
kini Yuli dan kedua anaknya sudah pulang kerumahnya, mereka bertiga dijemput oleh Aidil
kini mereka sedang makan malam , saat tengah tengah makan , Alfa bertanya kepada kedua orang tua nya , pertanyaan tersebut bukan pertanyaan biasa melainkan pertanyaan yang selalu dihindari mereka berdua
" Deddy apa adek masih ada didalam perut bunda ?? tanya Alfa yang seketika membuat Yuli dan Aidil dibuat tegang
" kok nanya seperti itu sih , Alfa " ucap Aidil lembut
" adek sudah tidak ada kan ?? tanya lagi Alfa lirih membuat Yuli dan Aidil kaget , mereka bingung dari mana mereka tau , ehh bukan mereka tapi Alfa , dari mana Alfa tau
" adek masih ada nih " ucap Alfi menunjukkan wajah imutnya
" haha iya itu Alfi masih ada " ucap Aidil mencoba mengalihkan pembicaraan
" bukan Alfi yang kutanyakan Deddy tapi adek yang didalam perut bunda " ucap Alfa dengan datar
" Kakak ayo makan , gak baik kalau ngomong saat makan " ucap Yuli
" kakak sudah kenyang , kakak hanya ingin tau saja " ucap Alfa dengan air mata nya yang sudah mengalir
" kenapa anak ku yang satu ini sudah seperti berpikiran dewasa " gumam Aidil
" adek masih didalam " ucap Yuli
" bunda bohong , bunda sama Deddy bohong sama kakak " ucap Alf dengan suara yang agak tinggi disertai tangisan nya yang pecah
Aidil mendekat dan menggendong Alfa
" siapa yang beri tahu kakak , kalau adek sudah tidak ada hum ?? tanya Aidil lembut menghapus air mata anaknya
" tidak ada yang beri tahu Alfa , kakak hanya sering mendengarkan nya keluar dari mulut Deddy dan aunty " ucap Alf yang membuat Aidil dan istri nya Bingung
" Deddy tidak pernah " elak Aidil
lagi lagi Aidil dan Yuli dibuat kaget bukan main , Aidil baru ingat jika semalam ada anak anaknya saat dia marah
" tapi itu Deddy hanya bercanda kok " elak lagi Aidil
" kakak juga dengar saat aunty nelfon , katanya bunda keguguran tapi kakak gak tau apa itu keguguran " ucap Alfa
" tapi pas nonton sama Oma , ada juga yang bilang keguguran di tv saat perutnya yang besar sudah jadi rata dan tidak mempunyai bayi , dan ada yang nanya kenapa dia keguguran , trus kakak nanya sama Oma , apa itu keguguran trus Oma jawab bayi nya sudah tidak ada atau mati ,, " ucap Alfa membuat Aidil lagi lagi dibuat bingung
" kenapa mami sangat ceroboh , dan kenapa dia selalu ingat kata kata yang membuat nya penasaran " gumam lagi Aidil
" kapan Oma kasih tau kakak kalau keguguran itu kehilangan bayi ?? tanya Aidil
" tadi siang , dan aunty Nurul bilang nya bunda keguguran saat aunty Siska sudah selesai bikin acara makan makan " ucap Alfa ( yang dimaksud acara makan makan itu acara pernikahan ya )
" kenapa ingatan mu sangat mengherankan nak " gumam lagi Aidil
" adek sudah tidak ada nak , tapi nanti akan ada lagi yang gantiin nya diperut bunda " ucap Yuli Yang kembali membuat Alfa menangis histeris kecuali Alfi yang terlihat biasa biasa saja
" kakak kenapa sih nangis trus , kata bunda nanti kalau air matanya habis , Darah yang akan keluar ya kan Bun " ucap Alfi kesal sendiri
" kan kata bunda tadi, adek akan datang lagi diperut bunda " lanjut Alfi
" dan kenapa yang satunya sangat berbeda pemikiran nya dengan kakak nya " gumam lagi Aidil
" sudah ya Alfa , ayo sini bunda gendong " ucap Yuli membuat Aidil segera memberikan nya
" wah anak bunda sudah besar , sudah berat " ucap Yuli mengelus rambut Alfa
" sudah ya , hapus air matanya " ucap lagi Yuli lembut
" kakak cengeng , dan lagian adek lebih besar dan berat " ucap Alfi kesal karena tidak dipuji