Anak Kembarku Tanpa Deddy

Anak Kembarku Tanpa Deddy
kedatangan Kevin


dengan terpaksa Siska berdiri dan membuka pintu dengan wajah nya yang cemberut


Siska membuka pintu dengan malas karena dia berpikir jika yang mengetoknya lagi adalah perawat yang tadi


" apa lagi sus " ucap Siska dengan nada suara yang malas tidak melihat ke arah orang tersebut


" kenapa kamu gak keruangan ku ?? tanya orang tersebut


Siska yang mendengar suaranya langsung menatap wajah orang tersebut , Siska berfikir jika ini adalah sebuah halusinasi atau hayalan


Siska masih diam menatap wajah yang selama ini di rindukannya dia tidak ingin hanyalannya tersebut hilang dia masih ingin melihat wajah laki laki tersebut dalam jangka waktu yang lama


" apa kamu baik baik saja ?? tanya laki laki tersebut


" apa aku hanya halusinasi atau bermimpi " tanya Siska dengan bodohnya


cup


Kevin mencium kening Siska yang membuat Siska memegang keningnya


" apa ini sungguhan ?? tanya lagi Siska dan diangguki oleh pria tersebut


Siska langsung memeluk Kevin erat dia sangat khawatir dan sangat sangat merindukan nya


" kenapa kamu tidak membalas pesanku ?? tanya Siska di pelukan Kevin dia sangat merindukan Kevin seakan dia tidak mau melepaskan pelukannya


" kan ini namanya kejutan " ucap Kevin membalas pelukan Siska


" aku sangat khawatir tau " ucap kesal Siska tapi masih memeluk tubuh Kevin


" Siska sekarang lepasin ya ,mereka semua melihat ke arah kita " ucap Kevin yang malu dilihat banyak orang


Siska dengan jailnya malah mencium pipi Kevin


" Siska " ucap Kevin kesal


Siska melepaskan pelukannya dan menarik tangan Kevin masuk ke ruangan nya , senyuman di wajah Siska sekarang ini terukir sangat indah diwajahnya


" kak Kevin , kenapa gak beri tau aku dulu jika kamu mau bekerja disini ,kan aku bisa bantu tanpa di tes dulu " ?? tanya Siska


" aku mau masuk tanpa bantuan orang dalam saja " jawab Kevin


hening


hening


hening


" kak Kevin " panggil Siska


" apa " jawab Kevin menoleh ke arah Siska


" apa Siska boleh bertanya ?? tanya Siska sedikit ragu ragu


" silahkan nona Siska " ucap Kevin sedikit bercanda


" serius kak " ucap Siska dan diangguki oleh Kevin


" kak Kevin kapan nikahin Siska ?? tanya Siska menundukkan kepalanya


Kevin yang kembali mendapat pertanyaan itu terdiam dia tidak tau harus mau menjawab apa , dia sangat menghindari pertanyaan tersebut tapi Siska malah menanyakan nya


." entahlah , tapi aku akan menikahimu sesegera mungkin " ucap Kevin yang membuat siska mengangguk anggukan kepalanya walaupun masih belum yakin dengan jawab Kevin


" apa kak Kevin masih takut menjadi seorang suami ?? tanya Siska


" tidak , aku hanya takut membuatmu tidak bahagia bersama ku " jawab Kevin


" itu sama saja , dan kak Kevin salah aku akan sangat bahagia jika aku yang akan menjadi istrimu " , ucap Siska


" apa kamu tau yang kelahi bersamamu saat itu didepan ruanganku ?? tanya Siska dan diangguki oleh Kevin


" dia pernah melamar ku tapi aku menolak tapi jika kak Kevin masih belum jelas dengan keputusan kak Kevin aku akan menerima dia " ucap Siska yang membuat Kevin berdiri dari tempat duduknya


" aku tidak akan membiarkan dia merebut mu ,dan aku akan menikahimu besok kalau perlu " ucap Kevin dengan tegas yang membuat Siska tersenyum manis dia tidak sia sia memancing Kevin


" jangan besok juga kali kak , persiapan nya saja belum dan lamarannya juga belum " ucap Siska


" baiklah aku akan kerumahmu sebentar lagi untuk melamarmu " ucap kevin sangat yakin dan diangguki dengan senyuman manisnya oleh Siska"


" aku pegang janji kak Kevin " ucap Siska