Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
kembali kerumah utama


SEBELUM AIDIL KECELAKAAN


OK


KALIAN JANGAN SALAH PAHAM HARINYA INI SAMA JADI AUTHOR TIDAK MUNGKIN LANGSUNG MENGGABUNGKAN SATU EPS JADI AUTHOR PIKIR SATU EPS CERITA AIDIL SATU EPS SISKA , IYA SIH KAYA KEBALIK TAPI ITU HARINYA SAMA KOK


INI SEBELUM AIDIL KECELAKAAN


ANGGAP SAJA FLASHBACK


Kevin sudah berangkat dari jam 8 pagi tadi membuat Siska hanya bisa meneteskan air matanya didalam kamar


tok


tok


tok


" Siska ayo kita akan pulang " teriak Yani dari luar yang membuat Siska segera masuk ke dalam kamar mandi tanpa menjawab apa apa


seusai memakai pakaiannya Siska keluar kamarnya dengan koper yang ditariknya , air mata Siska kembali menetes saat lewat didepan kamar Kevin yang pernah iya tempati dulu


Siska membukanya dan masuk kedalam , Siska memandang satu per satu foto kevin


" kakak ayo " teriak Nurul yang terdengar sampai kamar Kevin membuat Siska segera memasukan beberapa foto Kevin ke dalam koper miliknya


sebelum keluar Siska terlebih dahulu menghapus air matanya


singkat cerita kini Siska dan keluarga nya sudah berangkat ke Jakarta didalam mobil Siska hanya diam merenungi nasibnya


papi dan Maminya serta Nurul tak berani berbicara dengan Siska membuat nya ikutan diam


" ohh iya nanti Nurul kamu mau papi belikan apa pas pulang nanti " ucap zei mencoba memecah keheningan


Nurul yang tau maksud dari papinya mencoba mengikuti alur


" hmm tas keluaran terbaru Pi " ucap Nurul pura pura senang


" ohh apa cuma itu , baiklah nanti papi belikan " ucap lagi zei


" betulan ya Pi " ucap Nurul


" kalau mami mau dibelikan apa ?? tanya Zei yang membuat Yani hanya menjawab sembarang


" hmm kalau Siska kamu mau papi belikan apa ?? tanya Zei walaupun ragu


" kak Kevin " ucap Siska lirih yang membuat mereka diam seketika


" ohh iya Siska kamu ingat gak teman kecil kamu Angga sekarang dia sangat ganteng dan sudah sukses Lo , katanya dia suka sama kamu saat kami bertemu dulu " ucap zei mencoba menenangkan Siska tapi malah membuat bencana besar


" papi jangan main jodoh jodoh kan Siska , Siska tidak suka , aku tidak mau titik , kalau papi mau menjodohkan Siska ,Siska akan pergi lagi dari rumah " ucap Siska tegas


zei dan Yani yang mendengar ucapan Siska hanya bisa menelan salivnya kasar


" papi hanya bertanya saja , jika kamu gak mau ya papi juga gak setuju " ucap zei


" kalau mau menanyakan sesuatu jangan sama Siska , itu sama Nurul kan bisa " ucap Siska lagi


tak lama kemudian mobil mereka sudah sampai di rumah mereka , tak sengaja mereka berpas Pasan dengan Aidil yang berpakaian rapih


" mau kerja kamu Dil ?? tanya Zei


" iya Pi udah lama aku gak kekantor" ucap Aidil seraya tersenyum


" yaudah hati hati ya " ucap Yani dan diangguki oleh Aidil


" kak Siska ,Nurul aku pergi dulu ya " ucap Aidil dan diangguki oleh saudara kandung nya


" aku pamit jaga Alfa dan Alfi beserta Yuli ya " ucap Alfi Aidil seraya tersenyum


" iya bawel istrimu sama anak anakmu juga tidak mungkin hilang , pergi sana nanti telat lagi " ucap Yani dan kembali diangguki oleh Aidil


saat masuk ke dalam rumah Yani dan Nurul langsung berlari memperebutkan si kembar dan menciuminya terus


" Oma , aunty nanti pipi kami habis " teriak Alfa


" iya Oma aunty nanti wajah Alfi tidak imut lagi " ucap Alfi kesal


" ohh Oma cuma kangen hehe " ucap Yani dan pergi membiarkan cucunya bermain


didalam kamar siska mengeluarkan semua foto yang diambilnya diam diam dikamar Kevin dan meletakkan nya di mejanya


" aku tidak akan melupakanmu Kevin " ucap Siska lirih


Siska mengambil salah satu foto Kevin dan memeluknya dan tak terasa dia terlelap dalam tidurnya