
ada comen yang minta dibuatkan cerita Siska dan Kevin ,tapi maaf sebaiknya kita gabungkan saja di dalam novel ini
jam menunjukkan pukul 09:00 malam , Kevin yang tidak bisa tidur memilih untuk keluar rumah dan duduk di taman dengan musik andalannya
tapi tiba tiba Kevin dikagetkan oleh seseorang yang duduk disampingnya
" hai " ucap Siska dan ikut duduk di samping Kevin
" hai ,belum tidur ?? tanya Kevin
" tadi mau tidur tapi saat mau tutup tirai aku lihat kamu duduk disini sendiri jadi aku gak jadi tidur " ucap Siska tersenyum tipis
" kamu tidur saja ,aku lagi bosan saja makanya aku cari udara segar " ucap Kevin
" kamu aneh ya , " ucap Sungkat Siska yang membuat Kevin bingung
" hah aneh bagaimana ?? tanya Kevin bingung
" iya aneh saja , kamu cari udara segar malam malam gini " ucap Siska yang membuat Kevin salting
" bisa aja kamu " ucap singkat Kevin malu malu
mata Siska terarah pada benda yang ada di dalam pergelangan tangan Kevin
" itu gelang yang aku kasih ya ?? tanya Siska
dan diangguki oleh Kevin
" cocok ya di tanganmu ?? tanya Siska dan kembali diangguki oleh Kevin
Aidil yang berniat ingin ke rumah Yuli menghentikan langkahnya saat melihat kakak nya dan Kevin yang ber dua an
" " pemandangan apa lagi ini ,make diam diam lagi " gumam Aidil Tersenyum licik
" oh iya kenapa kamu ikut keluarga yang belum menikah kesini ?? tanya Siska yang kembali membuat Kevin bingung
" keluarga yang belum menikah , maksudnya?? tanya Kevin bingung
" ya Aidil sama Yuli haha " ucap Siska diakhiri oleh tawanya membuat jantung kevin terserang guncangan gempa hati berbeda dengan Aidil yang mengintip dia sangat kesal
" dasar pasangan tak tau pacaran, pacaran malah Omongin orang lain , gitu ya kalau kelamaan jomblo " gumam Aidil
" ohh iya gantungan kunci yang aku kasih sudah kamu buang ya , memang sih itu tidak pantas buat kamu " tanya Kevin dengan senyuman yang dilaksanakan
" yang bilang buang siapa , aku pasang di kunci mobil hehe " ucap Siska yang membuat Kevin ingin sekali memeluk nya tapi dia masih tidak percaya diri
" maaf kiraiin kamu sudah buang " ucap Kevin Tersenyum kecut
" kenapa aku yang jadi kesal melihat mereka tidak bisa pacaran" batin Aidil
" ohh iya kamu dikampung kerja apa ,?? tanya Siska penasaran
" aku hanya seorang dokter bedah di rumah sakit dekat kampung , sebenarnya aku sudah beberapa kali di panggil untuk pindah ke rumah sakit terbesar di kota ini tapi aku selalu menolaknya " ucap jujur Kevin yang membuat Siska kaget
" ohh ya , kenapa kamu menolaknya itu gajinya sangat besar Lo " ucap Siska
" iya sih , tapi aku gak bisa ninggalin ibu dikampung sendiri " ucap Kevin
" padahal aku juga bekerja disana Lo " ucap Siska membuat Kevin langsung menatap Siska serius tapi tiba-tiba mata mereka saling bertatapan satu sama lain membuat jantung mereka berdua berdenyut keras
10 detik
20 detik
" ehh maaf " ucap Kevin salah tingkah
" gpp " ucap singkat Siska merona merah
Aidil yang mengintip tidak bisa lagi menahan tawanya melihat sepasang manusia yang sama sama belajar pacaran
" wahahahaha paman sama kakak memang sangat cocok jadi tontonan " tawa keras Aidil yang membuat Kevin dan Siska refleks menoleh ke belakang membuat hidung mereka saling bergesekan
Siska kaget dan menolehkan kepalanya ke sebelah kiri sedangkan Kevin menoleh ke arah kanan membuat hidungnya berciuman tanpa kesengajaan yang kembali membuat Aidil yang melihatnya tertawa sambil memegang perutnya
" wahahahahaha , aduh perutku sakit " ucap Aidil berusaha menghentikan tawanya