
saat sampai dirumah Yuli , Aidil sangat merasa bersalah terhadap Yuli saat melihat rumah yang ditempati Yuli ternyata kontrakan
" apa anak anakku tinggal disini juga ,kasihan sekali mereka " gumam Aidil
" Yul ,apa aku boleh mampir ?? tanya Aidil
" gak " ucap singkat Yuli
" sekali saja ,aku ingin melihat mereka berdua " ucap Aidil memohon
" kalau aku bilang gak boleh ya gak boleh ,ngerti gak sih " ucap Yuli tegas
" kamu gak boleh gitu dong Yul , aku ngerti perasaanmu apa kamu gak bisa ngerti perasaanku sedikit saja ?? tanya Aidil
" maaf tapi aku gak bisa , sebaiknya anda pulang karena besok kita akan ke Bali " ucap Yuli yang membuat Bimo yang mendengar nya menggaruk kepalanya yang tidak gatal
" hah ngapain mereka ke Bali " gumam Bimo
" nona kalau boleh tau anda kebali mau ngapain ?? tanya Yuli
" Kata bosmu ada hotel yang sedang bermasalah jadi saya disuruh untuk menggantikanmu pergi dan kamu bisa handel perusahaan " ucap Yuli yang membuat Bimo ingin bertanya lagi tapi saat melihat sorotan mata bosnya Bimo mengurungkan niatnya untuk bertanya
" perasaan hotel disana baik-baik saja " gumam Bimo
Aidil yang menerima penolakan dari Yuli sangat kecewa , tetapi saat membuka pintu mobil ,seseorang anak kecil berteriak menyebut kata " bunda " dengan segera Aidil memutar badannya dan ternyata yang berteriak adalah anaknya , senyuman terukir begitu indah di wajah Aidil saat melihat anaknya
" " unda " ( bunda ) teriak Alfa dan Alfi berlomba ke arah bundanya diikuti oleh Siska dibelakangnya
dengan cepat Yuli menyuruh anak anaknya masuk tapi tak disangkah anaknya tersebut langsung berlari ke arah Aidil dan mengucapkan kata "Deddy" yang membuat Yuli dan Siska kaget bukan main
" ayo kalian masuk ,ini udah soreh " ucap Yuli kepada sang buah hati
" eddyyyy " ( Deddy) teriak ada dan Alfi berlari ke arah Aidil dengan segera Aidil berjongkok dan menggendong keduanya membuat Yuli melototkan matanya
" Eddy ayo Ita acuk , anyak Ainan di elikan cama onti icka ( Deddy ayo kita masuk ,banyak mainan di belikan sama aunty Siska " ) ajak Alfi
" iya addy adek celalu alah cama akak , gak ada caingan ( iya Deddy adek selalu kalah sama kakak , gak ada saingan " ucap Alfa dengan nada meremehkan membuat orang yang disitu terpengangah kecuali Bimo dan Aidil
" sekarang ayo kita main " ucap Aidil bersemangat membuat Yuli melototkan matanya
saat kaki Aidil melangkah tiba tiba Yuli menghalangi jalannya
" yang menyuruh kamu masuk siapa ,sebaiknya kamu pulang dan sini biarkan mereka main sama saya saja " ucap Yuli menghalangi Aidil
" yang menyuruh saya Adalah anak anak Deddy yang ganteng persis sama dengan Deddy nya , ya kan ?? ucap Aidil dengan percaya diri dan diangguki oleh kedua anaknya dengan semangat
Siska yang berada disitu ingin sekali berlari memeluk Aidil tapi dia tidak ingin saat Aidil mengetahui bahwa dia sebenarnya masih hidup Aidil akan membawanya pulang
Yuli yang melihat keakraban anaknya dengan Aidil merasa ada yang tidak beres apa lagi saat anaknya mengetahui bahwa Aidil adalah ayahnya
saat melihat Aidil bermain bersama kedua putranya dengan senyuman manisnya tiba tiba dia merasakan kehangatan dengan adanya Aidil di rumahnya
saat asik bermain dengan putranya tiba tiba Yuli memanggilnya untuk berbicara
" Aidil ada yang aku mau omongin " ucap Yuli yang membuat jantung Aidil berdetak sangat kencang
" ini baru pertama kalinya dia memanggilku dengan namaku sendiri " gumam Aidil
dengan segera Aidil menganggukan kepalanya