Benih Tuan Muda Kejam

Benih Tuan Muda Kejam
BTMK bab 44


# POV. VELI#


Aku adalah anak semata wayang, keluarga ku begitu kaya hal itu membuatku di puja banyak orang.


Sampai suatu saat aku bersekolah di sekolah elit yang semua terdiri dari anak pengusaha dari berbagai macam usaha.


Saat itu di sekolah ku juga terdapat murid bernama Arininda, atau yang sering di sapa Arin. Wajah cantik kulit bersih dengan kepintaran yang luar biasa membuat dia bisa di terima di sekolah ini.


Ah sungguh membuatku iri, apalagi teman ku Jo cowok famous di sekolah begitu tergila-gila dengan nya.


Hal itu semakin membuat ku iri melihat nya.


"Apasih yang membuat dia begitu di gilai oleh Jo, dasar cewek miskin mau jadi Cinderella... Mimpi..." Kata hatiku yang begitu muak melihat wajah polosnya.


Tetapi sayangnya dia miskin membuat dia di jauhi oleh semua teman-teman.


Aku pun berpura-pura menjadi sahabatnya, tetapi dengan menjadi sahabatnya aku juga tak lupa mengambil keuntungan dari dia. Aku tak perlu bersusah-susah belajar tetapi aku bisa mendapatkan nilai yang bagus, ah sungguh bahagia hatiku.


Setiap kali ada tugas dari guru, aku selalu berpura-pura sibuk membantu mama di butik agar aku bisa mencontek semua tugas dia, ya aku selalu mencari berbagai alasan untuk tidak mengerjakan tugas itu.


Sungguh bo*oh tuh Arin, ha ha ha ha ha ha.... Dia selalu menuruti permintaan ku meskipun secara terpaksa.


Aku berpura-pura baik kepada dia tetapi setiap aku berkumpul bersama temanku, sering kali banyak yang menanyakan kenapa aku yang sempurna ini mau berteman dengan Upik abu seperti dia.


Aku hanya menjawab kalau aku sebenarnya malas tetapi mau bagaimana lagi karena aku juga butuh dia.


Karena Arin juga, aku bisa menikmati semua barang maupun makanan yang di kirim Jo buat dia, ya aku sengaja menyuruh Arin menerima semua pemberian Jo dengan alasan kasihan tetapi dasar naif saja tuh Arin, dia selalu kekeh untuk tak memakai barang maupun makanan pemberian Jo jadilah aku yang menikmati semuanya. Ha ha ha ha ha... Aku tertawa dalam hati karena mempunyai teman bo*oh dan polos seperti dia yang gampang untuk di tipu.


Sebenarnya aku juga menyukai Jo tetapi sayangnya Jo yang bo*oh itu itu malah menyukai Upik abu, jadi aku menerima ajakan Rey untuk menjadi pacarnya karena aku tak mungkin mengharap kan Jo.


Saat acara perpisahan sekolah, Jo menawarkan aku sebuah mobil mewah kalau aku bisa membawa Arin ke dalam kamar yang telah dia tentukan tak lupa dengan memberikan dia obat lak*at itu. Tentu saja aku tak menolak semua permintaan nya.


Rencana ku semua tersusun rapi, Arin terlihat tampil anggun dan seksi. Emmm aku tak menyangka ternyata baju pemberian Jo cocok untuk Arin.


Obat per*ngs*ng itu sudah tandas di minum Arin dan tugasku sudah selesai saat aku juga sudah membawa dia ke dalam kamar hotel itu, tetapi si*l nya aku lupa mengunci pintu kamar hotel itu.


Aku tak berfikir Arin akan kabur, karena aku meninggalkan dia dalam keadaan sudah tak berdaya.


Jo begitu marah mendengar nya, kami pun mencari keberadaan Arin ke semua penjuru hotel tetapi para pegawai tak ada yang melihat ciri-ciri seperti Arin.


