dalam mobil....
"Aku bukan tidak peka tetapi aku tahu itu cuma alasan kamu saja, saat kamu bilang kamu risih ada orang luar. Sebenarnya apa yang membuat mu tak suka dengan mbak Tina, menurutku selama ini kerja nya baik tak pernah melakukan hal yang aneh-aneh," terang Arin panjang lebar kepada Abraham, Arin ingin mendengar kan alasan Abraham yang sebenarnya.
"Ternyata kamu tak se polos yang ku kira," ledek Abraham. Karena Abraham berfikir Arin diam tak menyadari gelagat dirinya.
"Ha ha ha ha ha..... Waktu adalah guru terbaik yang selalu mengajariku bagaimana memahami seseorang," lirih Arin di sertai tawa sumbang.
"Jadi kamu pasti sudah mengetahui bagaimana diriku kan? Jadi kamu tak perlu bertanya kepada ku lagi, tentunya kamu tahu alasanku mengatakan hal itu," kata Abraham dengan cuek menatap ke arah sang anak yang tertidur pulas di belakang.
Ya Arin mengetahui sedari tadi mbak Tina tengah mencuri pandang ke arah Abraham, Arin sadar sosok Abraham
"Aku kira kamu akan tertarik dengan mbak Tina, secara kamu dulu suka tidur dengan wanita cantik-cantik mungkin," kata Arin membuat Abraham menoleh karena perkataan Arin seolah meragukan dia.
"Supir, tutup telinga mu rapat-rapat. Jangan sampai kamu menguping pembicaraan kami," peringatan Abraham kepada sang supir yang sudah lama bekerja dengan nya.
Dengan cepat supir itu mengambil headset dan menutup telinganya rapat-rapat, supir tentu paham. Dia lebih memilih mendengarkan musik dengan alunan merdu tetapi aman buat nasibnya daripada mendengarkan perdebatan keduanya.
"Aku tidak se hina yang kamu kira dan aku tipe lelaki setia, aku dulu pernah menikah tetapi istri dan calon anakku meninggal dunia, dalam keterpurukan membuat hidupku bagaikan robot yang tiada hari tanpa bekerja. Kamu bisa tanyakan kepada Hendra," kata Abraham menjelaskan masa lalu nya.
Arin masih terdiam menyimak perkataan yang keluar dari mulut Abraham.
Arin baru mengetahui semuanya, dia hanya mengetahui Abraham hidup sebatang kara saja.
" Sebenarnya untuk kejadian kita waktu itu juga karena ulah Hendra yang memberikan aku wanita, awalnya aku menolak tetapi saat melihat mu masuk... Entahlah aku seakan terhipnotis oleh tingkah mu yang bisa membuat ku terpesona apalagi wajah cantik dan lugu mu itu, membuatku bersemangat seketika. Apalagi kamu dulu masih perawan membuatku seakan mendapatkan jakpot yang luar biasa nikmat, setelah hari itu aku tak bisa melupakanmu, kamu adalah candu ku," bisik Abraham di telinga Arin membuat wajah Arin panas seketika meskipun hawa di dalam mobil terasa sejuk.
"Tetapi pagi itu kamu menghilang membuatku kecewa, kamu begitu pandai menghilang membuat hidupku kacau. Setiap hari aku memikirkan mu dan kedua anakku yang ada di dalam rahim mu itu, jujur di hidupku hanya ada 4 wanita terindah," kata Abraham membuat Arin seketika kecewa karena mendengar 4 wanita itu.
'Siapa saja ke 4 wanita itu, kenapa hatiku sedikit sakit mendengarnya. Jujur aku merasa kesal saat dia berbicara itu,' batin Arin.
"Apa kamu tidak ingin mendengar siapa saja wanita itu?" Pancing Abraham, dia ingin melihat bagaimana reaksi istrinya itu.
Abraham yakin Arin sudah mulai membuka hati untuk dirinya, tetapi wanita ini masih terlalu malu untuk mengakui nya.
"Tidak perlu," tolak Arin cemberut, Arin memalingkan wajahnya ke samping berpura-pura menikmati pemandangan di luar mobil. Arin terlalu gengsi untuk mengakui dirinya cemburu.
"Yang pertama mama ku, yang ke dua istriku...." Ucap Abraham terjeda mengingat kenangan bersama sang istri dulu.
'Apa yang ke dua itu benar-benar aku,' batin Arin bersorak gembira di dalam hati nya.
" Istri ku yang telah pergi meninggalkan ku selamanya," sambung Abraham membuat Arin kecewa, wajahnya semakin di tekuk membuat Abraham begitu gemas melihat nya.
Sedangkan pak supir sedari tadi menggerutu di dalam hati nya.
'Hiks hiks hiks.... Kapan mereka selesai berbicara? Bisa-bisa telinga ku eror lama-lama mendengar musik sedari 1 jam yang lalu,' batin pak supir meraung di dalam hati nya.
Sambil mencuri pandang ke arah Arin maupun Abraham yang tengah berbicara kencang.
"Hei tutup telinga mu," kesal Abraham.
B E R S A M B U N G.
Jangan baca doang tekan LIKE JUGA😔.
Maaf baru update karena sibuk, ini saja baru pulang tadi.