
Yuli masuk kedalam ruangan dimana suaminya dirawat
Yuli tak sanggup menahan air matanya melihat putranya yang begitu erat memeluk Deddy nya
Yuli perlahan melangkah ke arah suaminya dan putranya
" mas lihatlah Alfa dia sangat menyayangi mu , dia sangat rindu denganmu begitupun dengan Alfi , jadi mohon mas bangunlah untuk mereka " ucap pelan Yuli sambil menghapus air matanya
" mas apa kamu bahagia sekarang melihat ku tersiksa seperti ini , aku kehilangan semangat hidupku jika tanpa dirimu , apa kamu ingin membunuhku perlahan lahan jadi tolong mas bangun lah semua orang mengkhawatirkan mu , aku sangat tersiksa mas hiks..hiks " lanjut lagi Yuli dengan isakan tangisannya
" apa kamu tidak mau merayakan ulang tahun anak anak kita , tinggal 6 hari lagi mas mereka berumur 4 tahun , mas tidak pernah kan merayakan ulang tahun mereka jadi bangun lah ini pertama kalinya mas merayakan ulang tahun Alfa dan Alfi , apa mas tau dulu hanya aku dan kak Siska yang merayakan ulang tahun mereka , walaupun hanya sederhana tapi mereka sangat senang dengan hadiah hadiah yang dikasih kakak ipar dulu " lanjut lagi Yuli dengan isakan tangisannya yang semakin menjadi jadi
" kamu liat ka sekarang mas , gimana hancur nya diriku , dan apa kamu tega mas melihat Alfa dan Alfi yang menangis gara gara melihat mu dalam keadaan seperti ini , jadi plis bangun hiks..hiks.." lanjut Yuli yang membuat Alfa terbangun dari tidurnya
Yuli segera menghapus air matanya saat melihat putranya sudah bangun
" bunda , apa Deddy masih lama tidur ?? tanya Alfa yang membuat Yuli menitikkan air matanya sudah tak sanggup menahannya
" belum sayang ,tapi nanti Deddy Alfa dan Alfi pasti bangun " ucap Yuli pelan
" kenapa bunda nangis juga ?? tanya Alfa dengan polos nya
" gpp nak , bunda hanya terharu melihat Alfa memeluk Deddy " ucap Yuli
Alfa menggoyang goyangkan tubuh Aidil " Deddy bangun , kakak mau main sama Deddy " ucap Alfa
mereka dikagetkan oleh orang yang baru datang dengan suara tangisan yang sangat kencang
" Deddy " teriak Alfi berlari ke arah tempat tidur Deddy nya dan meminta me Bundanya agar ikut di naikkan
Yuli hanya pasrah dan menaikkan Alfi , Yuli tau jika kedua anaknya merindukan ayahnya
" Deddy bangun " teriak Alfi dengan isakan tangisannya
tiba tiba mata mereka dikagetkan oleh air mata yang keluar dari mata Aidil yang masih tertutup
" mas " ucap. Yuli lirih dan menghapus air mata suaminya
" apa kamu mendengar nya mas hiks..hiks.. "lanjut yuli
Yani dan zei segera memencet tombol yang memang sudah disiapkan untuk panggilan darurat
tak lama kemudian datang lah dokter diikuti beberapa perawat
setelah memeriksa kondisi aidil , Yuli langsung menyerbu dengan beberapa pertanyaan
" dok gimana keadaan suami saya ?? tanya Yuli dalam bahasa Inggris
Yuli memang bisa dalam berbahasa Inggris karena dari dulu dia sangat gemar mempelajari beberapa bahasa
" beliau sudah melewati masa kritisnya , trus support dia dan terus ajak ngobrol " saut dokter tersebut yang membuat air mata bahagia mereka semua keluar
" mas aku sangat senang , cepat lah bangun dan pulang ke tanah air " ucap Yuli beberapa mencium pipi suaminya
Yani yang melihat pemandangan tersebut sangat terharu membuat Yani Langsung memeluk suaminya , sangat bersyukur putranya akhirnya melewati masa kritisnya
VOTE
LIKE
mohon kepada pembaca tercinta untuk tidak menulis nama author di comen ,
author malu wkwkwk