Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
Sampai ke kota


kini mobil Bimo sudah sampai di rumah besar dan megah membuat Kevin Ling lung


" wah ternyata rumah kamu lebih besar anak sialan " ucap Kevin kepada Aidil


" paman kalau mau minta duit tenang saja ,aku siap minjamin duit " ucap Aidil dengan sombongnya


" ayo kita masuk " ajak Kevin membuat Aidil menganga


" hah ini kan rumahku paman kok paman yang seperti tuan rumah " ucap Aidil tapi tidak didengarkan oleh Kevin yang sudah melangkah lebih dulu diiikuti oleh Bimo


" bos awas kakinya berakar kelamaan berdiri" sindir Bimo cekikikan


" woe asisten sialan " teriak Aidil kesal


" awas bos ada Yuli dibelakang " teriak balik Bimo yang membuat Aidil kalang kabut dan menoleh ke semua arah


" dasar asisten kurang ajar , gajimu aku potong siapa suruh ngerjai bos " ucap aidil kesal mengejar Bimo dan Kevin


tok


tok


tok


Kevin mengetok pintu tanpa merasa malu sama sekali


ceklek


pintu dibuka oleh mami Aidil yang membuat semangat Kevin menurun


" mami Aidil pulang " teriak Aidil memeluk maminya


" hai Bu Yani " sapa Kevin tersenyum tipis


" wah Kevin , kamu ikut kesini ?? tanya Yani kaget


" iya mi paman mau ketemu sama kak Siska " ucap Aidil yang membuat Kevin segera memukul lengannya


" gak kok sembarangan mulut mu Dil " ucap Kevin malu


" hahaha kalian seperti anak kecil saja ,ayo masuk kebetulan Siska sudah pulang tu lagi nonton sama papinya " ucap Yani menggoda Kevin yang wajahnya sudah merah


" paman ayo masuk " ajak Aidil Tersenyum licik membuat Kevin menelan salivnya kasar


" perasaan ku gak enak ni " gumam Kevin


yang membuat Kevin keringat dingin melangkah masuk


sesampainya di ruang tamu mata Kevin terus tertuju kepada seorang perempuan yang sedang serius dengan siaran tv didepannya


" Aidil pulang papi ,kakak " ucap Aidil tapi kedua orang tersebut hanya mengangguk kepala saja masih fokus dengan sinetron didepannya


" kak Siska aku ada bawa oleh oleh Lo dari kampung " ucap lagi Aidil Tersenyum licik mengedipkan matanya ke arah Kevin yang keringat dingin


" aku sudah kenyang " ucap singkat siska masih dengan mata yang tertuju di tv


" bukan makanan kak tapi orang " ucap Aidil menahan tawanya melihat ekspresi Kevin yang terlihat sangat pucat


" apaan sih " ucap Siska kesal dan menoleh ke arah Aidil tiba tiba pandangan nya terarah pada seseorang yang menundukkan kepalanya


" kak Kevin " ucap Siska kaget


" kata paman dia mau nginap disini karna kengen sama kak Siska hahaha " ucap Aidil diakhiri dengan tawanya membuat Kevin tambah malu


" sialan ni bocah sialan , nyesal gue ikut kalau ujung ujungnya aku yang malu " gumam Kevin


" Aidil bohong ..dia yang maksa tadi buat ikut ke sini padahal aku sudah mau ke kontrakan Yuli tapi dia memohon jadi aku gak tega " ucap Kevin


" alah paman gak usah banyak alasan " ucap Aidil


" kamu yang alasan" saut Kevin


" stoppp " teriak Yani membuat Kevin dan Aidil diam


" terserah Kevin lah Dil dia mau nginap apa gak ,lagian kami juga sangat senang kalau dia nginap disini kan papi " ucap Yani dan diangguki oleh zei


" Siska tunjukan kamar tamu kapada Kevin " pintah Yani dan diangguki oleh Siska


" ayo kak Kevin saya tujukan kamar nya " ucap Siska sopan dan diangguki oleh Kevin


......WARNING!......


PARA PEMBACA YANG BINGUNG TENTANG BISA ATAU TIDAKNYA HUBUNGAN KEVIN DAN SISKA ITU NANTI ADA DI JELASKAN JADI PEMBACA TIDAK PERLU BINGUNG LAGI


MASIH ADA RAHASIA TENTANG KELUARGA NENEK VIVIN YANG MASIH BELUM TERUNGKAP


AUTHOR MAU BOCORIN SEDIKIT


WALAUPUN NANTINYA KEVIN AKAN PUTUS ASA TENTANG HUBUNGAN NYA KARENA DIA TIDAK BISA MENIKAH DENGAN SAUDARA KANDUNG KEPONAKAN NYA TAPI ADA RAHASIA YANG TERNYATA DISIMPAN IBUNYA