Aaahhhh kemana hilangnya Upik abu itu kesalku, sampai Jo pun suruh memeriksa setiap kamar hotel di lantai yang sama dengan kamar yang kita pesan. Aku hanya takut Arin salah masuk kamar atau orang lain yang membawanya masuk kamar lain. Tetapi nihil....


Raib sudah harapanku memiliki mobil mewah.


Kami pun pulang dengan menelan kekecewaan. Keesokan harinya aku masih bertemu dengan Jo membahas soal kemarin. Jo menyuruhku ke rumah Arin menanyakan kabarnya, entahlah tetapi aku malas bertamu ke rumahnya yang kampung itu jadi aku cuma menghubungi rumahnya.


Aku kaget saat mendengar dari bundanya kalau Arin belum pulang, aku berpura-pura kalau Arin menginap di rumahku karena aku binggung mau berbicara apa.


Tiba-tiba di pagi yang cerah, saat aku joging... Ada seseorang yang membekap ku dari belakang, setelah itu aku tak tahu apa yang terjadi.


Siangnya aku terbangun dengan kepala yang terasa berat, samar-samar terlihat seseorang memakai jas putih menyuntikkan sesuatu kepada ku, meski aku memberontak tetapi aku tak bisa karena tubuhku terasa lemas tak bertenaga.


Tak berselang lama, ku lihat seseorang masuk dengan keadaan yang terikat, sama halnya dengan ku muncullah pria berpakaian putih dan menyuntikkan sesuatu kepada pria itu.


Hal yang membuatku syok, ternyata tubuhku telah dalam keadaan telanjang sama halnya dengan lelaki itu. Kesadaranku pun akhirnya pulih.


"Jo ...." Lirihku saat ku lihat Jo berada di hadapanku, tiba-tiba tubuhku rasanya terbakar gair*h sama halnya dengan Jo. Akhirnya aku dan Jo memadu kasih.


Setelah itu aku tak ingat apapun. Tiba-tiba saat ku membuka mata kamar ini sudah di penuhi dengan polisi, aku kaget apalagi melihat kondisi ku yang tak karuan.


Ah si*l sepertinya ada yang menjebak ku dan Jo.


Setelah itu kami pun menikah, tetapi nama baik keluarga kita hancur karena skandal, beramai-ramai majalah, koran maupun televisi mengabarkan bahwa dua anak pengusaha tengah berpesta se* dan mengunakan obat-obatan.


Seketika dunia ku hancur, hidup ku yang dulu mewah berbanding terbalik.


Meskipun menikah dengan Jo tetapi hidupku bagaikan istri tak dianggap, Jo terus saja menyalahkan ku atas semua ini, usaha Jo hancur dan usaha orang tuaku hancur karena uang perusahaan di bawa kabur.


Setelah sekian lama akhirnya aku bertemu dengan Arin, ah sungguh berbanding terbalik 180 derajat, dulu aku yang terbiasa berpakaian mewah sekarang bagaikan Upik abu, sedangkan dia berubah menjadi Cinderella.


Ah... Kenapa semua ini terjadi kepadaku, apalagi ku lihat tatapan Jo kepada nya seakan menyiratkan kerinduan yang mendalam.


Cihh..... Aku semakin membenci nya.


Apalagi melihat pria matang di samping Arin, wajahnya sungguh menawan dan jangan lupakan semua barang mewah yang menempel di tubuhnya.


Kenapa Arin selalu saja beruntung?


Tangan ku terkepal erat, ingin rasanya aku merebut semua yang di miliki Arin. Aku semakin membencinya kala mendengar dia menghinaku, cih.... Apa katanya roda berputar, cihh..... Tak akan ku biarkan kamu bahagia selama nya.


Tunggu saja, akan ku rebut semua nya yang kamu miliki.


#POV. VELI END #


.


.


Bersambung....


Sambung nanti malam kalau Nemu ide buat bab lg.


Selamat membaca, terimakasih atas dukungan kalian ๐Ÿ˜˜