Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
goyang Dumang


Yuli menyetel lagu goyang Dumang yang semakin membuat Yani dan zei yang menari menjadi joget joget begitu pun dengan Aidil yang ikut goyang menggoyang goyangkan pantatnya


" ok cukup " ucap Yuli mematikan hp nya


" sekarang kita lanjut sidang nya mas " ucap Yuli yang sudah kembali tegas


" mami papi ayo " ucap Siska menarik tangan kedua orang tuanya


" bahaya bangat tu bunda Alfa Alfi kalau hamil " ucap Yani dan diangguki oleh zei yang menyetujui ucapan istrinya


" mami sama papi diam dulu ,Siska belum memastikan kalau Yuli hamil , tapi Siska hanya menduga saja " ucap Siska


" iya juga ya " ucap Yani


" iya apa mi ?? tanya Zei


" gak tau " jawab Yani santai yang membuat Zei kesal


" gini mi Pi kita rahasiakan dulu hal ini , aku takut jika memberi tahu mereka tanpa memastikan nya lebih dulu mereka akan kecewa jika hasilnya berbeda , dan aku mau jika Yuli hamil sebaiknya kalian menjauh " ucap Siska yang membuat kedua orang tuanya bingung


" maksudnya?? tanya Yani bingung


" mami aku yang menemani Yuli dulu di luar kota dan Siska juga yang membantu Yuli melahirkan dan asal mami tau Yuli jika hamil berbuat di luar akal manusia " ucap Siska


" contoh nya ?? tanya Yani


" ini namanya bahaya ma " ucap zei


" tapi tenang kadang kadang Yuli sangat baik kok " ucap Siska


" memangnya pas kamu di sana dulu bersama Yuli kamu tidak mengetahui jika anak yang dikandung olehnya adalah anak adikmu ?? tanya Yani


" tidak , aku mengetahui nya saat Yuli bertemu dengan Aidil dan pulang menangis di rumahnya " jawab Siska


Siska menitikkan air matanya mengingat masa lalu Yuli yang begitu menyedihkan menurutnya


" Siska kenapa kamu menangis ?? tanya Yani


" aku ke ingat sama Yuli dulu " ucap Siska lirih


" dulu Yuli hampir stres karena kehamilannya, Yuli selalu murkah jika mengingat wajah Aidil yang telah menghancurkan nya dulu , Yuli pernah putus asa ingin mengakhiri hidupnya tapi dia tidak ingin ikut membunuh janin yang ada didalam perutnya karena bagaimanapun Alfa dan Alfi yang masih dikandungan dulu tidak bersalah , apa mami sama papi tau dulu Jika Yuli bekerja keras disana walaupun dia membawa dua anak yang masih berada didalam kandungan nya , dia tetap bekerja hiks..hiks dia ingin membahagiakan kedua anaknya, Yuli pernah berkata jika dia tidak ingin menikah lagi dia hanya ingin melihat kedua putranya tumbuh dan jadi orang berguna bagi nya dan orang lain hiks..hiks... tapi aku bersyukur mereka berdua bersatu dalam hubungan yang sudah resmi , Jujur aku sangat senang karena Alfa dan Alfi sudah mendapatkan keluarga yang lengkap " cerita panjang lebar Siska dengan air mata yang tak sanggup ditahannya saat mengingat Yuli yang berjuang sendiri untuk kedua putranya


Yani mengelus punggung Siska lembut


" mi aku permisi dulu " ucap Siska menghapus air matanya dan berlari ke atas kamarnya


" kasian Yuli Pi , mami jadi Sangat merasa bersalah atas penderitaan Yuli akibat putra kita " ucap Yani


" mi itu sudah berlalu jadi jika sudah berlalu berarti kan sudah kadaluarsa jadi lupakan saja ya , intinya Yuli dan Aidil sekarang sudah bahagia " ucap zei memeluk istrinya