
" siapa kalian dan mengapa kalian ngaku ngaku sebagai cucuku ? tanya perempuan itu dengan suara galaknya membuat Yuli bersembunyi di belakang aidil
" maaf Nenek .......... " ucapan Aidil terpotong oleh Perempuan tua yang sedang dudjj di kursi rodanya menatap sinis Aidil
" jangan panggil aku nenek ,aku bukan nenekmu , aku tidak mengenalmu lebih baik kau pergi dari sini " ucap tegas perempuan tua tersebut
" lebih baik kita pergi saja mas " ucap pelan Yuli
" tapi kita sudah jau jau kesini percuma saja waktu yang kita sia sia kan kalau kita pulang sekarang" bisik Aidil
" apa kalian membicarakan hal yang tidak tidak tentang ku hah " bentak nya ke Yuli dan Aidil
" apa kita tidak bisa bicarakan baik baik " ucap Aidil dengan suara pelan dengan senyuman yang dipaksakan
" memangnya kamu siapa mau ngatur ngatur ku , dan ini pertama kalinya aku melihat mu di kampung ini , apa kamu dari kota ?? tanya orang tua tersebut dan di angguki oleh Aidil
" hahahaha pantas saja kamu ngaku ngaku cucuku , apa kamu tau banyak orang kota datang hanya ingin menipu masyarakat disini dan kamu satu satunya yang berani mau menipuku apa kamu mau tidur untuk selamanya " ancam perempuan tersebut dengan tatapan tajam
" apa dia istrimu ,kenapa dia sepertinya bersembunyi , apa dia takut mati disini hahaha " ucap nya lagi dengan tawa yang mengerikan
" Eddy, unda ( Deddy,bunda ) sapa Alfa yang baru datang
" Alfa mana Alfi sama om Bimo ?? tanya Aidil
" di obil ( di mobil ) ucap Alfa santai
Yuli segera menggendong Alfa takut jika terjadi apa apa nanti dengan putranya melihat perempuan tua yang di depan
" gak boleh ngomong gitu,Alfa diam saja ya " ucap Yuli membuat Alfa segera menganggukkan kepalanya
" akak ada capi ewat Adi ( kakak ada sapi lewat tadi ) teriak Alfi berlari ke arah bundanya
" unda capi nya edek api au entut akak ( bunda sapi nya gedek tapu bau kentut kakak) ucap Alfi bercerita dengan serius
" aduh kenapa anak anak gak bisa lihat ke adaan dulu , dasar Bimo gak becus " gumam Aidil keringat dingin
tiba tiba pandangan Alfi tertuju pada seseorang yang duduk di kursi roda , tanpa bertanya ke bundanya Alfi yang penasaran segera berjalan menuju ke arah perempuan tua tersebut
" Adek sini" teriak Yuli tapi tidak di dengarkan oleh Alfi
perempuan tua tersebut hanya bisa melihat apa yang di lakukan anak kecil yang ada dihadapannya
Alfi mendorong dorong kursi yang di duduki oleh perempuan tua tersebut walaupun tidak bergerak sama sekali
" hahahaha enek ulcinya ebat ada ban nya unda ( hahahaha nenek kursinya hebat ada ban nya bunda ) ucap Alfi denga tawanya
dengan segera Aidil langsung melangkah ke arah Alfi tapi belum sempat sampai ke arah Alfi perempuan tua tersebut lebih dulu mengambil Alfi dan mendudukkannya di pangkuannya
" enek ulcinya Ica alan gak ??( nenek kursinya bisa jalan gak ) ?? tanya Alfi dengan suara seriusnya dan di angguki oleh perempuan tua tersebut
" Kevin dorong pelan pelan saja " lintah perempuan tersebut kepada lelaki yang ada dibelakang nya