
" oke para hadirin sekalian mari kalian saksikan suprise yang akan membuat paman sakit hati hari ini " ucap Aidil menyalahkan laptop Kevin
tapi mereka sekeluarga kaget melihat foto yang ada di profil laptop Kevin
" Siska " teriak semua orang yang ada disana
" tenang kan diri kalian masing masing ini baru pembukaan"
Aidil mengotak Atik laptop Kevin dan memasukan wa nya ke dedalam dan melakukan vc ke Bimo
" asisten sialan siapa ?? tanya Yani maminya yang bingung melihat nama kontak yang dihubungi oleh Aidil
" mami nanti aja nanya biar cepat nonton kita " ucap Kevin
tak lama Bimo mengangkat vc dari bosnya dan segera mengaktifkan kamera belakang nya dan melihat seseorang yang sedang berpelukan naik motor
" loh itu kan motor nya Kevin kenapa dia membawa seseorang biasanya dia tidak mau orang menaikinya selain dirinya sendiri aku pun sebagai ibunya tidak pernah menaiki motor nya itu " ucap nek Vivin keget
' itu kan kak Siska mi " ucap Nurul ikutan kaget
" iya itu Siska " ucap Yani
tak lama kemudian kamera tersebut memperlihatkan Kevin dan Siska yang sedang duduk di rumput tanpa alas
" wah pemandangan nya Inda mi Nurul ingin kesana juga " ucap Nurul kagum
" iya mami juga ingin foto foto disana kenapa kamu gak beri tau sebelum nya Dil kalau ada pemandangan seindah itu " ucap Yani
" mami ini bukan soal pemandangan ini soal paman dan kakak " ucap Aidil kesal
mereka sangat serius menonton dengan menggunakan lcd yang dipasang Aidil ,tak satu dari mereka pun berisik
" hening amat " ucap Aidil yang mendapat teguran dari keluarga nya
" diam " ucap serentak mereka semua yang membuat Aidil bungkam
........
Kevin dan Siska berada
" pemandangan nya sangat indah ya " ucap Kevin basa basi
" iya aku juga sangat menyukai nya ,aku beruntung kamu mau mengajakku jalan kesini " ucap Siska Tersenyum bahagia
......
" wahahahahaha " tawa Aidil membuat keluarga nya kaget
" Dil kamu masih waras gak sih " ucap Yani kesal
" liat paman mi ,dia sangat kaku ngegombal " ucap Aidil menahan tawanya
" diam " ucap lagi mereka semua kompak
.....
" bos pegal tangan gini Mulu " ucap Bimo pelan yang bersembunyi di semak semak tak jauh dari tempat Siska dan Kevin mungkin hanya berjarak kurang lebih 4 meter
" aku boleh ngomong gak sis " ucap Kevin dag Dig dug
" loh kok masih nanya , kalau mau nanya ,nanya aja " ucap Siska
" saatnya nyalimu keluar Kevin , keluarkan semua yang kamu contohkan kepada guling tadi malam tapi jika kamu ditolak guling akan setia menemanimu disaat tidur " gumam Kevin
" sebenarnya aku mau ngomong hal yang sangat penting menurut ku tapi aku tak tau jika berbeda denganmu " ucap Kevin yang membuat Siska menatap nya serius bercampur penasaran
" maksudnya ?? tanya Siska penasaran yang membuat aidil berdiri dari duduknya yang membuat Siska ikut berdiri
" sebenarnya aku ingin menyampaikan hal yang selama ini aku simpan simpan yang tak berani aku ungkapkan kepada kamu " ucap Kevin dan segera menunduk di hadapan Siska tak lupa tangan nya mengambil bunga liar yang ada di dekatnya
" sejak aku pertama kali melihat mu aku sebenarnya sudah jatuh hati kepada mu dan ini pertama kalinya aku merasakan perasaan yang seperti ini , jujur aku ingin sekali jika kamu yang akan menjadi ibu dari anak anakku nanti tapi jika kamu menolak aku tidak apa-apa mungkin karena kamu tidak tertarik denganku walaupun begitu aku sangat senang saat sudah mengungkapkan semua yang ada didalam hatiku yang selaku menggangguku siang dan malam , jika kamu mau terima aku akan menjadi suamimu tapi jika kamu menolak kamu akan menjadi pacarku " ucap Kevin dan diakhiri oleh kata kata bodohnya yang membuat Aidil yang menonton tertawa berbahak bahak
....
" wahahahahahhaa liatkan paman sungguh bodoh nembak cewek ,ngapain ditambah kata itu lagi " ucap Aidil disela tawanya membuat orang semua melotot ke arahnya
" Alfa Alfi sini " panggil Yani dan dengan segera kedua bocah tersebut Leri ke arah Oma nya
Yani membisikan sesuatu ke Alfa dan Alfi dan diangguki oleh keduanya
Aidil yang sedang tertawa berbahak bahak dilantai berteriak karena telinganya ditarik oleh kedua anaknya
" aduhh sakit ,nak nanti Deddy belikan mainan lepas kan cepat " ucap Aidil yang membuat mereka segera melepaskan nya dan berlari ke arah Yani dan
" TOS "