Benih Tuan Muda Kejam

Benih Tuan Muda Kejam
BTMK bab 42


Di dalam mobil hanya ada celoteh dari kedua bocah itu, sedangkan Arin maupun berbicara sedikit pun, rasanya begitu malas bagi Arin memandang wajah pria yang menjengkelkan.


"Ma apakah nanti kita akan tinggal di rumah papa yang beeesar tadi?" Tanya Aurel dengan tangan memperagakan ucapannya, terlihat binar kebahagiaan yang terpancar dari kedua bola mata jernih itu.


Mendengar perkataan Aurel, tiba-tiba lidah Arin terasa keluh, otaknya berfikir dengan cepat apa yang harus dia jawab.


Abraham menyeringai puas dengan pertanyaan sang anak, Abraham ingin melihat bagaimana reaksi Arin.


"Emmm.... Kenapa tanya mama, tanya papa saja," hanya itulah kata yang muncul di otak nya. Arin terkesan melempar pertanyaan kepada Abraham.


"Kalau kalian mau, mulai hari ini kalian tinggal di rumah papa tidak apa-apa lagian papa malah senang," kata Abraham.


"Benar pa??" Tanya kedua anak itu serempak.


"Hore..... Hore hore hore hore hore," kedua bocah kecil itu bersorak senang.


"Kita bisa tinggal bersama, seperti temanku ada mama dan papa," celoteh Abrian.


Perkataan Abrian membuat Arin tertegun sesaat.


"Nanti malam, aku ingin tidur sama mama dan papa," kata Aurel meminta.


'Segitu inginnya kalian memiliki keluarga sempurna, maafkan mama yang selama ini kurang memahami kalian, mama cuma pikir kalian tak memikirkan semua ini, mama mengira kalian sudah bahagia meskipun tidak ada papa di sisi kalian tetapi ternyata aku salah mengira. Maaf kan mama mulai hari ini mama janji akan melakukan apapun untuk kebahagiaan kalian,' batin Arin.


"Bagaimana ma... Pa? Nanti malam kita tidur bersamaan kan?" Tanya Aurel memastikan.


Glekkk.... Glek....


'Aku harus jawab apa,' batin Arin.


Tiba-tiba dia membayangkan tidur bersama Abraham satu ranjang, tiba-tiba Arin bergidik ngeri membayangkan nya apalagi saat melihat tatapan mesum dari Abraham, membuat Arin reflek menutup tubuhnya dengan menyilang kan tangan nya di dada.


"Em... Itu... Aduh bagaimana ini," ceplos Arin.


"Iya sayang nanti malam kita semua tidur bersama," kata Abraham menyahuti perkataan anaknya.


Arin melotot ke arah Abraham justru membuat Abraham terkekeh.


"Pasti kamu memikirkan hal yang berbau mesum ya," ledek Abraham kepada Arin.


Arin pun malu karena dia ketahuan memikirkan hal itu. Arin di buat mati kutu setiap berhadapan dengan Abraham.


Sedangkan si kembar asyik berceloteh.


Tak berselang lama tibalah mereka di tempat yang mereka tuju......


Arin membuka pintu untuk kedua anaknya.


Ye ye ye ye ye ye ye ye ye ye..... Kedua bocah itu begitu bahagia karena untuk pertama kalinya mereka datang ke tempat ini bersama Papa nya.


"Ayo sayang ....." Ajak Arin mengandeng tangan Abrian.


Hap..... Abraham mengendong tubuh Aurel.


Mereka berjalan beriringan bagaikan keluarga sempurna bagi siapa pun yang melihatnya pasti iri.


"Kita mau kemana?" Tanya Arin menoleh ke sana-kemari mematikan tujuan mereka.


"Aku ingin makan es krim ma," rengek Aurel.


"Bagaimana kalau kita ke kedai es krim dulu, setelah itu kita belanja baju untuk Aurel dan Abrian," jelas Abraham.


Arin pun hanya mengangguk mengekor langkah Abraham.


Sampailah mereka di kedai penjual beraneka ragam es krim.


"Aurel dan Abrian mau es krim rasa apa?" Tanya Abraham.


"Abrian mau yang coklat saja," jawab Abrian.


"Kamu mau rasa apa?" Tanya Abraham ke arah Arin.


"Eh....." Arin kaget saat Abraham menanyakan hal itu, jujur sudah sekian lama Arin tak menikmati es krim.


"Ayo cepat bicara," kesal Abraham menunggu jawaban dari Arin.


"Em... Sama seperti Abrian saja," jawab Arin sambil memikirkan rasa apa yang dia inginkan.


"Kalian duduk di saja, biar aku yang pesan," kata Abraham menyuruh mereka duduk di dalam kedai itu.


"Pak es krim rasa strawberry satu porsi anak, rasa coklat 3 tetapi porsi anak satu," pinta Abraham. Setelah itu Abraham menyusul mereka masuk ke dalam.


Tampilkan luar cafe ini sangat unik berbentuk kedai ala toko animasi kartun, di dalam di hiasi berbagai ornamen lucu membuat semua orang yang berada di sini begitu nyaman terlebih lagi anak kecil.


"Pa aku senang deh, andai saja teman-teman lihat aku jalan bersama dengan papa pasti mereka tak akan menghinaku lagi," celoteh Abrian.


Deg.... Ingin rasanya Arin menangis mendengar ucapan sang anak. Berbeda dengan Abraham tangannya terkepal erat, dia seakan gagal melindungi anaknya selama ini.


Akhirnya es krim pun datang, mereka semua menikmati rasa es krim itu.


Arin menyuapkan sesendok es krim ke mulutnya, rasanya dia kangen rasa ini. Rasa yang tak pernah dia rasakan lagi setelah kehadiran si kembar.


Melihat si kembar dan Arin yang terlihat menikmati es krim itu, entah kenapa senyum indah mengembang di wajah Abraham.


Cup..... Abraham menjilat sisa es krim yang menempel di bibir Arin.


Arin melotot karena kaget, raut wajahnya pun memerah karena malu.


Arin pun menjadi salah tingkah dibuatnya.


'Arin sadar, kamu bukan gadis ABG yang malu-malu. Inget Arin gara-gara pria mesum ini masa remaja kamu hilang,' batin Arin.


Untung saja kedua anaknya itu tak melihat, mereka berdua fokus menikmati es krim.


Arin pun kesal, mencubit paha Abraham. Abraham terkekeh di buatnya.


"Tunggu saja pembalasan ku nanti kucing nakal," bisik Abraham di telinga Arin.


"Anak-anak kalau sudah, ayo kita belanja baju," kata Arin mengalihkan suasana yang tidak nyaman baginya.


Keduanya pun selesai dan mengangguk.


Mereka pun memilih ke toko pakaian anak, tak tanggung-tanggung Abraham membelikan banyak baju mewah untuk sang anak dan Arin.


Tanpa mereka sadari, sepasang mata itu melihat dengan rasa kecewa yang begitu dalam.


"Apa kamu melupakan aku sejak kehadiran dia, aku tidak akan pernah menyerah," tekad William.


Sebelum mendapatkan kabar bahwa perusahaan nya di landa kebangkrutan, William berencana pergi menemui Arin dan anak-anak nya. William sengaja ingin membelikan si kembar mainan.


Tetapi apa yang dia dapatkan justru pemandangan yang menyayat hati nya.


B E R S A M B U N G......


Maaf ya tadi ketiduran,🤭.


Bab ini dikit ya karena nulis cuma sebentar.


Seperti biasa LIKE, KOMEN maupun Vote/GIFT ya biar semangat update 🤭.


Terimakasih semua.