
Hari ini Bimo dan Dara sudah pulang walaupun tadi Alfa dan Alfi merengek untuk Dara tetap tinggal bersama mereka , tapi Bimo langsung menggendong Dara keluar
di mobil Dara tidak bicara dengan suami nya membuat Bimo dibuat pusing
" sayang apa kamu percaya ucapan si Bambang ?? tanya Bimo
" kalau iya memang nya kenapa ?? tanya Dara balik dengan kesal
" astaga sayang , dia hanya jail saja ingin membuat ku dalam masalah " ucap Bimo
" kalau benar kamu ke gatalan sama janda janda di luar sana gimana ?? ucap Dara
" ini cek hp ku , kalau ada nomor orang yang kamu gak kenal kamu bisa hukum aku apa saja " ucap Bimo memberikan hp nya dan dengan kesal Dara mengambil nya
senyuman Dara terukir manis saat melihat wallpaper hp Bimo yang ternyata foto nya yang di ambil tanpa sepengetahuan dirinya
" dari mana kamu ambil ini ?? tanya Dara pura pura ketus padahal dia sangat senang
" saat kamu nangis trus , kita belum menikah " jawab Bimo
" cantik kan mas ?? tanya Dara dengan mata yang terlihat senang
" iya dong , siapa dulu istri nya orang tampan " ucap Bimo membuat Dara merona merah
Dara trus mengecek hp Suami nya terakhir dia mengecek di galeri , senyuman manisnya kembali terukir manis saat melihat banyak foto nya didalam galeri suaminya serta foto pernikahan mereka , ada pula foto mereka berdua
" mas lihat foto nikah kita , aku sangat cantik kan ?? tanya Dara dan di angguki oleh Bimo
" tapi badanku terlihat masih langsing disini mas dan sekarang aku merasa badanku sudah gendut " lanjut Dara
" tapi mas tetap sayang kok " ucap Bimo yang lagi lagi membuat Dara merona malu
" Gombal trus sih " ucap Dara menyembunyikan wajah nya
" memang benar kok " jawab Bimo
saat sudah ingin sampai di rumah nya Dara baru mengingat kejadian tadi pagi
" Mas kenapa kamu bisa tidur didepan pintu ?? tanya Dara
" aku mau angkat kamu tapi pintu nya di kunci jadi aku bersender di depan pintu merenungi nasib lalu aku gak sadar kalau aku ketiduran " ucap Bimo
" hah kamu mau angkat aku kemana ?? tanya Dara lagi
" ke kamar buat tidur sama aku , kamu sengaja kan kunci pintu nya ? ucap Bimo menatap istri nya
" gak kok , bukan aku yang kunci , mungkin saja Alfa dia tadi malam bilangnya mau tutup pintu rapat " ucap Dara jujur
" bener bener anak cicak " ucap Bimo kesal
" lagian kamu ada ada aja sih , kenapa juga kalau tidur sendiri semalam saja " ucap Dara
Bimo pun menghentikan mobilnya karena mereka sudah sampai
" aku tidak bisa tidur kalau tidak di peluk istriku " ucap Bimo yang sudah mendekatkan wajah nya ke arah Dara
wajah Bimo semakin mendekat membuat Dara ingin menghindar tapi tidak bisa
Cup
Bimo menyatukan bibir nya dengan bibir Dara , semakin lama penyatuan bibir itu semakin panas hingga mengeluarkan beberapakali bunyi , Dara membalas nya dengan lembut seperti suaminya yang sangat lembut
tangan Bimo sudah mulai nakal , mengacak gundukan di bawa sana , Dara yang juga sudah bergairah menerima setiap serangan dari Suami nya
mereka terus menyatukan bibir mereka dan beberapa kali melepaskan untuk mengambil nafas , tangan Bimo yang satu sudah mulai kebawah parit terpencil dibawah sana dan mulai menggoyang-goyangkan jarinya yang membuat Dara mengeluarkan suara yang sangat indah didengar oleh suaminya
Dara sudah merasakan sesuatu yang membuat nya ingin sekali jika lubang buaya nya segera di masuki oleh ular piton binti Otong
Bimo yang juga sudah bergairah ingin membuka baju istri nya tapi dia menyadari jika mereka masih di mobil membuat nya memperbaiki ular piton bin Otong agar tidak terlihat menonjol
Bimo melepaskan sabuk pengaman Dara dan memperbaiki baju Dara agar tidak terlihat berantakan kemudian dia juga ikut melepaskan sabuk pengaman nya dan keluar mobil , Bimo berlari keluar dan membuka pintu ,dengan segera Bimo menggendong Dara
Dara yang di gendong hanya diam , dirinya juga ingin segera menuntaskan sesuatu yang membuat nya hampir terbakar
Bimo meletakkan Dara di sofa lalu kembali menyerang nya
" ma..as di ka..ma..r di_sini sem_pit anak ki..ta " ucap Dara dengan suara berbata bata menahan rasa nikmat nya
Bimo dengan segera kembali mengangkat tubuh istrinya untuk menuju kekamar , sesampainya di kamar Bimo langsung melepaskan pakaian nya serta pakaian istri nya
Bimo dengan lihai mulai meluncurkan lidah nya dari leher sampai ke gunung Sinabung yang di atas puncaknya ada batu berwarna hitam , beberapa kali Bimo mengisap serta menjilati nya seperti permen milkita hingga membuat Dara menekan kepala suaminya agar lebih memperdalam nya , rasa geli bercampur kenikmatan menjadi satu yang dirasakan Dara saat ini
tangan Bimo tak ada capek-capek nya menelusuri setiap inci tubuh sang istri , hingga menemukan sesuatu yang membuat Jarinya tenggelam , jari Bimo kembali bermain di bawah goa nya parah ular piton hingga membuat Dara beberapa kali menggoyang goyangkan badannya karena rasa yang selalu membuat nya nyaman
" mas aku sudah tidak tahan " ucap Dara yang sudah meminta untuk di puaskan
" pelan pelan mas , anak kita " lanjut dara lirih
Bimo memegang ular piton bin Otong dan mulai mengarahkan nya kedalam gua yang entah berapa kedalaman nya , Bimo dengan pelan mulai memasukan piton bin Otong dan memompa mompa untuk memancing buaya keluar tapi sudah sekian lama buaya tersebut belum keluar melainkan cairan yang keluar
" ahh_g " Dara mengerang saat sesuatu ingin keluar
Bimo melepaskan ular piton dari dalam gua dan menyemprotkan hasil muntahan ular piton ke gua untuk meledek buaya Yang ada di dalam gua , Bimo tidak mau membahayakan calon anak nya
Bimo kemudian mengelus gua dan sekitar nya hingga membuat muntahan ular piton bin Otong menyebar disana , hingga suatu keajaiban terjadi , gua dan sekiranya menjadi mengkilap seperti mama lemon
SEMOGA DI TERIMA YA , MAKLUMI JIKA ADA KESALAHAN PADA PENULISAN ATAU KATA KATA NYA
JANGAN LUPA
VOTE
FAVORIT
LIKE
COMEN
SHARE KALAU PERLU
SEKIAN DAN TERIMAKASIH SEMOGA ANDA BISA MENIRU NYA WKWK