
Alfa dan Alfi yang sedang bermain melihat bunda nya yang duduk lemas membuat mereka segera melangkah ke arah nya
" Bunda ayo kita pergi ke rumah kai sama Oma " ucap Alfi
" iya Bunda , kakak mau lihat adek Alfa di perut aunty Siska " ucap Alfa
" kapan kapan ya , Deddy sedang bekerja kita tidak ada tumpangan ke sana " ucap Yuli lemas
Yuli berdiri dan menggendong kedua anak nya ingin keluar rumah untuk mencari suasana
Yuli menggendong keduanya dan mulai berjalan tapi belum lima langkah dia berjalan dia tiba tiba merasa pusing , Yuli segera menurunkan kedua anak nya dan memegang kepalanya yang terasa amat pusing , penglihatan nya sudah mulai buram
" Bunda kenapa sampai disini saja ?? tanya Alfi
Yuli hanya menoleh ke arah anaknya sebentar dan tersenyum tipis , Yuli sudah tidak bisa menahan berat badannya ,kakinya seakan-akan tidak mempunyai tulang
BRUK
Yuli terjatuh ke lantai seketika membuat Alfa dan Alfi saling berpandangan
" apa bunda mau ajak kita bermain karena tadi kan bunda sudah gendong kita jadi bunda pura pura tidur biar kita gendong " ucap Alfi
" huh bunda kira kami tidak kuat " ucap Alfa dengan nada sombong nya
" Ayo kak kita angkat bunda ,biara bunda bisa puji kita " ucap Alfi
" tidak perlu , kakak bisa sendiri" jawab Alfa dengan nada meremehkan membuat Alfi seketika memanas
" coba adek liat kalau kakak bisa " ucap Alfi menantang membuat Alfa dengan segera ingin mengangkat tubuh bunda nya dan Sangat mengagetkan keajaiban pun terjadi Bunda nya sama sekali tidak bergerak sedikit pun melainkan Alfa yang terjatuh di atas tubuh Bunda nya membuat Alfi tertawa terbahak-bahak
" kakak cuma senagaja biara kamu ketawa " ucap Alfa
" kakak kalau tidak bisa jangan bohong " ucap Alfi yang sudah berjalan ke arah bunda nya
" lihat ya adek yang akan menang " ucap Alfi yang mengangkat kepala bunda nya dan kini keajaiban pun terjadi kepala bundanya terangkat walaupun cuma sedikit
" hahahaha lihat adek bisa angkat bunda " ucap Alfi
" kalau begitu kakak juga bisa " ucap Alfa kesal
" Bunda siapa yang menang ?? tanya Alfi tapi bundanya tidak sama sekali menyakiti nya bahkan bergerak sedikit saja tidak ada
" Bunda ayo bangun , kakak sudah nyerah " ucap Alfa menggoyang goyangkan tubuh Yuli
" Bunda bangunnnnnn " teriak Alfi berharap bunda nya kaget dan segera bangun
" kak kenapa bunda masih pura pura tidur kan kita sudah kalah " ucap Alfi
" Bunda bangun " ucap Alfa yang sudah berkaca-kaca
" Bunda " ucap lagi Alfa dengan mata nya yang sudah ingin sekali menetes
" Kakak kenapa mau nangis kan bunda cuma bohong bohong saja " ucap Alfi
" tapi bunda tidak mau buka matanya " ucap Alfa dengan air mata yang sudah lolos membuat Alfi juga ikut menangis
kedua bocah tersebut menggoyang goyangkan tubuh bundanya dengan tangisan yang sudah pecah dari keduanya
" Bunda bangun hiks...hiks.." teriak Alfa
" Deddy bunda tidak mau bangun " ucap Alfa walaupun tidak ada Deddy nya disana
" adek jaga bunda biar kakak pergi panggil Oma dan kai " ucap Alfa yang sudah mulai berlari ke luar rumah
untung saja ada satpam rumah nya yang melihat Alfa ingin keluar membuat mereka segera mengejar nya
" tuan muda mau kemana , dan kenapa menangis ?? tanya satpam tersebut
" kakak mau ke rumah Oma sama kai om " ucap Alfa disela tangisan nya
" tuan mudah mau kesana sama siapa ?? tanya lagi satpam tersebut
" kakak mau lari ke rumah kai sama Oma , bunda tidur " ucap Alfa
" kalau bundanya tuan muda tidur jangan di ganggu , ayo mending tuan muda masuk lagi kasihan adiknya tuan muda nanti kesepian kalau tuan muda pergi " ucap satpam tersebut yang mengira jika bunda Alfa hanya tertidur membuat Alfa bosan dan ingin pergi
" tapi bunda tidur " ucap lagi Alfa
" kalau tuan muda pergi nanti ok satpam dimarahi Deddy tuan muda dan rumah Oma dan kai tuan muda kan jauh " ucap satpam tersebut mencoba membujuk alfa