
dari vote yang ada di comen saya membaca bahwa banyak yang memilih Kevin dan Siska begitu pun dengan Alfa dan Alfi maka dari itu author mengambil jalan tengah saja , dan juga ada salah satu dari pembaca yang comen jika Kevin dan Siska aja dulu kalau Alfa sama Alfi nanti sudah dewasa di novel selanjutnya ,, na disini author ingin menyampaikan agar kedua pendukung dari Siska dan Kevin vs Alfa dan Alfi tidak terlalu kecewa ,maka saya sudah putuskan jika cerita Kevin dan Siska saya akan la lanjut kan dalam novel ini sampai mempunyai anak nantinya dan disitulah novel ini berakhir dan membuat novel Alfa dan Alfi saat sudah dewasa dan mau tidak mau para pembaca yang saya hormati harus menerima keputusan ini
saya juga ingin menyampaikan beberapa bocoran tentang novel Alfa dan Alfi nantinya ,
Alfa dan Alfi akan terjebak didalam cinta yang sangat rumit dengan salah satu wanita yang sama sama mereka sukai walaupun Alfa nanti bersikap sangat dingin dan angkuh berbeda dengan Alfi yang tidak terlalu dingin ,mereka berdua ketika sudah menginjak usia +12 sikap mereka seolah olah berubah mengikuti sang ayahanda ,,, walaupun ceritanya belum author buat tapi sudah tersimpan didalam memori daun pisang Upin Ipin
jika ada yang keberatan author minta maaf karena ini Adalah solusi yang hanya bisa author pikirkan
lanjut cerita ya guys
aidil sangat malu dan berlari masuk kedalam kamarnya untuk membersihkan badannya
tak lama kemudian Aidil turun dengan pakaian santai nya dan secara kebetulan Aidil bertemu dengan Kevin membuat Aidil Tersenyum licik sudah mengetahui apa yang akan Kevin lakukan
" paman mau kemana ?? tanya pura pura tidak tau Aidil
" ohh gak cuma mau olahraga pagi" jawab Kevin menggaruk kepalanya yang tidak gatal
" kok pakaiannya wangi banget paman ?? tanya lagi Aidil menahan tawanya
" ahhg kamu itu banyak omong ,minggir aku buru buru " ucap Kevin mendahului Aidil
dengan cepat Aidil menelfon Bimo
trutt
trutt
" halo bos , ada apa ?? tanya Bimo
" cepat kamu ikuti paman pergi dan jangan lupa nanti jika sudah bersama kak Siska kamu vc ya tapi awas kamu jangan sampai ketahuan dan lagi kamu pasang alat untuk bisa memperjelas suara mereka walaupun jauh " ucap Aidil panjang lebar
" aduh bos gak ada kerjaan lain apa selain gangguin orang pacaran?? tanya Bimo kesal
" kamu diam saja ikuti perkataan ku aku bos mu " ucap Aidil dengan suara agak ditekan yang membuat Bimo terpaksa mengiyakan
" iya iya "
Aidil langsung mematikan hp nya dan berlari ke arah ruang tamu menemui nenek Vivin
" nek ruang kerja paman dimana ?? tanya Aidil yang membuat nek Vivin menatap nya bingung
" buat apa ?? tanya nek Vivin penasaran
" ada buat suprise untuk paman " ucap Aidil dengan Tersenyum tipis
" tu diatas disamping kamarnya ,kan ada ruangan kecil disitu kamu masuk aja kuncinya ada di dalam sepatunya di rak sepatu samping pintu " ucap nek Vivin tak mau ambil pusing.
dan dengan segera Aidil berlari naik ke atas lagi dan berpapasan dengan Nurul
" kak mau kemana buru buru amat ?? tanya Nurul kepo
" kamu kumpulkan semua orang di ruang tamu ,cepat " ucap Aidil dan langsung melanjutkan langkahnya.
" buat apa kak ?? teriak Nurul tapi tidak mendapat jawaban dari Aidil dan dengan terpaksa Nurul menurutinya
tak lama kemudian Aidil turun dengan laptop ditangan kanannya dan tas yang menggantung di bahu kirinya
" kak apa itu ?? tanya Nurul penasaran
" ini namanya laptop dan ini lcd kita akan menonton siaran langsung" ucap Aidil Tersenyum penuh makna yang membuat semua orang menepuk jidatnya
.
" Dil kamu kalau gak ada kerjaan kenapa ngajak ngajak orang juga sih " ucap zei kesal
" papi haru melihat siaran langsung, ini sangat asik " ucap Aidil